Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

YOSUA 11

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

Penjelasan

Raja Yabin dari Hazor mendengar kabar yang membuatnya gemetar. Bangsa Israel sudah menang di mana-mana. Maka ia mengirim pesan kepada raja-raja lain, mengajak mereka berkumpul. Raja Yobab, raja Simron, raja Akhsaf, dan banyak raja lain dari utara sampai selatan, semua datang.

Pasukan mereka sangat banyak, seperti pasir di tepi laut. Ada banyak sekali kuda dan kereta perang. Bayangkan, ratusan kereta besi berderak-derak datang bersama. Mereka berkemah dekat mata air Merom, siap menyerang Israel.

Yosua pasti merasa kecil melihat pasukan sebesar itu. Tapi Tuhan berbicara kepadanya, "Jangan takut terhadap mereka. Besok kira-kira saat ini, Aku akan menyerahkan mereka semua kepada orang Israel." Tuhan juga memberi perintah aneh: lumpuhkan kuda-kuda mereka, dan bakar kereta-kereta mereka.

Yosua percaya. Ia dan pasukannya bergerak diam-diam, lalu menyerang tiba-tiba, seperti serigala yang menerkam dari semak-semak. Musuh yang tadinya begitu percaya diri dengan kuda dan kereta mereka, sekarang lari kacau balau. Orang Israel mengejar mereka jauh sekali, sampai Sidon-Besar dan Lembah Mizpa. Yosua melakukan tepat seperti perintah Tuhan, melumpuhkan kuda dan membakar kereta dengan api.

Setelah itu Yosua kembali ke Hazor, kota yang paling kuat, yang menjadi pemimpin semua kerajaan itu. Kota itu direbut, rajanya dikalahkan, dan Hazor dibakar habis. Kota-kota lain juga direbut, tapi tidak dibakar, hanya Hazor yang terbakar. Semua dilakukan Yosua seperti yang dahulu diperintahkan Musa.

Apa Artinya Ini?

Cerita ini bukan tentang Yosua yang hebat sendiri. Kalau dilihat dari jumlah pasukan dan kuda-kuda musuh, Israel seharusnya kalah. Tapi Tuhan berkata lebih dulu, "Jangan takut." Itulah yang membuat Yosua berani maju meski musuhnya menakutkan.

Pesannya sederhana. Ketakutan itu wajar, tapi Tuhan lebih besar dari apa pun yang kita takuti. Yosua tidak menunggu sampai rasa takutnya hilang. Ia mendengar janji Tuhan, lalu bertindak dengan berani meski hatinya mungkin masih berdebar.

Benang Merah

Jauh sebelumnya, Tuhan sudah berjanji kepada Musa bahwa negeri ini akan diberikan kepada umat-Nya. Yosua melakukan "tepat seperti yang Tuhan perintahkan kepada Musa", kalimat ini diulang berkali-kali dalam pasal ini. Tuhan menepati janji-Nya, langkah demi langkah, sampai seluruh negeri itu tenteram dan berhenti dari perang.

Jauh di kemudian hari, Tuhan mengutus seorang Raja yang jauh lebih besar dari Yosua, yaitu Yesus Kristus. Yesus juga berkata kepada murid-murid-Nya, "Jangan takut." Ia datang bukan dengan pedang dan kereta, tapi dengan kasih yang mengalahkan musuh yang paling menakutkan dari semua, yaitu dosa dan maut. Dan seperti Yosua yang membawa umat Israel masuk ke tanah perhentian, Yesus membawa kita kepada perhentian yang sesungguhnya bersama Allah.

Untukmu

Mungkin kamu juga pernah merasa seperti Yosua, menghadapi sesuatu yang besar dan menakutkan. Ujian yang sulit, teman yang nakal, atau gelap di kamar malam hari. Kamu boleh merasa takut, itu wajar. Tapi ingatlah, Tuhan berkata kepada orang-orang-Nya, "Jangan takut, Aku menyertaimu."

Malam ini, coba ceritakan satu hal yang membuatmu takut kepada Tuhan dalam doa. Lalu percayalah, seperti Yosua percaya, bahwa Tuhan sanggup menolongmu menghadapinya.

Mari Bicarakan

Kalau kamu jadi Yosua, dan melihat pasukan musuh sebanyak pasir di laut, apa yang akan kamu rasakan?

Pernahkah kamu merasa takut, tapi tetap berani karena kamu percaya Tuhan menyertaimu? Ceritakan.

Berdoa Bersama

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berkata kepada Yosua, "Jangan takut." Kami juga kadang merasa takut menghadapi hal-hal besar dalam hidup kami. Tolong kami untuk percaya bahwa Engkau lebih besar dari semua ketakutan kami. Berikan kami hati yang berani, seperti Yosua, karena kami tahu Engkau menyertai kami. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang YOSUA 11

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah YOSUA 11?
Raja Yabin dari Hazor mendengar kabar yang membuatnya gemetar. Bangsa Israel sudah menang di mana-mana. Maka ia mengirim pesan kepada raja-raja lain, mengajak mereka berkumpul. Raja Yobab, raja Simron, raja Akhsaf, dan banyak raja lain dari utara sampai selatan, semua datang.
Apa yang dikatakan YOSUA 11?
Yosua pasti merasa kecil melihat pasukan sebesar itu. Tapi Tuhan berbicara kepadanya, "Jangan takut terhadap mereka. Besok kira-kira saat ini, Aku akan menyerahkan mereka semua kepada orang Israel." Tuhan juga memberi perintah aneh: lumpuhkan kuda-kuda mereka, dan bakar kereta-kereta mereka.
Apa yang YOSUA 11 ajarkan tentang Tuhan?
Setelah itu Yosua kembali ke Hazor, kota yang paling kuat, yang menjadi pemimpin semua kerajaan itu. Kota itu direbut, rajanya dikalahkan, dan Hazor dibakar habis. Kota-kota lain juga direbut, tapi tidak dibakar, hanya Hazor yang terbakar. Semua dilakukan Yosua seperti yang dahulu diperintahkan Musa.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari YOSUA 11?
Pesannya sederhana. Ketakutan itu wajar, tapi Tuhan lebih besar dari apa pun yang kita takuti. Yosua tidak menunggu sampai rasa takutnya hilang. Ia mendengar janji Tuhan, lalu bertindak dengan berani meski hatinya mungkin masih berdebar.
Mengapa YOSUA 11 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Jauh di kemudian hari, Tuhan mengutus seorang Raja yang jauh lebih besar dari Yosua, yaitu Yesus Kristus. Yesus juga berkata kepada murid-murid-Nya, "Jangan takut." Ia datang bukan dengan pedang dan kereta, tapi dengan kasih yang mengalahkan musuh yang paling menakutkan dari semua, yaitu dosa dan maut.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 21

Pada waktu itu, Yosua datang dan melenyapkan orang Enak dari pegunungan." Orang Enak inilah raksasa yang dulu membuat sepuluh pengintai gemetar dan satu generasi memilih mundur. Empat puluh tahun kemudian mereka masih ada, tetapi kali ini Yosua maju. Raksasa itu tidak mengecil, imannyalah yang bertumbuh. Apa yang sampai hari ini masih kamu hindari?

Wawasan Editorial pada ayat 2

di Pegunungan, di Araba sebelah selatan Kineret, di Daerah Bukit, dan di Nafot-Dor di sebelah barat." Perhatikan arahnya: utara, selatan, barat, dataran tinggi, lembah. Musuh datang dari segala sisi. Mungkin kamu mengenali rasanya. Dan justru di situ Tuhan berkata kepada Yosua, "Jangan takut kepada mereka." Bukan karena lawannya sedikit.

Wawasan Editorial pada ayat 23

Lalu, negeri itu aman dari peperangan." Kalimat itu datang sesudah pasal-pasal penuh nama raja dan medan tempur. Perhatikan juga: semuanya terjadi "sesuai dengan segala yang telah difirmankan TUHAN kepada Musa". Musa sudah mati, janjinya tidak. Perjuanganmu yang panjang hari ini pun punya titik di mana Tuhan berkata cukup.

Wawasan Editorial pada ayat 22

Raksasa yang dulu membuat para pengintai merasa seperti belalang akhirnya tumbang. Tetapi ada catatan kecil: "kecuali di Gaza, di Gat, dan di Asdod, masih ada yang tersisa." Bertahun-tahun kemudian, dari Gat itulah Goliat muncul. Sisa kecil yang kaubiarkan hari ini bisa menjadi lawan besar esok. Apa yang sedang kaubiarkan tinggal?

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak