LUKAS 19
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
Penjelasan
Yesus sedang berjalan melewati kota Yerikho. Di sana tinggal Zakheus, kepala pemungut pajak. Orang-orang membenci pemungut pajak karena mereka sering menipu, mengambil lebih banyak uang daripada yang seharusnya, dan menyerahkan sisanya kepada penjajah Roma. Zakheus kaya, tapi badannya pendek, dan ia sangat ingin melihat Yesus. Karena tidak bisa melihat melewati orang banyak, ia berlari lebih dulu dan memanjat pohon ara. Lucu membayangkannya, seorang pejabat kaya memanjat pohon seperti anak kecil, hanya supaya bisa melihat.
Yang mengejutkan adalah apa yang terjadi berikutnya. Yesus berhenti tepat di bawah pohon itu, menengadah, dan memanggil nama Zakheus. Ia bahkan mengundang diri-Nya sendiri untuk menginap di rumah Zakheus. Orang banyak menggerutu karena Yesus mau menjadi tamu di rumah "orang berdosa". Tapi Zakheus berubah. Ia berdiri dan berjanji memberikan separuh hartanya kepada orang miskin, dan mengembalikan empat kali lipat kepada siapa saja yang pernah ditipunya. Yesus berkata bahwa keselamatan sudah datang ke rumah itu, sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.
Setelah itu Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang bangsawan yang pergi jauh untuk diangkat menjadi raja. Ia memberi sepuluh hamba masing-masing satu mina, sejumlah uang, untuk diputar menjadi usaha. Ketika ia kembali, dua hamba sudah bekerja keras dan mendapat untung besar, lalu diberi tanggung jawab atas kota-kota. Tapi satu hamba menyimpan uangnya saja karena takut, dan uangnya justru diambil darinya.
Lalu Yesus berjalan menuju Yerusalem. Ia menyuruh dua murid mengambil seekor keledai muda yang belum pernah ditunggangi, lalu menaikinya masuk kota. Orang banyak bersukacita, membentangkan pakaian mereka di jalan, dan berseru memuji Allah sebagai Raja. Tapi ketika Yesus melihat Yerusalem dari dekat, Ia menangis. Ia tahu kota itu akan dikepung dan dihancurkan karena tidak mengenali waktu kunjungan Allah. Lalu Ia masuk ke Bait Allah dan mengusir para pedagang, karena rumah doa telah dijadikan sarang perampok.
Apa Artinya Ini?
Cerita Zakheus menunjukkan sesuatu yang penting: Yesus mencari orang yang dijauhi orang lain. Zakheus bukan orang baik yang kebetulan bertemu Yesus. Ia pendosa yang dicari Yesus lebih dulu. Perubahan hidupnya terjadi setelah ia bertemu Yesus, bukan sebelum itu. Itu urutan yang sering terbalik dalam pikiran kita: kita kira harus jadi baik dulu baru pantas didekati Allah.
Perumpamaan tentang mina mengajarkan bahwa apa yang dipercayakan Allah kepada kita, waktu, kemampuan, kesempatan, harus dipakai, bukan disimpan karena takut. Dan tangisan Yesus atas Yerusalem menunjukkan sisi yang jarang kita bicarakan: Yesus bukan hanya penuh sukacita saat disambut sebagai raja, Ia juga sedih, bahkan menangis, karena tahu banyak orang tidak akan mengenali siapa diri-Nya sebenarnya.
Benang Merah
Seluruh pasal ini berbicara tentang Yesus sebagai Raja yang datang dengan cara yang tak terduga. Ia menaiki keledai, bukan kuda perang, memenuhi gambaran raja yang lembut hati. Ia mencari orang hilang seperti Zakheus, menepati janji Allah sejak dulu untuk menyelamatkan umat-Nya. Tapi Ia juga Raja yang ditolak, dibenci oleh sebagian orang sebangsa-Nya sendiri, sama seperti bangsawan dalam perumpamaan itu. Rasa sedih Yesus di Yerusalem mengingatkan kita bahwa kedatangan-Nya sebagai Raja bukan jaminan semua orang akan menyambut-Nya.
Untukmu
Pernahkah kamu merasa terlalu kecil, terlalu nakal, atau terlalu berbeda untuk didekati Allah? Zakheus mengajarkan bahwa Yesus justru mencari orang semacam itu. Kamu tidak perlu memperbaiki dirimu dulu sebelum datang kepada-Nya. Tapi ingat juga hamba yang menyimpan uangnya karena takut. Apakah ada kemampuan atau kesempatan yang kamu sembunyikan karena takut gagal atau takut dinilai orang lain?
Mari Berdiskusi
Mengapa menurutmu Yesus justru memilih menginap di rumah Zakheus, padahal semua orang membencinya?
Yesus menangis melihat Yerusalem. Apa artinya bahwa Yesus bisa merasa sedih, bukan hanya senang dan berkuasa?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mencari orang yang hilang, bahkan ketika mereka bersembunyi sepertimana Zakheus di atas pohon. Tolong kami berani datang kepada-Mu apa adanya, dan berani memakai apa yang Engkau percayakan kepada kami tanpa rasa takut. Amin.
Pertanyaan tentang LUKAS 19
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah LUKAS 19?
Apa yang dikatakan LUKAS 19?
Apa yang LUKAS 19 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari LUKAS 19?
Mengapa LUKAS 19 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimimu dengan perkataanmu sendiri." Perhatikan: tuan itu tidak membantah gambaran si hamba tentang dirinya. Ia hanya menunjukkan bahwa hamba itu tidak hidup sesuai dengan apa yang ia sendiri katakan. Takut dipakai sebagai alasan untuk diam. Apa yang kamu percaya tentang Allah, apakah itu menggerakkanmu, atau justru kamu pakai untuk menutupi tangan yang tidak mau bergerak?
Raja itu kembali, dan hal pertama yang dilakukannya bukan merayakan takhta, melainkan memanggil hamba-hambanya satu per satu: "supaya dia dapat mengetahui apa yang telah mereka peroleh dari usaha mereka." Dia ingin tahu. Bukan berapa banyak yang kautermia, tapi apa yang kaukerjakan dengannya. Mina yang kecil itu tetap ada di tanganmu hari ini. Sudah kaupakai, atau masih tersimpan rapi?
Hamba kedua menghasilkan lima mina, setengah dari yang pertama. Tapi tuannya tidak berkata, "Mengapa tidak sepuluh?" Ia hanya berkata, "Kamu juga akan memerintah atas lima kota." Tidak ada perbandingan, tidak ada rasa kecewa. Kamu sering mengukur dirimu dengan hasil orang lain. Tuanmu tidak. Ia hanya melihat apa yang kamu lakukan dengan yang dipercayakan kepadamu.
Di tengah sorak sorai dan jubah yang dihamparkan di jalan, hanya satu orang yang menangis. "Ketika Yesus semakin dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya." Semua orang berpesta, Dia melihat lebih dalam. Kadang kita begitu sibuk bersorak sampai tidak sadar sedang melewatkan Dia. Apa yang Yesus lihat saat memandang hidupmu hari ini?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak