AMOS 1
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
Penjelasan
Amos bukan nabi profesional. Ia seorang gembala dari Tekoa, yang biasa menghabiskan hari-harinya di antara domba-domba, bukan di istana atau di Bait Allah. Tetapi Tuhan memanggilnya untuk menyampaikan firman-Nya tentang Israel, pada masa pemerintahan Raja Uzia di Yehuda dan Raja Yerobeam di Israel, dua tahun sebelum terjadi gempa bumi besar. Amos mulai dengan gambaran yang menggetarkan, "TUHAN mengaum dari Sion," seperti singa yang bersuara sebelum menerkam. Suara-Nya begitu dahsyat sehingga padang rumput berkabung dan puncak Gunung Karmel yang biasanya hijau subur menjadi layu.
Setelah itu, Tuhan berbicara lewat Amos tentang bangsa-bangsa di sekitar Israel, satu demi satu. Ada pola yang berulang, "Untuk tiga pelanggaran Damsyik, bahkan empat, Aku takkan menarik kembali hukumannya." Pola itu diulang untuk Gaza, Tirus, Edom, dan Amon. Setiap bangsa disebutkan kejahatannya secara khusus. Damsyik mengirik Gilead dengan alat pengirik dari besi, artinya mereka memperlakukan manusia seperti gandum yang digiling habis dalam peperangan. Gaza menangkap orang-orang buangan dan menjualnya kepada Edom. Tirus melupakan perjanjian persaudaraan dan melakukan hal yang sama. Edom mengejar saudaranya sendiri tanpa belas kasihan sedikit pun. Amon bahkan merobek perut perempuan-perempuan hamil hanya demi memperluas wilayah mereka. Setiap kali, Tuhan menjawab dengan hukuman yang sama, api yang akan melahap istana-istana mereka, raja-raja yang akan dibuang.
Apa Artinya Ini?
Pasal ini sulit dibaca. Kekejaman yang disebutkan, terutama terhadap perempuan hamil, sangat mengerikan, dan Alkitab tidak menutup-nutupinya. Justru di situlah letak pesannya. Tuhan tidak menutup mata terhadap penderitaan, bahkan penderitaan orang-orang yang bukan umat-Nya sendiri. Damsyik, Gaza, Tirus, Edom, Amon, mereka semua bukan bangsa Israel, tetapi Tuhan tetap menuntut pertanggungjawaban atas kekejaman mereka.
Ungkapan "tiga pelanggaran, bahkan empat" menggambarkan dosa yang terus menumpuk, seperti gelas yang diisi air sedikit demi sedikit sampai akhirnya tumpah. Tuhan sabar, Dia tidak langsung menghukum pada pelanggaran pertama. Tetapi kesabaran-Nya bukan berarti Dia tidak peduli. Pada akhirnya, kejahatan yang dibiarkan terus-menerus akan berhadapan dengan keadilan-Nya.
Benang Merah
Pasal 1 ini baru permulaan. Amos akan terus berbicara, dan pada pasal berikutnya ternyata Israel dan Yehuda sendiri juga akan ditegur dengan pola yang sama. Artinya, Tuhan tidak pilih kasih. Keadilan-Nya berlaku untuk semua bangsa, termasuk umat pilihan-Nya sendiri.
Allah yang mengaum dengan murka di pasal ini adalah Allah yang sama yang kelak mengutus Yesus Kristus. Yang menarik, ketika hukuman atas dosa manusia seharusnya jatuh, Yesus-lah yang menanggungnya di kayu salib, bukan dengan mengaum, tetapi dengan diam, dihina, dan mati. Murka yang kita baca di Amos sebenarnya pernah ditimpakan sepenuhnya kepada Yesus, supaya orang-orang yang percaya kepada-Nya tidak perlu menanggungnya sendiri.
Untukmu
Pernahkah kamu melihat seseorang diperlakukan tidak adil, lalu kamu diam saja karena berpikir itu bukan urusanmu? Amos mengingatkan bahwa Tuhan melihat segala sesuatu, bahkan kekejaman yang terjadi jauh dari rumahmu, bahkan yang dilakukan orang yang tidak mengenal-Nya sekalipun. Tuhan bukan Tuhan yang cuek. Kamu boleh belajar dari-Nya untuk peduli pada orang lain yang diperlakukan tidak adil, meskipun mereka bukan temanmu atau bukan dari kelompokmu sendiri.
Mari Bicarakan
Mengapa menurutmu Tuhan juga peduli pada bangsa-bangsa yang bukan umat-Nya sendiri?
Apakah ada ketidakadilan di sekitarmu yang selama ini kamu diamkan saja? Apa yang bisa kamu lakukan?
Mari Berdoa
Tuhan, Engkau melihat semua yang terjadi di bumi, bahkan yang tersembunyi dari mata kami. Ajari kami untuk peduli pada orang lain seperti Engkau peduli, dan beri kami keberanian untuk berkata jujur tentang ketidakadilan. Terima kasih karena Yesus menanggung murka-Mu supaya kami bisa diampuni. Amin.
Pertanyaan tentang AMOS 1
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah AMOS 1?
Apa yang dikatakan AMOS 1?
Apa yang AMOS 1 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari AMOS 1?
Mengapa AMOS 1 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Ammon merobek perut perempuan hamil hanya demi memperlebar batas tanah mereka. Tuhan tidak diam: "Aku akan menyalakan api pada tembok Raba, dan api itu akan melahap puri-purinya." Korban yang dianggap kecil demi ambisi besar ternyata tercatat di langit. Siapa yang terinjak oleh ambisimu, dan sejak kapan kamu mulai menganggapnya wajar?
Amon merobek perut perempuan hamil di Gilead demi melebarkan batas wilayahnya. Ujungnya: "Rajanya akan pergi ke dalam pembuangan, dia dan para pejabatnya bersama-sama." Yang merampas tanah justru kehilangan tempat berpijak, dan jabatan tidak melindungi siapa pun. Apa yang sedang kamu perluas, dan siapa yang terinjak di bawahnya?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak