2 KORINTUS 1
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
The Explanation
Bayangkan Paulus, seorang rasul yang berani, sedang menulis surat dari tempat yang jauh. Ia menulis kepada teman-temannya di kota Korintus. Paulus baru saja mengalami sesuatu yang sangat menakutkan, di daerah bernama Asia. Penderitaan itu begitu berat, sampai Paulus merasa seperti akan mati. "Kami sangat dibebani melebihi kekuatan kami," tulisnya, "sehingga kami putus asa untuk tetap hidup." Bayangkan rasanya, seperti terjebak di bawah batu besar yang tidak bisa kau angkat sendiri, dan tidak ada seorang pun yang bisa menolongmu.
Tapi Paulus tidak sendirian. Allah menolongnya. Allah melepaskan Paulus dari bahaya besar itu, seperti seorang raja yang membuka pintu penjara dan membebaskan tawanannya yang sudah hampir kehilangan harapan. Paulus menyebut Allah sebagai Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah segala penghiburan. Penghiburan artinya pertolongan yang membuat hati menjadi kuat lagi, seperti pelukan hangat saat kau sedih sekali dan merasa tidak ada yang mengerti.
Karena Allah sudah menghibur Paulus, Paulus bisa menghibur orang lain juga. Ia menulis bahwa jemaat di Korintus turut menolongnya lewat doa-doa mereka. Bayangkan banyak orang berdoa untuk satu teman yang sedang dalam bahaya, seperti pasukan yang berjuang bersama meski tidak berada di tempat yang sama.
Paulus juga berjanji akan mengunjungi mereka. Tapi ia ingin mereka tahu, janjinya bukan "ya" lalu berubah jadi "tidak". Ia ingin setia, sama seperti Allah selalu setia pada janji-Nya.
What Does This Mean?
Cerita ini mengajarkan sesuatu yang penting. Ketika hidup terasa berat, kita tidak sendirian. Allah melihat, Allah mendengar, dan Allah bisa menolong, bahkan ketika semuanya terasa gelap. Paulus yang kuat dan berani pun pernah merasa takut sampai nyaris putus asa. Itu bukan hal memalukan. Justru dari situlah ia belajar untuk tidak mengandalkan dirinya sendiri, tapi mengandalkan Allah yang sanggup membangkitkan orang mati. Seorang pahlawan sejati bukan yang tidak pernah takut, tapi yang tetap percaya kepada Allah ketika ia takut.
Penghiburan Allah juga tidak berhenti pada satu orang. Seperti air yang mengalir dari satu ember ke ember lain, penghiburan itu mengalir dari Paulus kepada orang-orang di Korintus, dan bisa mengalir dari kita kepada orang di sekitar kita.
The Common Thread
Semua ini terjadi karena Yesus Kristus. Paulus menulis bahwa Anak Allah, Yesus Kristus, bukanlah "ya" dan "tidak". Semua janji Allah adalah "ya" di dalam Kristus. Itu seperti seorang raja yang menandatangani surat janji dengan stempel yang tidak bisa dibatalkan. Allah sudah memeteraikan kita dan memberikan Roh Kudus dalam hati kita sebagai jaminan, seperti tanda yang menunjukkan bahwa kita benar-benar milik-Nya. Jadi, ketika Paulus ditolong dari bahaya besar, itu adalah gambaran kecil dari pertolongan besar yang sudah Yesus Kristus berikan, yaitu kemenangan atas kematian itu sendiri. Allah yang membangkitkan Yesus Kristus dari kematian, Dialah juga yang membangkitkan harapan Paulus ketika ia hampir putus asa.
For You
Pernahkah kamu merasa takut, seperti ada sesuatu yang terlalu berat untuk kamu hadapi sendiri? Kamu boleh berdoa kepada Allah, seperti teman-teman Paulus berdoa untuknya. Kamu juga bisa menjadi penghibur bagi orang lain. Kalau temanmu sedih, kamu bisa duduk di sampingnya, memeluknya, atau berkata, "Aku akan berdoa untukmu." Itu sama seperti yang dilakukan jemaat Korintus untuk Paulus, dan itu juga yang Allah pakai untuk menguatkan hati orang lain.
Talk About It
Pernahkah kamu merasa sangat takut, dan siapa yang menolongmu saat itu? Bagaimana caramu bisa menghibur temanmu yang sedang sedih minggu ini?
Praying Together
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu menepati janji-Mu. Saat kami takut, tolong kami ingat bahwa Engkau dekat dan sanggup menolong. Ajar kami juga menjadi penghibur bagi teman-teman kami yang sedang sedih. Amin.
Pertanyaan tentang 2 KORINTUS 1
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah 2 KORINTUS 1?
Apa yang dikatakan 2 KORINTUS 1?
Apa yang 2 KORINTUS 1 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari 2 KORINTUS 1?
Mengapa 2 KORINTUS 1 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Paulus berubah rencana, dan orang langsung menilai hatinya. "Atau, apakah aku merencanakan sesuatu menurut cara manusia, sehingga aku mengatakan 'Ya, ya' dan 'Tidak, tidak' pada saat yang sama?" Ia tidak membela gengsi, ia membela kepercayaan yang rapuh di antara mereka. Pernahkah kamu secepat itu menilai seseorang yang berubah pikiran, tanpa bertanya alasannya?
Paulus dituduh plin plan karena rencana kunjungannya berubah. Ia tidak sibuk membela diri, ia menunjuk kepada Kristus: "bukanlah 'Ya' dan 'Tidak', melainkan dalam Dia selalu ada 'Ya'."
Mungkin kamu pernah dikecewakan orang yang berkata ya lalu menghilang. Kamu sendiri mungkin pernah menjadi orang itu. Tetapi ada Satu yang tidak pernah menarik kembali kata-Nya padamu.
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak