Untuk anak usia 3 hingga 6 tahun

YEHEZKIEL 10

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)

Alkitab

Penjelasan

Nabi Yehezkiel duduk diam sekali. Ia sudah pernah melihat penglihatan ajaib ini, dulu di tepi Sungai Kebar. Sekarang ia melihatnya lagi. Ia melihat ke langit. Di sana ada sesuatu yang bersinar. Seperti batu biru indah. Di atasnya ada tempat duduk. Itu tempat duduk Tuhan.

Di dekat situ berdiri makhluk-makhluk aneh. Mereka punya sayap besar. Mereka disebut kerub. Di samping mereka ada roda. Roda-roda itu berkilau. Seperti batu permata yang bersinar.

Roda-roda itu ajaib sekali. Ke mana pun kerub pergi, roda ikut. Roda tidak pernah berbalik. Roda penuh dengan mata, di mana-mana. Banyak sekali mata, seperti melihat ke segala arah sekaligus.

Lalu Tuhan berkata kepada seorang laki-laki berpakaian putih. "Ambillah bara api," kata-Nya. "Ambil dari antara kerub itu." Laki-laki itu masuk perlahan. Salah satu kerub mengulurkan tangannya. Ia mengambil api yang menyala. Api itu diberikan kepada laki-laki itu. Panas dan merah, bara itu bersinar di tangannya.

Kemudian ruangan itu penuh awan. Awan putih tebal memenuhi Bait Allah. Halaman jadi terang benderang. Terang itu adalah cahaya Tuhan sendiri.

Sayap-sayap kerub berbunyi keras sekali. Seperti suara guntur besar. Terdengar sampai jauh ke luar halaman. Setiap kerub punya empat wajah. Wajah manusia, wajah singa, wajah burung elang, dan wajah kerub sendiri. Ajaib sekali, bukan?

Lalu cahaya Tuhan bergerak pelan-pelan. Ia naik dari dalam Bait Suci. Ia berhenti di atas kerub. Kerub-kerub itu mengangkat sayap mereka. Mereka terbang naik dari tanah. Roda-roda ikut naik bersama, tidak tertinggal sedikit pun. Mereka pergi ke pintu gerbang timur.

Apa Artinya Ini?

Yehezkiel melihat semua ini dengan matanya sendiri. Ia pasti sangat takjub. Ia tahu, ini bukan mimpi biasa. Ini Tuhan sendiri yang menampakkan diri. Tuhan itu sangat besar. Lebih besar dari yang bisa dibayangkan siapa pun. Sayap-Nya, roda-Nya, cahaya-Nya, semua luar biasa.

Kerub-kerub itu menjaga Tuhan. Roda-roda itu taat kepada-Nya. Ke mana Tuhan pergi, semua ikut serta. Tidak ada yang bisa menahan-Nya. Tuhan bisa pergi ke mana saja Ia mau.

Benang Merah

Tuhan tidak tinggal diam di satu tempat saja. Dulu Ia tinggal di Bait Suci. Tapi Ia bisa pergi ke mana saja. Bertahun-tahun kemudian, Tuhan datang lagi ke dunia. Kali ini bukan lewat awan dan api. Ia datang sebagai bayi kecil, di kandang domba. Nama-Nya Yesus. Tuhan yang besar dan berkilau itu, mau dekat dengan kita, sedekat itu.

Untuk Kamu

Tuhan yang dilihat Yehezkiel itu sangat hebat, sangat besar, penuh cahaya. Tapi Tuhan yang sama itu mengenal namamu juga. Ia besar, dan Ia dekat sekaligus. Kamu boleh bicara kepada-Nya, kapan saja kamu mau, siang atau malam.

Mari Membicarakannya

Menurutmu, seperti apa rasanya melihat kerub bersayap dan roda yang bersinar itu? Kalau Tuhan yang sebesar itu mengenal namamu, apa yang ingin kamu katakan kepada-Nya?

Mari Berdoa Bersama

Tuhan, Engkau sangat besar dan hebat sekali. Yehezkiel melihat-Mu bersinar terang benderang. Terima kasih, Engkau juga mau dekat denganku. Aku senang, Engkau mengenal aku. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang YEHEZKIEL 10

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah YEHEZKIEL 10?
Nabi Yehezkiel duduk diam sekali. Ia sudah pernah melihat penglihatan ajaib ini, dulu di tepi Sungai Kebar. Sekarang ia melihatnya lagi. Ia melihat ke langit. Di sana ada sesuatu yang bersinar. Seperti batu biru indah. Di atasnya ada tempat duduk. Itu tempat duduk Tuhan.
Apa yang dikatakan YEHEZKIEL 10?
Lalu Tuhan berkata kepada seorang laki-laki berpakaian putih. "Ambillah bara api," kata-Nya. "Ambil dari antara kerub itu." Laki-laki itu masuk perlahan. Salah satu kerub mengulurkan tangannya. Ia mengambil api yang menyala. Api itu diberikan kepada laki-laki itu.
Apa yang YEHEZKIEL 10 ajarkan tentang Tuhan?
Lalu cahaya Tuhan bergerak pelan-pelan. Ia naik dari dalam Bait Suci. Ia berhenti di atas kerub. Kerub-kerub itu mengangkat sayap mereka. Mereka terbang naik dari tanah. Roda-roda ikut naik bersama, tidak tertinggal sedikit pun. Mereka pergi ke pintu gerbang timur.
Apa yang dapat dipelajari balita dari YEHEZKIEL 10?
Tuhan tidak tinggal diam di satu tempat saja. Dulu Ia tinggal di Bait Suci. Tapi Ia bisa pergi ke mana saja. Bertahun-tahun kemudian, Tuhan datang lagi ke dunia. Kali ini bukan lewat awan dan api. Ia datang sebagai bayi kecil, di kandang domba. Nama-Nya Yesus. Tuhan yang besar dan berkilau itu, mau dekat dengan kita, sedekat itu.
Mengapa YEHEZKIEL 10 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan, Engkau sangat besar dan hebat sekali. Yehezkiel melihat-Mu bersinar terang benderang. Terima kasih, Engkau juga mau dekat denganku. Aku senang, Engkau mengenal aku. Amin.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 16

Roda-roda itu tidak pernah tertinggal. Ke mana pun kerub bergerak, roda ikut bergerak, "roda-roda itu juga tidak berbalik dari samping mereka." Dan Yehezkiel melihat ini justru saat kemuliaan Allah meninggalkan Bait Suci. Allah tidak terkurung di satu tempat. Ia bergerak. Pertanyaannya, kamu ikut bergerak bersama Dia, atau masih bertahan di tempat yang sudah Ia tinggalkan?

Wawasan Editorial pada ayat 19

Perhatikan betapa lambat kemuliaan itu pergi. Dari ruang mahakudus ke ambang pintu, lalu berhenti di gerbang timur, "dan kemuliaan Allah Israel ada di atas mereka." Seperti seseorang yang berhenti di pintu, menoleh sekali lagi. Allah tidak buru-buru meninggalkan umat-Nya. Tapi Ia bisa pergi. Apa yang sedang kau biarkan mendorong Dia ke arah pintu?

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak

For parents and teachers: Ditulis khusus untuk dibacakan kepada anak usia 3 hingga 6 tahun. Gunakan sebagai titik awal untuk berbincang dengan anak Anda, bukan sebagai satu-satunya sumber. This explanation is generated automatically by language models. While we strive for theological soundness, the software can make mistakes.

© 2026 Faith.Network. Hak cipta dilindungi.

Faith.network adalah pelayanan dari Faith.network · KvK 84972599 · connect@faith.network