Untuk anak usia 3 hingga 6 tahun

MATIUS 26

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)

Alkitab

Penjelasan

Malam itu sudah gelap. Di dalam sebuah rumah, sebuah lampu kecil menyala. Di meja ada roti dan ada cawan. Yesus duduk makan. Di sekeliling-Nya duduk teman-teman-Nya, dua belas orang.

Yesus mengambil roti itu. Ia bersyukur kepada Allah. Lalu Ia memecahkan roti itu. Krak. Ia memberikannya kepada teman-teman-Nya. "Ambillah dan makanlah," kata Yesus.

Lalu mereka menyanyi bersama. Sebuah lagu untuk Allah. Dan mereka pergi keluar, ke bukit. Di atas mereka, bintang-bintang bersinar.

Petrus berjalan di samping Yesus. Petrus berkata dengan berani, "Aku tidak akan pernah meninggalkan Engkau!" Tetapi Yesus tahu. Yesus sudah tahu apa yang akan terjadi.

Mereka sampai di sebuah taman. Namanya Getsemani. Di sana ada pohon-pohon tua dan rumput. Sangat sunyi. Sangat gelap.

Hati Yesus sedih. Sedih sekali. Yesus berkata, "Tinggallah di sini bersama-Ku." Lalu Ia berjalan sedikit menjauh. Dan Yesus sujud. Wajah-Nya menyentuh tanah. Ia berdoa, "Bapa-Ku." Ia berdoa kepada Allah, Bapa-Nya.

Yesus kembali kepada teman-teman-Nya. Dan lihat, mereka tidur. Mata mereka terlalu berat. Yesus berdoa lagi. Dan lagi. Tiga kali.

Lalu… Yesus mendengar sesuatu. Langkah kaki. Banyak langkah kaki. Cahaya-cahaya datang di antara pohon-pohon. Orang-orang datang membawa pedang. Mereka menangkap Yesus dan membawa-Nya pergi.

Teman-teman Yesus? Mereka lari. Semuanya lari.

Hanya Petrus mengikuti dari jauh, jauh sekali. Ia duduk di halaman, di tempat yang hangat. Lalu ada yang bertanya, "Kamu juga teman Yesus, kan?" Dan Petrus berkata, "Aku tidak mengenal Dia." Satu kali. Dua kali. Tiga kali.

Dan tiba-tiba, di pagi yang masih gelap: kukuruyuuuk! Seekor ayam jantan berkokok.

Petrus teringat. Petrus keluar. Dan Petrus menangis.

Apa Artinya Ini?

Semua orang meninggalkan Yesus malam itu. Semua lari. Bahkan Petrus.

Tetapi Yesus tidak lari. Yesus bisa lari, tetapi Ia tidak mau. Ia tetap tinggal. Ia tetap diam saat mereka menangkap-Nya.

Mengapa? Karena Yesus sayang. Yesus sayang kepada teman-teman-Nya. Yesus sayang, juga kepada Petrus yang menangis di luar.

Benang Merah

Ingat roti yang dipecahkan Yesus? Krak. Yesus memberikan diri-Nya sendiri, seperti roti yang dibagikan.

Dan ingat apa yang Yesus katakan di jalan yang gelap itu? Ia berkata, "Aku akan mendahului kamu ke Galilea." Yesus tahu Ia akan hidup kembali. Dan nanti Ia akan mencari teman-teman-Nya lagi. Juga Petrus. Yesus tidak melupakan seorang pun.

Untuk Kamu

Kadang kamu melakukan sesuatu yang salah. Kamu berkata tidak, padahal harusnya ya. Lalu hatimu terasa berat, seperti Petrus.

Kamu boleh datang kepada Yesus. Kamu boleh berkata, "Maaf." Dan Yesus akan berkata, "Kemarilah. Aku tetap sayang kepadamu."

Yesus tidak pergi. Yesus tetap tinggal.

Mari Bicarakan

Petrus menangis karena ia berkata, "Aku tidak mengenal Yesus." Pernahkah hatimu merasa sedih seperti itu?

Yesus berdoa waktu Ia sedih. Kapan kamu mau berdoa kepada Yesus?

Berdoa Bersama

Tuhan Yesus, Engkau tidak lari. Engkau tetap tinggal. Terima kasih Engkau sayang kepadaku. Juga kalau aku melakukan salah. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang MATIUS 26

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah MATIUS 26?
Malam itu sudah gelap. Di dalam sebuah rumah, sebuah lampu kecil menyala. Di meja ada roti dan ada cawan. Yesus duduk makan. Di sekeliling-Nya duduk teman-teman-Nya, dua belas orang.
Apa yang dikatakan MATIUS 26?
Lalu mereka menyanyi bersama. Sebuah lagu untuk Allah. Dan mereka pergi keluar, ke bukit. Di atas mereka, bintang-bintang bersinar.
Apa yang MATIUS 26 ajarkan tentang Tuhan?
Hati Yesus sedih. Sedih sekali. Yesus berkata, "Tinggallah di sini bersama-Ku." Lalu Ia berjalan sedikit menjauh. Dan Yesus sujud. Wajah-Nya menyentuh tanah. Ia berdoa, "Bapa-Ku." Ia berdoa kepada Allah, Bapa-Nya.
Apa yang dapat dipelajari balita dari MATIUS 26?
Lalu... Yesus mendengar sesuatu. Langkah kaki. Banyak langkah kaki. Cahaya-cahaya datang di antara pohon-pohon. Orang-orang datang membawa pedang. Mereka menangkap Yesus dan membawa-Nya pergi.
Mengapa MATIUS 26 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tetapi Yesus tidak lari. Yesus bisa lari, tetapi Ia tidak mau. Ia tetap tinggal. Ia tetap diam saat mereka menangkap-Nya.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 21

Dan, ketika mereka sedang makan, Yesus berkata, 'Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu bahwa salah satu dari kamu akan menyerahkan Aku.'" Perhatikan: Yesus tidak menyebut nama. Ia memberi ruang untuk bertobat, bahkan bagi orang yang sedang mencelupkan tangan ke mangkuk yang sama dengan-Nya. Kalau kalimat itu diucapkan di mejamu malam ini, apakah kau berani bertanya, "Tuhan, akukah itu?

Wawasan Editorial pada ayat 70

Petrus baru saja bersumpah setia sampai mati. Beberapa jam kemudian, ketika seorang pelayan perempuan menunjuknya, ia berkata, "Aku tidak tahu apa yang kaukatakan." Bukan tentara Romawi yang membuatnya jatuh, hanya sebuah pertanyaan kecil di halaman. Kadang iman kita tidak runtuh oleh badai besar, tapi oleh suara yang paling tidak kita duga.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak

For parents and teachers: Ditulis khusus untuk dibacakan kepada anak usia 3 hingga 6 tahun. Gunakan sebagai titik awal untuk berbincang dengan anak Anda, bukan sebagai satu-satunya sumber. This explanation is generated automatically by language models. While we strive for theological soundness, the software can make mistakes.

© 2026 Faith.Network. Hak cipta dilindungi.

Faith.network adalah pelayanan dari Faith.network · KvK 84972599 · connect@faith.network