Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

BILANGAN 25

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

Penjelasan

Bangsa Israel tinggal di sebuah tempat bernama Sitim. Tempat itu ada di padang gurun, panas dan berdebu. Mereka berkemah di sana, lama sekali, di bawah tenda-tenda mereka.

Di dekat kemah itu ada orang-orang lain. Mereka punya berhala. Berhala itu bukan Tuhan. Hanya patung diam, tidak bisa bicara, tidak bisa mendengar, tidak bisa menolong siapa pun.

Perempuan-perempuan di sana mengundang umat Israel makan bersama. Baunya pasti enak, daging dipanggang, roti hangat. "Ayo, ikut makan," kata mereka. Mereka juga mengajak sujud menyembah berhala itu.

Umat Israel pun ikut. Mereka makan. Mereka sujud ke berhala. Mereka lupa pada Tuhan, yang sudah menolong mereka keluar dari Mesir, yang memberi mereka makan setiap hari di padang gurun.

Tuhan melihat semua itu. Hati-Nya sedih. Hati-Nya marah. Sebab umat-Nya pergi dari-Nya, pergi kepada berhala yang diam.

Tuhan berbicara kepada Musa. Musa harus menghentikan ini.

Lalu datanglah seorang bernama Pinehas. Dia cucu Imam Harun. Pinehas melihat umat Israel masih terus berbuat salah, tepat di depan tenda pertemuan, tempat orang berdoa kepada Tuhan. Pinehas berdiri. Dia mengambil tombak di tangannya. Dia bertindak cepat, berani, untuk menghentikan dosa itu. Setelah itu, sakit yang menimpa umat Israel pun berhenti.

Apa Artinya Ini?

Tuhan sangat ingin umat-Nya hanya menyembah Dia. Hanya Dia. Bukan patung batu, bukan berhala diam. Tuhan itu hidup. Tuhan itu mendengar. Tuhan itu bicara.

Ketika umat-Nya pergi dari-Nya, Tuhan sedih sekali. Seperti seorang ayah sedih, kalau anaknya pergi jauh dan lupa pulang.

Tapi Pinehas berani membela Tuhan. Dia tidak diam saja melihat yang salah. Tuhan senang dengan hati Pinehas, yang begitu mengasihi-Nya.

Benang Merah

Tuhan berkata kepada Pinehas, "Aku membuat perjanjian damai denganmu." Itu janji Tuhan. Tuhan suka membuat damai dengan umat-Nya, walau mereka pernah berbuat salah.

Lama kemudian, Tuhan mengirim Yesus Kristus. Yesus datang untuk membuat damai antara Tuhan dan semua orang, selamanya. Seperti Pinehas menghentikan hukuman itu, Yesus menghentikan semua dosa kita, dengan kasih-Nya yang besar di kayu salib.

Untuk Kamu

Siapa yang kamu sembah setiap hari? Ada banyak hal yang bisa kita suka, mainan, kue, gambar di layar. Tapi hanya ada satu Tuhan yang hidup, yang mendengar doamu, yang mengasihimu. Kamu bisa bicara kepada-Nya kapan saja. Dia senang mendengar suaramu.

Mari Bicarakan

Mengapa Tuhan sedih waktu umat-Nya menyembah berhala?

Apa yang dilakukan Pinehas supaya Tuhan senang lagi?

Mari Berdoa

Tuhan, aku mau menyembah Engkau saja. Engkau yang hidup, Engkau yang mendengar aku. Terima kasih sudah membuat damai denganku lewat Yesus. Aku mengasihi-Mu. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang BILANGAN 25

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah BILANGAN 25?
Bangsa Israel tinggal di sebuah tempat bernama Sitim. Tempat itu ada di padang gurun, panas dan berdebu. Mereka berkemah di sana, lama sekali, di bawah tenda-tenda mereka.
Apa yang dikatakan BILANGAN 25?
Umat Israel pun ikut. Mereka makan. Mereka sujud ke berhala. Mereka lupa pada Tuhan, yang sudah menolong mereka keluar dari Mesir, yang memberi mereka makan setiap hari di padang gurun.
Apa yang BILANGAN 25 ajarkan tentang Tuhan?
Tuhan sangat ingin umat-Nya hanya menyembah Dia. Hanya Dia. Bukan patung batu, bukan berhala diam. Tuhan itu hidup. Tuhan itu mendengar. Tuhan itu bicara.
Apa yang dapat dipelajari balita dari BILANGAN 25?
Tuhan berkata kepada Pinehas, "Aku membuat perjanjian damai denganmu." Itu janji Tuhan. Tuhan suka membuat damai dengan umat-Nya, walau mereka pernah berbuat salah.
Mengapa BILANGAN 25 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan, aku mau menyembah Engkau saja. Engkau yang hidup, Engkau yang mendengar aku. Terima kasih sudah membuat damai denganku lewat Yesus. Aku mengasihi-Mu. Amin.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 4

TUHAN berfirman kepada Musa, 'Tangkaplah semua pemimpin bangsa itu dan gantunglah mereka di hadapan TUHAN pada siang hari.'" Yang jatuh ke dalam penyembahan Baal-Peor adalah banyak orang, tetapi yang pertama dipanggil bertanggung jawab adalah para pemimpin. Mereka membiarkannya terjadi. Diam ternyata bukan sikap netral. Siapa yang sedang melihat caramu hidup, dan apa yang kamu izinkan berlalu begitu saja?

Wawasan Editorial pada ayat 16

TUHAN berfirman kepada Musa, 'Perlakukanlah orang Midian sebagai musuh dan kalahkanlah mereka.'" Israel tidak kalah oleh pedang, tetapi oleh undangan makan dan senyum ramah. Yang paling berbahaya jarang datang sebagai ancaman. Ia datang sebagai sesuatu yang menyenangkan. Apa yang sedang kamu sebut teman, padahal perlahan menjauhkanmu dari Tuhan?

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak