Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

MAZMUR 37

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

The Explanation

Daud menulis Mazmur ini ketika ia sudah tua. Ia berkata sendiri di ayat 25, "Dahulu aku muda, dan sekarang aku tua." Jadi ini bukan tulisan orang yang baru mulai percaya kepada Tuhan, melainkan seseorang yang sudah lama memperhatikan hidup dan melihat banyak hal terjadi.

Ada sesuatu yang mengganggu Daud. Ia melihat orang-orang jahat, orang yang curang dan licik, justru kelihatan makmur. Mereka tumbuh subur seperti pohon aras yang hijau, kata Daud di ayat 35. Sementara itu, orang yang berusaha hidup benar kadang hidup susah. Ini bisa membuat hati marah atau iri. Mengapa orang jahat malah berhasil?

Daud tidak memberi jawaban yang mudah. Ia malah memberi nasihat berulang-ulang, seperti seorang kakek yang sabar mengulang hal penting. Jangan marah karena orang jahat, katanya di ayat 1 dan ayat 7. Jangan iri kepada mereka. Sebaliknya, percayalah kepada Tuhan, lakukan yang baik, nantikan Dia dengan sabar.

Daud menjelaskan bahwa kemakmuran orang jahat itu seperti rumput. Rumput tumbuh cepat, hijau, kelihatan bagus, tetapi cepat juga layu dan dipangkas. Itu tidak tahan lama. Sedangkan orang yang percaya kepada Tuhan akan ditopang, bahkan kalau mereka jatuh, kata ayat 24, mereka tidak akan tergeletak begitu saja, karena Tuhan menopang tangan mereka.

What Does This Mean?

Mazmur ini bukan tentang orang benar yang tidak pernah susah. Daud jujur, ia tahu orang benar juga bisa jatuh, bisa mengalami waktu kelaparan dan kesusahan. Yang ia katakan adalah bahwa Tuhan tidak meninggalkan mereka dalam kesusahan itu. Ada beda antara hidup yang mudah dan hidup yang ditopang.

Pesan utama Daud adalah soal ke mana hati kita berpaling ketika melihat ketidakadilan. Apakah kita ikut marah dan iri, mencoba curang juga supaya ikut berhasil seperti orang jahat? Atau kita tetap percaya, tetap berbuat baik, walau itu lebih lambat terlihat hasilnya?

Daud memakai kata "menanti-nantikan TUHAN dengan sabar" beberapa kali. Ini bukan menanti yang pasif, duduk diam saja. Ini menanti sambil tetap melakukan yang baik, sambil tetap memelihara kesetiaan, seperti dikatakan di ayat 3.

The Common Thread

Mazmur ini berbicara tentang sebuah pola yang terus kita temukan dalam cerita besar Allah: orang yang kelihatan kuat dan berhasil tidak selalu menang pada akhirnya, dan orang yang rendah hati, yang dianggap lemah, justru dipelihara Tuhan.

Yesus Kristus sendiri mengalami hal yang digambarkan Daud di sini. Orang-orang jahat membuat rancangan melawan-Nya, seperti ayat 12 katakan, dan mereka berhasil membunuh-Nya di kayu salib. Sepintas itu kelihatan seperti kemenangan orang fasik. Tetapi Tuhan membangkitkan Yesus Kristus dari kematian. Kematian dan kejahatan yang kelihatan menang itu akhirnya lenyap seperti asap, sementara Yesus Kristus hidup selama-lamanya. Itulah yang dijanjikan di ayat 20 dan ayat 37, bahwa orang fasik akan lenyap, tetapi orang yang damai punya masa depan.

Daud belum mengenal salib dan kebangkitan, tetapi ia sudah percaya pada pola yang sama, bahwa Tuhan pada akhirnya menegakkan yang benar, meski kita harus menunggu dan kadang tidak mengerti kapan itu terjadi.

For You

Mungkin kamu pernah melihat temanmu curang saat ujian dan tidak ketahuan, atau seseorang yang suka berbohong tetapi tetap disukai banyak orang. Rasanya tidak adil. Daud mengerti perasaan itu. Ia tidak menyuruhmu berpura-pura semua baik-baik saja. Ia menyuruhmu untuk tidak membiarkan hati marah itu membuatmu mulai ikut curang juga.

Hidup benar kadang terasa seperti menanam pohon yang tumbuh lambat, sementara rumput liar tumbuh cepat di sekitarnya. Tetapi pohon itu akan berdiri lama setelah rumputnya layu. Teruslah lakukan yang baik, bukan karena kamu pasti langsung dilihat orang atau dihargai, tetapi karena Tuhan melihat dan menopangmu, bahkan di hari-hari yang sulit.

Talk About It

Pernahkah kamu merasa tidak adil karena orang yang curang justru kelihatan lebih berhasil? Apa yang kamu rasakan saat itu?

Daud bilang Tuhan menopang orang benar meski mereka jatuh. Menurutmu, apa bedanya "tidak pernah jatuh" dengan "ditopang saat jatuh"?

Praying Together

Tuhan, kadang kami marah dan iri kalau melihat orang yang curang malah berhasil. Ajar kami untuk tetap percaya kepada-Mu dan tetap melakukan yang baik, walau itu tidak selalu kelihatan berhasil dengan cepat. Terima kasih karena Engkau menopang kami saat kami jatuh, dan karena Yesus Kristus sudah menang atas kejahatan dan kematian. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang MAZMUR 37

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah MAZMUR 37?
Daud menulis Mazmur ini ketika ia sudah tua. Ia berkata sendiri di ayat 25, "Dahulu aku muda, dan sekarang aku tua." Jadi ini bukan tulisan orang yang baru mulai percaya kepada Tuhan, melainkan seseorang yang sudah lama memperhatikan hidup dan melihat banyak hal terjadi.
Apa yang dikatakan MAZMUR 37?
Daud menjelaskan bahwa kemakmuran orang jahat itu seperti rumput. Rumput tumbuh cepat, hijau, kelihatan bagus, tetapi cepat juga layu dan dipangkas. Itu tidak tahan lama. Sedangkan orang yang percaya kepada Tuhan akan ditopang, bahkan kalau mereka jatuh, kata ayat 24, mereka tidak akan tergeletak begitu saja, karena Tuhan menopang tangan mereka.
Apa yang MAZMUR 37 ajarkan tentang Tuhan?
Daud memakai kata "menanti-nantikan TUHAN dengan sabar" beberapa kali. Ini bukan menanti yang pasif, duduk diam saja. Ini menanti sambil tetap melakukan yang baik, sambil tetap memelihara kesetiaan, seperti dikatakan di ayat 3.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari MAZMUR 37?
Daud belum mengenal salib dan kebangkitan, tetapi ia sudah percaya pada pola yang sama, bahwa Tuhan pada akhirnya menegakkan yang benar, meski kita harus menunggu dan kadang tidak mengerti kapan itu terjadi.
Mengapa MAZMUR 37 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Daud bilang Tuhan menopang orang benar meski mereka jatuh. Menurutmu, apa bedanya "tidak pernah jatuh" dengan "ditopang saat jatuh"?

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak