Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

YESAYA 43

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

The Explanation

Bayangkan kamu berdiri di depan sungai yang airnya deras sekali. Atau di depan api yang menyala tinggi. Itulah yang dirasakan bangsa Israel. Mereka sedang dalam kesusahan besar, seperti terancam tenggelam atau terbakar. Tapi Tuhan berbicara kepada mereka, Dia berkata, "Jangan takut, sebab Aku telah menebusmu. Aku telah memanggilmu dengan namamu. Kamu adalah milik-Ku." Tuhan tidak hanya menciptakan Israel, Dia juga membentuk mereka, seperti seorang tukang kayu yang membentuk kayu dengan hati-hati. Tuhan berjanji, "Ketika kamu menyeberangi perairan, Aku akan menyertaimu. Ketika kamu berjalan melalui api, kamu tidak akan terbakar." Bukan karena air dan api itu tidak berbahaya. Air itu benar-benar deras, api itu benar-benar panas. Tapi Tuhan berjanji akan berjalan bersama mereka di tengah bahaya itu.

Lalu Tuhan berjanji lagi, Dia akan membawa pulang anak-anak Israel dari mana saja mereka tersebar, dari timur, barat, utara, dan selatan. Tuhan berkata kepada utara, "Berikanlah!" dan kepada selatan, "Jangan menahan mereka!" Seperti seorang ayah yang memanggil pulang anak-anaknya yang hilang jauh. Tuhan juga berkata bahwa umat-Nya adalah saksi-Nya. Mereka boleh bercerita kepada semua orang bahwa Tuhanlah satu-satunya Allah, tidak ada Allah lain sebelum atau sesudah Dia.

Lalu Tuhan mengingatkan sesuatu yang luar biasa. Dulu Dia pernah membuat jalan di tengah laut, supaya umat-Nya bisa lewat dengan kering. Tapi sekarang Tuhan berkata, "Jangan mengingat hal-hal yang dahulu saja. Lihatlah, Aku akan melakukan satu hal yang baru!" Tuhan akan membuat jalan bahkan di padang gurun yang kering, dan sungai di tempat yang tandus. Binatang liar seperti serigala dan burung unta akan memuji Tuhan karena ada air minum di sana.

Tapi di bagian akhir, ada hal yang sedih. Tuhan berkata bahwa umat-Nya sebenarnya tidak berseru kepada-Nya. Mereka malah lelah terhadap Tuhan, padahal Tuhan tidak pernah membebani mereka dengan tuntutan berat. Justru umat itulah yang membebani Tuhan dengan dosa-dosa mereka. Tapi Tuhan tetap berkata, "Akulah Dia yang menghapuskan pelanggaran-pelanggaranmu. Aku tidak mengingat dosa-dosamu lagi."

What Does This Mean?

Isaiah 43 ini menunjukkan dua hal tentang Tuhan sekaligus. Pertama, Tuhan sangat kuat dan setia. Dia sanggup menjaga umat-Nya di tengah air deras dan api, bahkan membuat jalan di padang gurun yang kering. Kedua, Tuhan sangat sedih ketika umat-Nya melupakan Dia, padahal Dia sudah menebus mereka dan memanggil nama mereka satu per satu. Tapi yang paling indah, Tuhan tetap mau menghapus kesalahan mereka. Bukan karena mereka pantas, tapi karena Tuhan sendiri yang memilih untuk melakukannya, demi diri-Nya sendiri.

The Common Thread

Janji Tuhan, "Aku telah menebusmu, kamu adalah milik-Ku," bergema sampai Yesus Kristus datang ke dunia. Yesus adalah jalan Tuhan yang baru, seperti jalan di padang gurun yang dijanjikan dalam pasal ini. Lewat Yesus, Tuhan menghapus dosa-dosa kita, bukan karena kita baik, tapi karena kasih-Nya sendiri. Sama seperti Tuhan menyertai Israel di air dan api, Yesus berjanji menyertai setiap orang yang percaya kepada-Nya, sampai hari ini.

For You

Kalau kamu pernah merasa takut, seperti berdiri di depan sesuatu yang besar dan menakutkan, ingatlah ayat ini. Tuhan memanggil namamu, dan kamu adalah milik-Nya. Kamu boleh berdoa dan bercerita kepada Tuhan tentang apa yang membuatmu takut. Kamu juga bisa menjadi saksi Tuhan, seperti umat Israel dahulu, dengan bercerita kepada temanmu bahwa Tuhan itu baik dan selalu menolong orang yang percaya kepada-Nya.

Talk About It

Pernahkah kamu merasa takut seperti berdiri di depan air deras atau api besar? Apa yang membuatmu takut?

Tuhan berkata Dia akan membuat jalan baru, bahkan di padang gurun. Menurutmu, apa artinya Tuhan membuat jalan baru dalam hidupmu?

Praying Together

Tuhan, terima kasih karena Engkau memanggil namaku dan aku adalah milik-Mu. Saat aku takut, tolong aku ingat bahwa Engkau selalu menyertaiku. Hapuskanlah dosa-dosaku, dan buatlah jalan baru dalam hidupku. Dalam nama Yesus aku berdoa, amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang YESAYA 43

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah YESAYA 43?
Bayangkan kamu berdiri di depan sungai yang airnya deras sekali. Atau di depan api yang menyala tinggi. Itulah yang dirasakan bangsa Israel. Mereka sedang dalam kesusahan besar, seperti terancam tenggelam atau terbakar. Tapi Tuhan berbicara kepada mereka, Dia berkata, "Jangan takut, sebab Aku telah menebusmu.
Apa yang dikatakan YESAYA 43?
Lalu Tuhan mengingatkan sesuatu yang luar biasa. Dulu Dia pernah membuat jalan di tengah laut, supaya umat-Nya bisa lewat dengan kering. Tapi sekarang Tuhan berkata, "Jangan mengingat hal-hal yang dahulu saja. Lihatlah, Aku akan melakukan satu hal yang baru!" Tuhan akan membuat jalan bahkan di padang gurun yang kering, dan sungai di tempat yang tandus.
Apa yang YESAYA 43 ajarkan tentang Tuhan?
YESAYA 43 ini menunjukkan dua hal tentang Tuhan sekaligus. Pertama, Tuhan sangat kuat dan setia. Dia sanggup menjaga umat-Nya di tengah air deras dan api, bahkan membuat jalan di padang gurun yang kering. Kedua, Tuhan sangat sedih ketika umat-Nya melupakan Dia, padahal Dia sudah menebus mereka dan memanggil nama mereka satu per satu.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari YESAYA 43?
Kalau kamu pernah merasa takut, seperti berdiri di depan sesuatu yang besar dan menakutkan, ingatlah ayat ini. Tuhan memanggil namamu, dan kamu adalah milik-Nya. Kamu boleh berdoa dan bercerita kepada Tuhan tentang apa yang membuatmu takut. Kamu juga bisa menjadi saksi Tuhan, seperti umat Israel dahulu, dengan bercerita kepada temanmu bahwa Tuhan itu baik dan selalu menolong orang yang percaya kepada-Nya.
Mengapa YESAYA 43 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan, terima kasih karena Engkau memanggil namaku dan aku adalah milik-Mu. Saat aku takut, tolong aku ingat bahwa Engkau selalu menyertaiku. Hapuskanlah dosa-dosaku, dan buatlah jalan baru dalam hidupku. Dalam nama Yesus aku berdoa, amin.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 13

Bahkan, sejak hari ini, Akulah Dia. Tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku." Kalimat ini diucapkan kepada orang-orang buangan, yang merasa Allah sudah kehilangan kendali atas hidup mereka. Ternyata tangan yang menggenggammu tidak pernah longgar. Apa yang kamu takutkan hari ini, sanggupkah ia merebutmu dari sana?

Wawasan Editorial pada ayat 10

Perhatikan urutannya: Allah lebih dulu menyebut mereka saksi, lalu berkata "supaya kamu mengetahui dan memercayai Aku". Jadi saksi-saksi-Nya adalah orang yang masih sedang belajar percaya. Israel waktu itu di pembuangan, bukan contoh iman yang hebat. Tetapi mereka punya satu hal: pengalaman hidup bersama Allah. Kamu juga.

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak