Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

BILANGAN 21

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

Penjelasan

Umat Israel berjalan, dan berjalan, dan berjalan lagi. Di padang gurun. Panas sekali di sana. Pasir di mana-mana.

Perut mereka lapar. Tenggorokan mereka kering. Mereka lelah sekali.

Lalu mereka mulai mengeluh. "Tidak ada roti! Tidak ada air!" kata mereka kepada Musa. Mereka marah kepada Allah juga.

Tiba-tiba, ular-ular datang. Ular-ular tedung, yang gigitannya sakit sekali. Mereka menggigit orang-orang Israel. Banyak yang sakit. Banyak yang mati. Umat itu takut sekali sekarang.

Apa Artinya Ini?

Umat itu berlari kepada Musa. "Kami salah," kata mereka. "Kami sudah mengeluh. Tolong, berdoalah untuk kami."

Musa pun berdoa kepada Allah. Ia meminta tolong untuk umatnya.

Allah mendengar Musa. Allah selalu mendengar.

Benang Merah

Allah berkata kepada Musa, "Buatlah ular dari tembaga. Letakkan di atas tiang yang tinggi." Musa membuatnya, mengkilap terkena matahari.

Lalu Allah berkata, "Jika ada orang digigit ular, ia harus memandang ular tembaga ini. Maka ia tidak akan mati."

Bayangkan itu. Seorang anak digigit ular. Sakit sekali. Ia menangis. Lalu ia melihat ke atas, ke ular tembaga yang berkilau di tiang tinggi. Ia hanya perlu memandangnya. Dan ia tetap hidup!

Bukan karena ia kuat. Bukan karena ia pintar. Hanya karena ia memandang. Allah yang menyelamatkan.

Lama, lama sekali sesudah itu, Yesus pernah bercerita tentang ular tembaga ini. Yesus juga akan diangkat tinggi, di kayu salib. Dan siapa saja yang memandang kepada-Nya, percaya kepada-Nya, akan hidup selamanya. Sama seperti ular tembaga itu. Cukup memandang. Cukup percaya.

Setelah itu, umat Israel berjalan lagi. Ke Beer, tempat ada sumur. Allah memberi mereka air di sana. Mereka bernyanyi karena senang, "Hai sumur, meluaplah dengan air!"

Mereka juga berperang melawan raja Sihon dan raja Og. Allah berkata kepada Musa, "Jangan takut kepadanya." Dan Allah menolong mereka menang.

Untuk Kamu

Kadang kamu juga lelah. Kadang kamu mengeluh, seperti umat Israel. Itu tidak apa-apa untuk diceritakan kepada Allah.

Tetapi ingat ular tembaga itu. Kamu tidak perlu jadi kuat sendiri. Kamu hanya perlu memandang kepada Yesus. Memandang, artinya percaya kepada-Nya, berbicara kepada-Nya, mempercayai-Nya menolongmu.

Allah mendengar Musa yang berdoa. Allah juga mendengar kamu, ketika kamu berdoa.

Mari Bicarakan

Bagaimana rasanya kalau kamu sangat lelah dan lapar, seperti umat Israel di padang gurun?

Kalau kamu memandang kepada Yesus, apa yang mau kamu katakan kepada-Nya?

Berdoa Bersama

Tuhan Allah, terima kasih Engkau mendengar Musa. Terima kasih Engkau mendengar aku juga. Kalau aku lelah atau takut, tolong aku memandang kepada Yesus. Terima kasih Yesus mau menolongku. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang BILANGAN 21

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah BILANGAN 21?
Lalu mereka mulai mengeluh. "Tidak ada roti! Tidak ada air!" kata mereka kepada Musa. Mereka marah kepada Allah juga.
Apa yang dikatakan BILANGAN 21?
Umat itu berlari kepada Musa. "Kami salah," kata mereka. "Kami sudah mengeluh. Tolong, berdoalah untuk kami."
Apa yang BILANGAN 21 ajarkan tentang Tuhan?
Lalu Allah berkata, "Jika ada orang digigit ular, ia harus memandang ular tembaga ini. Maka ia tidak akan mati."
Apa yang dapat dipelajari balita dari BILANGAN 21?
Lama, lama sekali sesudah itu, Yesus pernah bercerita tentang ular tembaga ini. Yesus juga akan diangkat tinggi, di kayu salib. Dan siapa saja yang memandang kepada-Nya, percaya kepada-Nya, akan hidup selamanya. Sama seperti ular tembaga itu. Cukup memandang. Cukup percaya.
Mengapa BILANGAN 21 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Mereka juga berperang melawan raja Sihon dan raja Og. Allah berkata kepada Musa, "Jangan takut kepadanya." Dan Allah menolong mereka menang.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 27

Datanglah ke Hesbon! Biarlah kota itu dibangun kembali," begitu nyanyian kemenangan Sihon dulu. Ia merebut kota itu dari Moab, membangunnya, menyanyikannya. Lalu kota itu jatuh ke tangan Israel, dan syairnya tinggal kenangan orang lain. Apa yang sedang kaubangun dan kaunyanyikan sebagai milikmu selamanya?

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak