Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

AMSAL 28

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

The Explanation

Dengarkan, ini cerita dari Amsal.

Ada anak yang berbuat salah. Diam-diam, ia berbuat nakal. Lalu ia lari. Cepat sekali larinya. Napasnya terengah-engah. Padahal, tidak ada yang mengejarnya. Tidak ada satu orang pun. Tapi hatinya berdebar-debar. Dag, dig, dug. Ia takut. Sangat takut.

Tapi coba lihat anak yang satu ini. Ia berbuat benar. Ia berjalan tegak. Kepalanya terangkat. Langkahnya mantap, tidak goyah. Beraninya seperti singa muda di hutan. Singa muda itu kuat. Kakinya kokoh. Ia tidak takut pada siapa pun.

Amsal juga bercerita tentang roti. Ada orang yang punya banyak makanan. Ada yang tidak punya apa-apa. Amsal berkata, orang yang suka memberi roti kepada yang lapar, hidupnya akan dicukupkan Tuhan.

What Does This Mean?

Kenapa anak yang satu lari ketakutan? Karena hatinya kotor oleh salah. Kenapa anak yang satu lagi berani seperti singa? Karena hatinya bersih, dekat dengan Tuhan. Tuhan melihat ke dalam hati. Bukan hanya ke luar. Tuhan tahu kalau kita bohong, walau orang lain tidak tahu. Tuhan juga tahu kalau kita jujur, walau tidak ada yang lihat. Tuhan suka hati yang jujur dan berani seperti itu.

The Common Thread

Yesus punya hati yang paling bersih dari semua orang. Dia tidak pernah berbuat salah. Dia tidak pernah harus lari dan sembunyi. Dia berjalan berani, bahkan sampai ke kayu salib yang berat. Karena Dia mengasihi kita, sangat banyak. Yesus juga suka memberi. Dia memberi roti kepada orang lapar. Dia memberi diri-Nya sendiri untuk kita, supaya hati kita bisa menjadi bersih juga. Supaya kita boleh berani seperti singa muda, bukan karena diri sendiri, tapi karena Yesus ada dekat kita.

For You

Kalau kamu berbuat salah, jangan lari sembunyi sendirian. Datang saja kepada Tuhan. Bilang saja, "Tuhan, aku salah." Tuhan senang mengampuni anak-anak-Nya. Kalau kamu lihat teman yang lapar, berikan rotimu. Jangan tutup matamu dan pura-pura tidak lihat. Jadilah anak yang berani, berjalan tegak, karena hatimu dekat dengan Tuhan.

Kalau kamu berbuat salah, apa yang mau kamu katakan kepada Tuhan?

Kalau temanmu lapar, apa yang bisa kamu berikan kepadanya?

Praying Together

Tuhan Yesus, bersihkan hatiku. Aku mau jujur, seperti Engkau. Buat aku berani seperti singa muda. Tolong aku mau berbagi roti juga. Terima kasih, Tuhan Yesus. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang AMSAL 28

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah AMSAL 28?
Ada anak yang berbuat salah. Diam-diam, ia berbuat nakal. Lalu ia lari. Cepat sekali larinya. Napasnya terengah-engah. Padahal, tidak ada yang mengejarnya. Tidak ada satu orang pun. Tapi hatinya berdebar-debar. Dag, dig, dug. Ia takut. Sangat takut.
Apa yang dikatakan AMSAL 28?
Tapi coba lihat anak yang satu ini. Ia berbuat benar. Ia berjalan tegak. Kepalanya terangkat. Langkahnya mantap, tidak goyah. Beraninya seperti singa muda di hutan. Singa muda itu kuat. Kakinya kokoh. Ia tidak takut pada siapa pun.
Apa yang AMSAL 28 ajarkan tentang Tuhan?
Amsal juga bercerita tentang roti. Ada orang yang punya banyak makanan. Ada yang tidak punya apa-apa. Amsal berkata, orang yang suka memberi roti kepada yang lapar, hidupnya akan dicukupkan Tuhan.
Apa yang dapat dipelajari balita dari AMSAL 28?
Kenapa anak yang satu lari ketakutan? Karena hatinya kotor oleh salah. Kenapa anak yang satu lagi berani seperti singa? Karena hatinya bersih, dekat dengan Tuhan. Tuhan melihat ke dalam hati. Bukan hanya ke luar. Tuhan tahu kalau kita bohong, walau orang lain tidak tahu. Tuhan juga tahu kalau kita jujur, walau tidak ada yang lihat.
Mengapa AMSAL 28 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yesus punya hati yang paling bersih dari semua orang. Dia tidak pernah berbuat salah. Dia tidak pernah harus lari dan sembunyi. Dia berjalan berani, bahkan sampai ke kayu salib yang berat. Karena Dia mengasihi kita, sangat banyak. Yesus juga suka memberi. Dia memberi roti kepada orang lapar.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 1

Orang fasik melarikan diri meskipun tidak ada yang mengejar, tetapi orang benar berani seperti singa muda." Perhatikan: tidak ada yang mengejar. Ketakutan itu lahir dari dalam, dari hal yang kausembunyikan. Keberanian singa muda itu bukan soal watak, melainkan hati yang bersih. Apa yang membuatmu menoleh ke belakang hari ini?

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak