ULANGAN 18
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
The Explanation
Pasal ini bercerita tentang dua hal yang kelihatannya berbeda, tetapi sebenarnya berhubungan erat. Pertama, tentang para imam dari suku Lewi. Mereka tidak mendapat tanah seperti suku-suku Israel lainnya. Aneh, bukan? Semua orang dapat ladang dan rumah, tetapi orang Lewi tidak. Alasannya ditulis dengan jelas: Tuhan sendiri adalah bagian warisan mereka. Mereka hidup dari persembahan yang dibawa umat, karena tugas mereka adalah melayani Tuhan sepanjang hidup mereka.
Lalu Musa berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih gelap. Ketika bangsa Israel nanti tinggal di negeri baru, mereka akan bertemu dengan bangsa-bangsa yang melakukan hal-hal mengerikan, seperti mempersembahkan anak mereka sendiri lewat api, atau bertanya kepada ahli sihir, ahli nujum, dan orang yang berbicara dengan arwah orang mati. Musa berkata tegas, semua itu adalah kekejian bagi Tuhan. Israel tidak boleh meniru cara itu untuk mencari tahu masa depan atau mencari pertolongan.
Lalu datang bagian yang paling mengejutkan. Tuhan berjanji akan membangkitkan seorang nabi seperti Musa, dari tengah-tengah bangsa Israel sendiri. Tuhan akan menaruh firman-Nya di mulut nabi itu, dan nabi itu akan berbicara persis apa yang Tuhan perintahkan. Siapa pun yang tidak mau mendengarkan nabi itu akan diminta pertanggungjawaban oleh Tuhan sendiri.
What Does This Mean?
Bayangkan hidup tanpa internet, tanpa berita, tanpa cara mengetahui apa yang akan terjadi besok. Orang-orang zaman dulu sangat ingin tahu masa depan, sehingga mereka pergi ke dukun atau peramal. Tuhan mengerti keinginan itu, tetapi Dia berkata, jangan ke sana. Bukan karena Dia ingin menyembunyikan sesuatu dari umat-Nya, melainkan karena Dia sendiri ingin berbicara kepada mereka, dengan cara yang benar, lewat nabi yang Dia pilih sendiri.
Ini juga menunjukkan sesuatu tentang siapa Tuhan itu. Dia tidak membiarkan umat-Nya meraba-raba dalam gelap. Dia ingin didengar. Dan Dia menjaga umat-Nya dari suara-suara palsu yang mengaku tahu segalanya, padahal tidak.
Bagian tentang orang Lewi juga mengajarkan sesuatu yang dalam. Mereka tidak punya tanah, tetapi mereka punya Tuhan sebagai milik pusaka mereka. Itu kedengarannya seperti kalimat indah, tetapi coba pikirkan, apakah itu cukup? Sepertinya Musa percaya itu benar-benar cukup.
The Common Thread
Janji tentang nabi seperti Musa ini adalah salah satu janji terbesar dalam seluruh Alkitab. Musa adalah orang yang berbicara langsung dengan Tuhan, yang membawa umat keluar dari Mesir, yang memberi hukum Taurat. Tuhan berjanji akan mengutus seseorang lagi yang seperti itu, bahkan lebih besar lagi.
Cerita besar Alkitab mengalir ke arah satu pribadi yang benar-benar membawa firman Tuhan dengan sempurna, yang berbicara persis apa yang Bapa-Nya kehendaki, dan yang layak didengarkan lebih dari siapa pun. Itulah Yesus Kristus. Dia bukan sekadar nabi, tetapi Dia juga Anak Allah sendiri. Ketika Dia berbicara, Dia tidak hanya menyampaikan firman Tuhan, Dia adalah Firman itu sendiri.
For You
Di sekitarmu, mungkin ada orang yang penasaran dengan ramalan, zodiak, atau hal-hal semacam itu, sekadar iseng atau karena benar-benar ingin tahu masa depan. Pasal ini mengajak kamu jujur bertanya pada diri sendiri, kepada siapa aku mencari jawaban ketika takut atau bingung? Apakah kepada Tuhan yang sudah berbicara lewat firman-Nya, atau kepada hal-hal lain yang kelihatannya menarik tetapi sebenarnya kosong?
Dan satu hal lagi. Orang Lewi hidup tanpa tanah sendiri, hanya mengandalkan Tuhan. Itu terdengar menakutkan. Tetapi mungkin itu juga mengajarkan bahwa hidup yang paling aman bukanlah hidup yang penuh jaminan, melainkan hidup yang dekat dengan Tuhan, siapa pun kamu, apa pun yang kamu miliki.
Talk About It
Mengapa menurutmu Tuhan begitu keras melarang umat-Nya pergi ke peramal atau dukun, padahal mereka mungkin hanya penasaran?
Apa bedanya mendengarkan Yesus dengan mendengarkan nabi-nabi palsu yang disebutkan dalam pasal ini?
Praying Together
Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak membiarkan kami meraba-raba dalam gelap. Engkau sudah berbicara lewat firman-Mu, dan Engkau mengutus Yesus untuk menunjukkan siapa Engkau sebenarnya. Tolong kami untuk mencari jawaban hanya kepada-Mu, dan beranikan hati kami untuk benar-benar mendengarkan-Mu setiap hari. Dalam nama Yesus kami berdoa, amin.
Pertanyaan tentang ULANGAN 18
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah ULANGAN 18?
Apa yang dikatakan ULANGAN 18?
Apa yang ULANGAN 18 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari ULANGAN 18?
Mengapa ULANGAN 18 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Jika nabi itu berbicara dalam nama TUHAN, tetapi perkataannya tidak terjadi, maka itu bukan firman TUHAN. Jangan takut kepadanya." Perhatikan akhir ayatnya: jangan takut. Ternyata banyak suara yang mengaku membawa nama Tuhan hanya hidup dari rasa takutmu. Tuhan memberimu izin untuk berhenti gemetar. Ujilah dulu, baru percaya.
Seorang Lewi dari kampung yang jauh boleh datang, dan begitu ia tiba, ia "melayani dalam nama TUHAN, Allahnya, seperti semua saudaranya". Tidak ada masa percobaan, tidak ada tatapan curiga karena ia orang baru. Sama seperti saudaranya. Bagaimana perasaan orang baru saat masuk ke tempat ibadahmu?
Kamu harus memberikan kepadanya hasil pertama dari gandummu, anggurmu, minyakmu, dan bulu domba pertama yang kamu gunting." Perhatikan: bulu domba pun dihitung. Bukan hanya panen besar, tetapi hal kecil yang mudah dianggap remeh. Tuhan meminta yang pertama, bukan yang tersisa. Apa yang pertama kamu berikan hari ini, dan kepada siapa?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak