YOEL 2
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
Penjelasan
Nabi Yoel melihat sesuatu yang menakutkan. Ia melihat pasukan besar datang, begitu besar sehingga bumi gemetar dan langit menjadi gelap. Pasukan ini berbaris rapi seperti tentara yang terlatih, memanjat tembok kota, masuk lewat jendela seperti pencuri. Di depan mereka negeri masih seperti Taman Eden, indah dan subur. Di belakang mereka hanya padang gurun yang tandus. Semua habis dilalap.
Yoel menyebut ini "hari TUHAN", hari ketika Allah bertindak dengan sangat serius terhadap dosa umat-Nya. Sebelumnya, di Yoel pasal 1, negeri itu memang benar-benar diserang belalang yang memakan habis semua tanaman. Yoel memakai gambaran belalang itu untuk menunjukkan betapa dahsyatnya penghakiman Allah, seperti pasukan yang tak terhentikan.
Tetapi di tengah kegelapan itu, Allah sendiri berbicara. Ayat 12 dan 13 adalah jantung dari seluruh pasal ini. Tuhan berkata, "Bertobatlah kepada-Ku dengan segenap hatimu." Bertobat artinya berbalik arah, berhenti berjalan menjauh dari Allah dan mulai berjalan kembali kepada-Nya. Tuhan bahkan berkata, "Koyakkanlah hatimu, bukan pakaianmu." Pada zaman itu, orang biasa merobek baju sebagai tanda sedih atau menyesal. Tapi Tuhan tidak mau sandiwara luar. Ia mau hati yang sungguh-sungguh berubah.
Lalu ada alasan mengapa mereka boleh berharap. Ayat 13 mengatakan Allah "murah hati dan penyayang, lambat untuk marah, dan besar kasih setia." Karena itu Yoel mengajak semua orang, dari anak kecil yang masih menyusu sampai orang tua, untuk berkumpul dan berdoa bersama.
Yang menakjubkan, Allah menjawab. Mulai ayat 18, seluruh suasana berubah. Tuhan berjanji memulihkan ladang, mengirim gandum dan anggur, mengusir musuh, bahkan mengganti tahun-tahun yang telah dimakan belalang. Lalu di ayat 28 sampai 32 ada janji yang luar biasa besar. Allah berkata akan mencurahkan Roh-Nya kepada semua orang, laki-laki dan perempuan, tua dan muda, bahkan kepada hamba-hamba. Dan siapa pun yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.
Apa Artinya Ini?
Yoel mengajarkan sesuatu yang tidak mudah tapi penting. Dosa punya akibat yang nyata dan Allah tidak menutup mata terhadapnya. Tapi Allah juga bukan Allah yang hanya menunggu untuk menghukum. Dia menyesal karena hukuman-Nya, itu ditulis di ayat 13. Artinya Allah lebih senang mengampuni daripada menghakimi. Pintu-Nya selalu terbuka, asal hati kita mau sungguh-sungguh berbalik, bukan sekadar berpura-pura menyesal.
Bagian yang mengejutkan adalah janji tentang Roh Kudus. Pada zaman Yoel, biasanya hanya nabi-nabi tertentu yang mendapat Roh Allah secara khusus. Tapi Yoel bernubuat bahwa suatu hari nanti, semua umat Allah, bukan hanya orang penting, akan menerima Roh-Nya. Anak-anak pun disebut secara khusus. Ini janji yang sangat besar dan sedikit misterius, karena Yoel sendiri tidak menjelaskan kapan persisnya itu akan terjadi.
Benang Merahnya
Janji di ayat 28 sampai 32 ini digenapi kemudian dalam Alkitab, ketika Roh Kudus dicurahkan kepada para pengikut Yesus Kristus. Rasul Petrus, ketika itu terjadi, mengutip langsung kata-kata Yoel ini untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi. Jadi Yoel menulis jauh sebelum Yesus lahir, tapi Allah sudah merencanakan bahwa suatu hari nanti Roh-Nya akan tinggal dalam hati semua orang yang percaya, bukan hanya orang-orang tertentu. Dan janji bahwa "setiap orang yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan" tetap berlaku sampai sekarang. Itulah undangan Allah bagi siapa saja yang mau berbalik kepada-Nya.
Untukmu
Mungkin kamu pernah melakukan sesuatu yang salah dan hanya minta maaf dengan mulut, padahal hatimu belum benar-benar menyesal. Yoel mengajak kita berhenti melakukan itu. Allah tidak butuh kita berpura-pura sedih. Dia ingin hati yang jujur, yang benar-benar mau berubah. Kabar baiknya, Allah tidak menunggu kita sempurna dulu baru mau menerima kita. Dia menunggu kita mau berbalik, sekecil apa pun langkah itu.
Mari Bicarakan
Menurutmu, kenapa Allah lebih peduli pada hati yang berubah daripada tanda-tanda luar seperti pakaian yang dirobek?
Yoel berjanji Roh Allah akan dicurahkan kepada semua orang, termasuk anak-anak. Apa artinya bagimu bahwa Allah juga mau bekerja dalam hidup anak-anak, bukan hanya orang dewasa?
Berdoa Bersama
Tuhan Allah, kami tahu kadang kami hanya minta maaf dengan mulut, padahal hati kami belum sungguh berubah. Ajar kami untuk jujur di hadapan-Mu. Terima kasih karena Engkau murah hati dan sabar, dan tidak pernah bosan menerima kami kembali. Curahkanlah Roh-Mu dalam hidup kami, supaya kami semakin mengenal-Mu. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa, amin.
Pertanyaan tentang YOEL 2
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah YOEL 2?
Apa yang dikatakan YOEL 2?
Apa yang YOEL 2 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari YOEL 2?
Mengapa YOEL 2 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Di depan mereka, bumi bergetar, langit berguncang; matahari dan bulan menjadi gelap, bintang-bintang menarik kembali cahayanya." Semua yang kaupikir paling kokoh ternyata bisa goyah. Dan justru di tengah kegelapan itu Tuhan berkata, "kembalilah kepada-Ku." Apa yang sedang runtuh dalam hidupmu mungkin sedang menunjukkan siapa yang tak pernah runtuh.
Di hadapan mereka, bangsa-bangsa gemetar kesakitan, semua wajah menjadi pucat pasi." Ada ketakutan yang tidak bisa disembunyikan. Wajah lebih jujur daripada mulut kita. Dan justru kepada wajah-wajah pucat itu Tuhan berkata beberapa ayat kemudian, "Kembalilah kepada-Ku dengan segenap hatimu." Ketakutanmu bukan alasan untuk lari, tapi undangan untuk pulang.
Mereka berlari seperti pahlawan, mereka memanjat dinding seperti orang perang. Masing-masing berjalan di jalannya, dan tidak menyimpang dari jalurnya." Yang membuat pasukan belalang ini menakutkan bukan sekadar kekuatannya, melainkan keteraturannya. Tidak satu pun keluar dari barisan. Lalu pertanyaan itu datang padamu: hari ini saja, berapa kali kamu menyimpang dari jalur yang Tuhan tunjukkan?
Setelah belalang melahap habis segalanya, Tuhan tidak mulai dengan janji panen. Dia mulai dengan diri-Nya sendiri: "Kamu akan tahu bahwa Aku ada di tengah-tengah Israel, dan bahwa Akulah TUHAN, Allahmu, dan tidak ada yang lain."
Pemulihan yang paling dalam bukan ladang yang kembali hijau, melainkan kesadaran bahwa Dia tidak pernah pergi. Di tahun-tahun yang terasa kosong bagimu, Dia ada di tengah, bahkan saat kamu tidak merasakannya.
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak