EZRA 4
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
Penjelasan
Setelah orang-orang Israel pulang dari pembuangan dan mulai membangun kembali Bait Allah di Yerusalem, muncul masalah. Musuh-musuh Yehuda dan Benyamin mendengar tentang pembangunan itu, lalu mendatangi Zerubabel dan para pemimpin dengan tawaran yang kelihatannya baik. Mereka berkata, "Biarlah kami membangun bersamamu, sebab kami juga mencari Allahmu dan sudah mempersembahkan kurban sejak zaman Esar-Hadon, raja Asyur." Tawaran itu kedengarannya ramah, bukan?
Tetapi Zerubabel dan Yesua menolak dengan tegas. Mereka berkata bahwa hanya merekalah yang akan membangun Bait Allah, sesuai perintah Raja Koresh. Mendengar penolakan itu, orang-orang di sekitar Yehuda berubah sikap. Mereka mulai mengecilkan hati dan menakut-nakuti bangsa Yehuda, bahkan menyewa orang untuk sengaja menggagalkan rencana pembangunan itu, selama bertahun-tahun, dari zaman Koresh sampai zaman Darius.
Lalu cerita ini meloncat maju. Pada zaman raja-raja sesudahnya, Ahasyweros dan Artahsasta, musuh-musuh itu kembali beraksi, kali ini dengan surat. Rehum dan Simsai menulis surat kepada Raja Artahsasta, menuduh bahwa Yerusalem adalah "kota durhaka" yang akan merugikan kerajaan jika dibangun kembali, karena penduduknya tidak akan membayar pajak. Raja memeriksa catatan sejarah, menemukan bahwa Yerusalem memang pernah memberontak di masa lalu, lalu memerintahkan pekerjaan itu dihentikan. Rehum dan Simsai bergegas ke Yerusalem dan menghentikan pembangunan dengan paksa. Akibatnya, pekerjaan Bait Allah berhenti total, sampai tahun kedua pemerintahan Darius.
Apa Artinya Ini?
Pasal ini menunjukkan bahwa perlawanan terhadap pekerjaan Allah bisa datang dengan banyak wajah. Kadang terlihat seperti tawaran bantuan yang ramah, padahal maksudnya menyusup dan mengacaukan. Kadang berupa ejekan dan rasa takut yang ditiupkan ke hati orang. Kadang berupa surat resmi penuh tuduhan, yang kelihatannya sah dan masuk akal, padahal sebenarnya licik.
Zerubabel harus berani mengatakan "tidak" terhadap tawaran yang kelihatannya baik. Itu tidak mudah, sebab menolak bantuan bisa membuat orang lain marah, dan memang itulah yang terjadi. Tetapi kadang mengenali kehendak Allah berarti berani menolak sesuatu yang kelihatannya menolong, tetapi sebenarnya menjauhkan dari jalan yang benar.
Ada juga hal yang jujur harus kita akui: Alkitab tidak menjelaskan mengapa Allah membiarkan pembangunan itu berhenti begitu lama, bertahun-tahun lamanya. Mengapa Allah tidak segera menghentikan tuduhan palsu itu? Teks ini tidak memberi jawaban mudah, dan kita pun boleh jujur bahwa kita tidak selalu mengerti jalan Allah.
Benang Merah
Bait Allah adalah tempat Allah berjanji untuk diam bersama umat-Nya, tanda bahwa perjanjian-Nya tetap berlaku meski mereka pernah jauh karena pembuangan. Perlawanan terhadap pembangunan rumah Allah ini mengingatkan pada perlawanan yang kelak dialami Yesus Kristus, yang disebut Immanuel, Allah beserta kita. Yesus juga difitnah dengan tuduhan palsu, dihentikan oleh kuasa yang berwenang, bahkan dibunuh. Tetapi sama seperti pembangunan Bait Allah akhirnya dilanjutkan kembali, karya Allah melalui Yesus tidak berhenti selamanya. Kematian-Nya bukan akhir cerita, sebab Ia bangkit, dan pekerjaan Allah berjalan terus meskipun manusia berusaha menghentikannya.
Untuk Kamu
Mungkin kamu pernah mengalami ajakan yang kelihatannya baik, tetapi dalam hatimu ada perasaan bahwa itu tidak benar, atau akan menjauhkanmu dari apa yang Allah inginkan. Kisah Zerubabel mengajarkan bahwa kamu boleh, bahkan perlu, berani berkata tidak, meski itu membuat orang lain tersinggung. Kamu juga boleh jujur kepada Allah kalau ada rencana baik yang terasa terhenti, dan kamu tidak mengerti mengapa. Allah tidak marah kalau kamu bertanya kepada-Nya dengan jujur.
Mari Bicarakan
Menurutmu, bagaimana cara membedakan tawaran bantuan yang benar-benar baik dari tawaran yang sebenarnya ingin merusak rencana Allah?
Pernahkah kamu merasa sesuatu yang baik dalam hidupmu terhenti tanpa alasan yang jelas? Bagaimana perasaanmu saat itu?
Berdoa Bersama
Tuhan, terima kasih karena Engkau setia pada janji-Mu, walau kadang kami tidak mengerti mengapa sesuatu terasa terhenti. Ajar kami berani berkata jujur dan berani menolak hal yang menjauhkan kami dari-Mu. Tolong kami percaya bahwa karya-Mu tidak pernah benar-benar berhenti. Dalam nama Yesus kami berdoa, amin.
Pertanyaan tentang EZRA 4
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah EZRA 4?
Apa yang dikatakan EZRA 4?
Apa yang EZRA 4 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari EZRA 4?
Mengapa EZRA 4 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Tawaran bantuan itu terdengar rohani: "kami mencari Allahmu seperti kamu." Tetapi Zerubabel menjawab, "Kamu tidak boleh ikut bersama kami membangun rumah bagi Allah kami." Berani sekali menolak tenaga gratis saat pekerjaan masih berat. Ada pertolongan yang justru menggeser fondasi. Kadang setia berarti berkata tidak, lalu lanjut membangun dengan tangan yang lebih sedikit.
Maka, pekerjaan rumah Allah di Yerusalem terhenti, dan tetap terhenti sampai tahun kedua pemerintahan Darius, raja Persia." Enam belas tahun diam. Pondasi terbuka kena hujan, kena panas, dan tidak ada yang melanjutkan. Mungkin ada bagian hidupmu yang begitu juga: dimulai dengan penuh harapan, lalu berhenti. Allah tidak lupa pada yang tertunda. Dia tahu di mana pondasi itu masih menunggu.
Dan bangsa-bangsa lain yang dibawa oleh Asnapar yang agung dan mulia." Perhatikan, sebelum menuduh, mereka menyebut nama besar pelindung mereka. Surat itu rapi, resmi, penuh gelar, dan akhirnya pembangunan Bait Allah terhenti bertahun-tahun. Perlawanan sering datang bukan dengan kekasaran, melainkan dengan kop surat yang meyakinkan. Kamu sedang menghadapi yang mana hari ini?
Rehum, bupati, dan Simsai, panitera, menulis sebuah surat terhadap Yerusalem kepada Raja Artahsasta." Perhatikan: tidak ada pedang, tidak ada pasukan. Hanya tinta dan kertas, ditulis rapi oleh pejabat yang tahu aturan. Dan pekerjaan Tuhan terhenti bertahun-tahun. Perlawanan terhadap imanmu sering datang sesopan itu. Apa yang sedang menghentikan langkahmu hari ini?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak