DANIEL 11
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
The Explanation
Daniel 11 adalah nubuat yang sangat panjang. Seorang malaikat datang kepada Daniel dan menceritakan apa yang akan terjadi di masa depan, jauh sesudah Daniel sendiri meninggal. Malaikat itu bercerita tentang raja-raja di Persia, lalu tentang seorang raja perkasa dari Yunani yang kerajaannya nanti akan pecah menjadi empat bagian. Sesudah itu, cerita berpusat pada dua kerajaan yang terus berperang, yaitu "raja negeri utara" dan "raja negeri selatan". Mereka saling menyerang, membuat perjanjian damai lewat pernikahan, lalu mengkhianati perjanjian itu lagi. Ada tipu daya, ada pasukan besar yang hancur, ada raja yang sombong karena kemenangannya.
Di tengah cerita, muncul seorang raja yang sangat jahat. Ia masuk ke kekuasaan dengan licik, mencemarkan tempat kudus di Yerusalem, menghentikan ibadah harian, dan mendirikan sesuatu yang disebut "kekejian yang membinasakan" di tempat kudus itu. Ia meninggikan dirinya sendiri di atas segala ilah, bahkan di atas Allah. Namun di tengah kekacauan itu, ada orang-orang bijaksana yang tetap mengenal Allah mereka dan tetap kuat, walaupun banyak dari mereka harus menderita, ditawan, bahkan mati. Di akhir pasal ini, raja yang sombong itu akhirnya jatuh juga. Ia mendirikan kemahnya dengan megah, tetapi kalimat terakhir pasal ini sederhana dan tegas, "ia akan menemui ajalnya dan tidak seorang pun menolongnya."
What Does This Mean?
Pasal ini memang berat untuk dibaca. Isinya perang demi perang, tipu daya demi tipu daya. Kamu boleh bertanya, apa gunanya cerita seperti ini ditulis dalam Alkitab? Salah satu jawabannya adalah, Allah mau menunjukkan bahwa Ia sudah tahu segala yang akan terjadi, jauh sebelum itu terjadi. Kerajaan-kerajaan besar bisa merasa sangat berkuasa, rajanya bisa bertindak sesuka hati, tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang berada di luar rencana Allah.
Yang menarik, di tengah semua kekacauan itu, ayat 32 sampai 35 berbicara tentang orang-orang yang mengenal Allah mereka. Mereka tidak dijanjikan hidup mudah. Justru sebaliknya, mereka jatuh, tertawan, bahkan terbunuh. Tetapi teks berkata mereka jatuh "supaya mereka diuji, dimurnikan, dan dibersihkan." Ini adalah bagian yang jujur dan tidak mudah kita mengerti sepenuhnya. Kenapa Allah membiarkan umat-Nya melewati penderitaan seperti itu? Alkitab sendiri tidak memberi jawaban yang gampang di sini. Yang jelas dikatakan adalah bahwa itu semua terjadi "hingga akhir zaman," karena waktunya belum sampai pada saat yang Allah tetapkan.
The Common Thread
Sepanjang pasal ini, raja-raja datang dan pergi. Mereka besar sebentar, lalu jatuh. Bahkan raja yang paling sombong sekalipun, yang meninggikan dirinya di atas segala ilah, pada akhirnya mati sendirian tanpa penolong. Di balik semua raja yang naik turun ini, ada satu hal yang tidak berubah, yaitu Allah dan rencana-Nya. Ia yang menetapkan waktu, dan waktu itu akan tiba tepat seperti yang Ia rencanakan.
Cerita ini mengingatkan kita bahwa Allah sedang menuju sebuah tujuan. Jauh sesudah semua raja di pasal ini terlupakan, satu Raja lain akan datang, yang kerajaan-Nya tidak akan pernah pecah dan tidak akan pernah jatuh. Itulah Yesus Kristus. Orang-orang bijaksana yang tetap setia di tengah penindasan dalam pasal ini menunjukkan pola yang nanti kita lihat lagi pada murid-murid Yesus, yaitu setia kepada Allah meskipun keadaan di sekitar sangat sulit.
For You
Mungkin kamu tidak hidup di zaman perang seperti dalam Daniel 11. Tetapi kamu tahu rasanya melihat orang bersikap sombong, berbohong, atau mengingkari janji demi keuntungannya sendiri. Kamu juga mungkin pernah merasa keadaan di sekitarmu berubah begitu cepat dan membingungkan. Daniel 11 mengajak kamu untuk tetap menjadi orang yang "mengenal Allahnya," seperti yang dikatakan ayat 32, bahkan ketika dunia di sekitarmu terasa kacau. Itu berarti tetap jujur walau orang lain menipu, tetap berpegang pada kebenaran walau itu tidak populer, dan percaya bahwa Allah melihat lebih jauh dari yang bisa kamu lihat sekarang.
Talk About It
Menurutmu, kenapa Allah membiarkan umat-Nya mengalami kesulitan, padahal Ia bisa saja mencegahnya?
Ceritakan satu situasi di hidupmu di mana kamu harus tetap setia kepada Allah, walaupun keadaan di sekitarmu sulit atau membingungkan.
Praying Together
Tuhan, dunia ini kadang terasa penuh kekacauan, dan kami tidak selalu mengerti mengapa hal-hal sulit terjadi. Tolong kami untuk tetap mengenal-Mu dan berpegang pada-Mu, apa pun yang terjadi di sekitar kami. Kami percaya Engkau tahu akhir dari segala sesuatu, dan Engkau tidak pernah meninggalkan kami sendirian. Dalam nama Yesus, amin.
Pertanyaan tentang DANIEL 11
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah DANIEL 11?
Apa yang dikatakan DANIEL 11?
Apa yang DANIEL 11 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari DANIEL 11?
Mengapa DANIEL 11 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Kemudian, raja negeri Selatan akan menyerbu kerajaan raja negeri Utara, tetapi ia akan kembali ke negerinya sendiri." Hanya satu kalimat. Itu saja sisa dari sebuah perang besar: pasukan berangkat, lalu pulang. Ambisi, biaya, nyawa, diringkas dalam satu baris. Sejarah manusia begitu ramai, tetapi Tuhan tahu ujungnya. Apa yang kamu perjuangkan mati-matian hari ini? Bawalah itu kepada Dia yang tetap tinggal saat semua kembali ke tempatnya.
Dia akan mengulurkan tangannya ke berbagai negeri, dan negeri Mesir pun tidak akan terluput." Tangan yang menjangkau ke mana-mana, seolah tak ada yang sanggup menahannya. Tapi beberapa ayat kemudian raja itu mati tanpa seorang pun menolongnya. Kuasa yang membuatmu gemetar hari ini ternyata punya tanggal berakhir. Apa yang sedang kamu takuti melebihi Tuhan?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak