DANIEL 10
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
Penjelasan
Daniel sudah tua ketika kisah ini terjadi. Ia hidup jauh dari tanah airnya, di Persia, dan hatinya sedang berduka karena bangsanya belum sepenuhnya pulih meski sudah boleh kembali ke Yerusalem. Selama tiga minggu Daniel berpuasa. Ia tidak makan makanan enak, tidak minum anggur, dan tidak merawat dirinya seperti biasa. Ia sedang mencari pengertian dari Allah tentang sesuatu yang sulit ia pahami.
Lalu di tepi Sungai Tigris, Daniel melihat sesuatu yang luar biasa. Seseorang berdiri di hadapannya, berpakaian linen dengan ikat pinggang emas. Wajahnya seperti kilat, matanya seperti obor menyala, dan suaranya seperti suara banyak orang sekaligus. Ini bukan mimpi biasa. Orang-orang yang bersama Daniel tidak melihat sosok itu, tetapi mereka merasakan ketakutan yang begitu besar sampai lari bersembunyi. Daniel sendiri jatuh lemas, wajahnya pucat, dan ia pingsan tersungkur ke tanah.
Kemudian ada tangan yang menyentuhnya. Sosok itu berkata, "Daniel, orang yang sangat dikasihi, berdirilah." Daniel berdiri sambil gemetar. Lalu diberitahukan sesuatu yang mengejutkan. Sejak hari pertama Daniel berdoa dan merendahkan diri, doanya sudah didengar Allah. Tetapi pembawa pesan itu tertahan dua puluh satu hari karena "pemimpin kerajaan Persia" melawannya, sampai akhirnya Mikhael, salah satu pemimpin malaikat, datang menolong.
Daniel begitu lemah sehingga tidak sanggup berbicara. Sesosok yang menyerupai manusia menyentuh bibirnya sehingga ia bisa berkata-kata, mengaku tidak punya kekuatan dan napas pun terasa habis. Ia disentuh dan dikuatkan dua kali sampai akhirnya bisa berdiri dan mendengarkan dengan baik. Pesan itu tentang apa yang akan terjadi pada bangsa Daniel di masa depan, dan tentang peperangan rohani yang sedang berlangsung, bahkan di dunia yang tidak kelihatan.
Artinya Apa?
Pasal ini membuka tirai sedikit, memperlihatkan bahwa di balik kejadian-kejadian di bumi, ada pergumulan besar yang tidak terlihat mata manusia. Ada kuasa yang melawan rencana Allah, digambarkan sebagai "pemimpin Persia" dan nanti "pemimpin Yunani". Tetapi Allah tidak sendirian berjuang. Mikhael, pemimpin malaikat, berdiri membela umat Allah.
Yang menarik, doa Daniel yang sederhana dan sungguh-sungguh ternyata punya dampak yang begitu besar, sampai memengaruhi hal-hal yang terjadi di tempat yang tidak bisa kita lihat. Doanya didengar sejak hari pertama, meski jawabannya baru sampai dua puluh satu hari kemudian. Ini mengajak kita berpikir, mengapa doa yang sudah didengar kadang butuh waktu lama untuk terjawab? Alkitab di sini tidak memberi jawaban yang mudah. Ia hanya memperlihatkan bahwa ada hal-hal yang sedang terjadi yang tidak kita ketahui, dan Allah tetap bekerja di dalamnya.
Daniel juga digambarkan sangat manusiawi. Ia bukan pahlawan super yang tenang menghadapi malaikat. Ia pingsan, lemas, bahkan merasa tidak punya kekuatan untuk berbicara. Justru di titik terlemahnya itu, ia disentuh dan dikuatkan.
Benang Merah
Daniel 10 menunjukkan bahwa Allah peduli pada umat-Nya bahkan ketika mereka merasa sendirian di negeri asing. Ada perjanjian, yaitu janji Allah, bahwa Ia tidak akan meninggalkan umat-Nya, dan perjanjian itu dijaga bahkan lewat pertolongan yang tidak kelihatan. Kelak, dalam seluruh Alkitab, kita melihat bahwa Allah akhirnya mengirim bukan hanya malaikat, tetapi Anak-Nya sendiri, Yesus Kristus, untuk menyertai umat-Nya secara nyata. Yesus pun pernah berkata kepada murid-murid-Nya yang ketakutan, "Jangan takut," persis seperti yang dikatakan kepada Daniel. Allah yang menguatkan Daniel yang lemas adalah Allah yang sama yang kelak menguatkan murid-murid-Nya yang gentar.
Untukmu
Mungkin kamu pernah berdoa dan merasa jawabannya tidak kunjung datang. Daniel mengajarkan bahwa Allah mendengar sejak awal, meski kita tidak melihat jawabannya segera. Kamu tidak perlu merasa harus kuat sendiri saat berdoa atau menghadapi sesuatu yang sulit. Boleh saja merasa lemah, bahkan menangis, seperti Daniel yang berpuasa dan berduka. Allah tidak marah melihat kelemahanmu. Justru di situlah Ia sering datang menyentuh dan menguatkan.
Diskusikan
Mengapa menurutmu Allah membiarkan Daniel menunggu dua puluh satu hari sebelum jawaban doanya sampai?
Pernahkah kamu merasa sangat lemah atau takut, dan bagaimana kamu bisa mengingat bahwa Allah berkata "jangan takut" kepadamu juga?
Berdoa Bersama
Tuhan, terima kasih karena Engkau mendengar doa kami bahkan sebelum kami tahu jawabannya. Saat kami merasa lemah dan takut, tolong kuatkan kami seperti Engkau menguatkan Daniel. Kami percaya Engkau selalu bekerja, meski kami tidak selalu bisa melihatnya. Dalam nama Yesus, amin.
Pertanyaan tentang DANIEL 10
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah DANIEL 10?
Apa yang dikatakan DANIEL 10?
Apa yang DANIEL 10 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari DANIEL 10?
Mengapa DANIEL 10 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Dua puluh satu hari Daniel berkabung, dan selama itu langit tampak bisu. Ternyata jawabannya sudah berangkat sejak hari pertama. "Namun, pemimpin kerajaan Persia melawan aku selama dua puluh satu hari." Diamnya Tuhan bukan berarti Dia tidak mendengar. Ada hal-hal yang sedang terjadi, yang tidak kamu lihat. Maukah kamu bertahan satu hari lagi?
Namun, aku mendengar suara perkataannya, dan ketika aku mendengar suara perkataannya itu, aku jatuh tertelungkup dengan mukaku ke tanah dalam keadaan pingsan." Daniel tidak dihukum, ia hanya mendengar. Suara itu saja sudah membuatnya roboh. Dan justru di lantai itu sebuah tangan menyentuhnya. Mungkin kau juga sedang tersungkur hari ini. Itu bukan tempat yang terlalu rendah bagi Tuhan untuk menjangkaumu.
Sekarang, aku akan kembali untuk berperang melawan pemimpin Persia," kata utusan itu kepada Daniel. Ia datang hanya sebentar, lalu kembali ke medan yang tak terlihat mata. Doamu yang terasa sunyi selama tiga minggu itu bukan doa yang hilang. Mungkin jawabannya sedang menempuh perjalanan melewati pertempuran yang tidak kaulihat.
Dua puluh satu hari Daniel berdoa dan berkabung, dan langit terasa diam. Lalu terdengar: "sejak hari pertama engkau mengarahkan hatimu untuk memperoleh pengertian dan merendahkan diri di hadapan Allahmu, perkataanmu telah didengar." Jawabannya sudah berangkat di hari pertama. Daniel hanya belum melihatnya. Doamu yang terasa tak dijawab mungkin sedang dalam perjalanan.
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak