1 YOHANES 1
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
The Explanation
Surat 1 Yohanes dimulai dengan cara yang agak aneh. Yohanes tidak langsung menyapa pembacanya. Ia malah berbicara tentang "sesuatu yang sudah ada sejak semula", yang sudah ia dengar, lihat dengan matanya sendiri, bahkan sentuh dengan tangannya. Ia sedang bercerita tentang Yesus. Yohanes pernah berjalan bersama Yesus, mendengar suara-Nya, dan menyentuh-Nya secara nyata. Ia menyebut Yesus "Firman kehidupan", karena melalui Yesus, Allah berbicara kepada manusia dan memberi hidup yang sesungguhnya.
Yohanes menulis semua ini supaya orang yang membaca suratnya juga bisa ikut dalam persekutuan, yaitu kebersamaan yang erat, dengan Allah Bapa dan dengan Yesus Kristus. Ia ingin sukacita para pembacanya menjadi penuh, bukan setengah-setengah.
Lalu Yohanes memberi satu berita penting: Allah adalah terang, dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Tidak ada bagian gelap sedikit pun dalam diri Allah. Karena itu, kalau seseorang berkata bahwa ia dekat dengan Allah tetapi hidupnya masih penuh kegelapan, ia sedang berbohong.
Tetapi kalau kita berjalan dalam terang, kita mendapat dua hal luar biasa: kita bisa bersekutu satu sama lain dengan jujur, dan darah Yesus membersihkan kita dari semua dosa. Yohanes juga berkata dengan tegas bahwa setiap orang punya dosa. Siapa yang mengaku tidak pernah berdosa, ia menipu dirinya sendiri. Tetapi kalau kita mengakui dosa-dosa kita, Allah setia dan adil untuk mengampuni dan membersihkan kita.
What Does This Mean?
Bagian ini sebenarnya berbicara tentang kejujuran. Yohanes tidak mengajak kita berpura-pura sempurna. Ia malah berkata, kalau kamu merasa tidak pernah salah, kamu sedang menipu diri sendiri. Itu kalimat yang berani untuk sebuah surat tentang iman.
Tetapi Yohanes juga tidak membiarkan kita terjebak dalam rasa bersalah selamanya. Ia menunjukkan jalan keluar: mengaku. Bukan menyembunyikan, bukan berpura-pura, tetapi jujur kepada Allah tentang apa yang salah dalam hidup kita. Dan janji Allah bukan "mungkin Ia mengampuni", tetapi Ia setia dan adil untuk mengampuni. Artinya, pengampunan itu bisa diandalkan, seperti janji yang pasti ditepati.
Mungkin kamu bertanya, kenapa Allah yang adil malah mengampuni, bukan menghukum? Itu pertanyaan yang baik, dan jawabannya ada hubungannya dengan apa yang terjadi di kayu salib, bukan karena dosa itu tidak penting, tetapi karena Yesus sudah menanggungnya.
The Common Thread
Seluruh pasal ini berputar di sekitar Yesus. Yohanes memulai dengan menyaksikan bahwa ia sungguh-sungguh pernah bersama Yesus, bukan dongeng. Dan di akhir pasal, Yesus muncul lagi, kali ini sebagai jalan pengampunan. Darah Yesus, Anak Allah, membersihkan kita dari semua dosa.
Ini bukan sekadar aturan moral tentang jujur mengaku salah. Ini tentang perjanjian, yaitu janji Allah yang mengikat diri-Nya kepada manusia. Sejak awal, Allah ingin dekat dengan manusia, meski manusia sering gagal. Melalui Yesus, jalan untuk dekat dengan Allah itu dibuka kembali, bukan karena kita cukup baik, tetapi karena Yesus sudah membersihkan apa yang kotor.
For You
Kadang ada anak yang berpikir harus terlihat baik di depan Tuhan, seolah dosa harus disembunyikan supaya Tuhan tetap sayang. Tetapi bacaan ini berkata sebaliknya. Tuhan sudah tahu bahwa kita berbuat salah. Yang Ia inginkan bukan kesempurnaan palsu, tetapi kejujuran.
Mungkin ada hal yang selama ini kamu sembunyikan, sebuah kebohongan kecil, rasa iri, kata-kata kasar kepada adik atau teman. Yohanes mengajak kita berani mengakuinya kepada Allah, bukan untuk dihukum, tetapi karena Allah setia untuk membersihkan. Itu bukan tanda lemah, itu justru langkah menuju terang yang sesungguhnya.
Talk About It
Menurutmu, kenapa sulit untuk mengakui kesalahan, bahkan kepada Allah yang sudah tahu segalanya?
Yohanes bilang Allah "setia dan adil" ketika mengampuni. Menurutmu, apa bedanya itu dengan Allah yang hanya "baik hati" saja?
Praying Together
Tuhan, Engkau adalah terang, dan tidak ada kegelapan dalam diri-Mu. Kami sering ingin terlihat baik, padahal hati kami tahu ada yang salah. Ajari kami berani jujur kepada-Mu. Terima kasih karena Engkau setia mengampuni dan membersihkan kami melalui Yesus. Amin.
Pertanyaan tentang 1 YOHANES 1
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah 1 YOHANES 1?
Apa yang dikatakan 1 YOHANES 1?
Apa yang 1 YOHANES 1 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari 1 YOHANES 1?
Mengapa 1 YOHANES 1 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Yohanes sudah melihat, mendengar, bahkan menyentuh Yesus dengan tangannya sendiri. Tapi ia menulis, "supaya sukacita kita menjadi penuh." Jadi sukacitanya belum lengkap sampai kamu ikut masuk ke dalamnya. Ternyata ada jenis sukacita yang tidak bisa penuh kalau dinikmati sendirian. Siapa yang sedang menunggu kamu bagikan?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak