Untuk anak usia 3 hingga 6 tahun

2 KORINTUS 7

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)

Alkitab

Penjelasannya

Paulus punya sahabat-sahabat di Korintus. Dia sudah menulis surat kepada mereka. Surat itu berisi teguran. Karena ada yang salah di sana.

Setelah surat terkirim, Paulus menunggu. Dia duduk. Dia menunggu kabar. Hatinya tidak tenang. Di luar banyak orang marah kepadanya. Di dalam hatinya, dia takut. Paulus sedih. Sangat sedih.

Apa Artinya Ini?

Lalu, dari kejauhan, ada yang datang. Namanya Titus. Dia berjalan jauh untuk menemui Paulus. Wajahnya ceria.

Paulus melihatnya, lalu berlari mendekat. Titus bercerita. "Mereka menangis," kata Titus. "Mereka sedih karena tahu mereka salah." Tapi sedih itu membuat mereka berubah. Mereka rindu kepada Paulus lagi. Mereka ingin baik lagi.

Paulus mendengar itu. Air matanya jatuh. Tapi kali ini air mata bahagia. Hatinya yang tadi sedih, sekarang penuh sukacita.

Benang Merah

Allah tidak membiarkan Paulus sedih sendirian. Allah mengirim Titus untuk menghiburnya. Allah suka menghibur orang yang berduka.

Allah juga suka ketika hati berubah. Sedih karena salah itu baik, jika membuat kita kembali kepada Allah. Itu sedih yang berakhir dengan sukacita.

Yesus Kristus juga datang untuk ini. Dia datang menghibur yang sedih. Dia datang menyambut yang mau berubah. Dengan pelukan, bukan dengan marah.

Untukmu

Kadang kamu juga berbuat salah. Lalu hatimu sedih. Itu tidak apa-apa. Sedih itu bisa membuatmu minta maaf.

Allah tidak marah ketika kamu minta maaf. Allah tersenyum, seperti Paulus tersenyum saat mendengar kabar dari Titus. Allah senang saat hatimu mau berubah.

Mari Bicarakan

Pernahkah kamu merasa sedih setelah berbuat salah? Apa yang kamu lakukan?

Bagaimana perasaanmu kalau ada orang yang datang menghiburmu seperti Titus menghibur Paulus?

Berdoa Bersama

Tuhan Yesus, kadang hatiku sedih karena aku salah. Terima kasih, Engkau tidak marah. Engkau mau menghiburku. Buat hatiku mau berubah, dan dekat lagi dengan-Mu. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang 2 KORINTUS 7

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah 2 KORINTUS 7?
Paulus punya sahabat-sahabat di Korintus. Dia sudah menulis surat kepada mereka. Surat itu berisi teguran. Karena ada yang salah di sana.
Apa yang dikatakan 2 KORINTUS 7?
Setelah surat terkirim, Paulus menunggu. Dia duduk. Dia menunggu kabar. Hatinya tidak tenang. Di luar banyak orang marah kepadanya. Di dalam hatinya, dia takut. Paulus sedih. Sangat sedih.
Apa yang 2 KORINTUS 7 ajarkan tentang Tuhan?
Paulus melihatnya, lalu berlari mendekat. Titus bercerita. "Mereka menangis," kata Titus. "Mereka sedih karena tahu mereka salah." Tapi sedih itu membuat mereka berubah. Mereka rindu kepada Paulus lagi. Mereka ingin baik lagi.
Apa yang dapat dipelajari balita dari 2 KORINTUS 7?
Allah juga suka ketika hati berubah. Sedih karena salah itu baik, jika membuat kita kembali kepada Allah. Itu sedih yang berakhir dengan sukacita.
Mengapa 2 KORINTUS 7 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yesus Kristus juga datang untuk ini. Dia datang menghibur yang sedih. Dia datang menyambut yang mau berubah. Dengan pelukan, bukan dengan marah.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 4

Paulus tidak sedang menulis dari tempat yang aman dan tenang. Ia tertekan, namun berkata, "Aku dipenuhi penghiburan; aku melimpah dengan sukacita dalam semua penderitaan kami." Sukacitanya muncul bukan karena kesulitan berakhir, melainkan karena kabar bahwa jemaat yang ia kasihi berbalik kepada Tuhan. Adakah orang yang pertobatannya membuat hatimu selega itu?

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak

For parents and teachers: Ditulis khusus untuk dibacakan kepada anak usia 3 hingga 6 tahun. Gunakan sebagai titik awal untuk berbincang dengan anak Anda, bukan sebagai satu-satunya sumber. This explanation is generated automatically by language models. While we strive for theological soundness, the software can make mistakes.

© 2026 Faith.Network. Hak cipta dilindungi.

Faith.network adalah pelayanan dari Faith.network · KvK 84972599 · connect@faith.network