MARKUS 1
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
Penjelasan
Di padang belantara yang panas dan berdebu, ada seorang laki-laki yang tampilnya aneh sekali. Namanya Yohanes. Pakaiannya dari bulu unta, ikat pinggangnya dari kulit. Makanannya belalang dan madu hutan. Tapi orang-orang datang dari mana-mana untuk mendengarkan dia. Yohanes berseru, “Bertobatlah, siapkan jalan bagi Tuhan!” Ia membaptis orang di Sungai Yordan, tanda bahwa mereka mau berhenti berbuat salah dan kembali kepada Allah.
Lalu Yohanes berkata sesuatu yang mengejutkan. “Setelah aku, akan datang Dia yang lebih berkuasa daripada aku. Aku bahkan tidak layak melepas tali sandal-Nya.” Siapa yang dimaksud?
Suatu hari, Yesus datang dari Nazaret. Ia masuk ke sungai itu dan dibaptis oleh Yohanes. Begitu Yesus keluar dari air, langit terbelah. Roh Allah turun seperti burung merpati, hinggap di atas-Nya. Dan dari surga terdengar suara, “Engkau adalah Anak-Ku yang terkasih. Kepada-Mu Aku berkenan.” Bayangkan momen itu, air masih menetes dari rambut Yesus, dan suara Allah sendiri terdengar dari langit.
Tapi cerita tidak berhenti di sana. Roh Allah membawa Yesus ke padang belantara, tempat yang sunyi dan berbahaya. Empat puluh hari Ia di sana, dicobai oleh setan, dikelilingi binatang liar. Apakah kamu berani tinggal di tempat seperti itu sendirian? Yesus bertahan, dan para malaikat datang melayani-Nya.
Setelah itu Yesus mulai mengajar di Galilea. Ia berjalan di tepi danau dan melihat dua orang nelayan, Simon dan Andreas, sedang menebar jala. “Ikutlah Aku,” kata Yesus, “Aku akan menjadikan kamu penjala manusia.” Segera mereka meninggalkan jala dan mengikut Dia. Tidak lama kemudian Yesus memanggil Yakobus dan Yohanes juga. Mereka meninggalkan perahu dan ayah mereka, lalu ikut Yesus.
Di kota Kapernaum, Yesus mengajar di rumah ibadah. Orang-orang takjub, karena Ia mengajar dengan kuasa, bukan seperti guru-guru biasa. Tiba-tiba seorang laki-laki yang dikuasai roh jahat berteriak keras, “Aku tahu siapa Engkau, Engkau Yang Kudus dari Allah!” Yesus membentak roh itu, “Diam! Keluarlah!” Roh itu mengguncang orang itu lalu keluar. Semua orang di situ terkejut.
Kabar tentang Yesus segera menyebar. Ia menyembuhkan ibu mertua Simon yang demam, hanya dengan memegang tangannya. Malam harinya, seluruh kota berkumpul di depan pintu rumah, membawa orang sakit dan yang dikuasai roh jahat. Yesus menyembuhkan mereka semua.
Tapi lihatlah apa yang Yesus lakukan pagi-pagi sekali, saat hari masih gelap. Ia pergi sendirian ke tempat yang sunyi untuk berdoa. Ketika murid-murid-Nya mencari-Nya dan berkata, “Semua orang mencari Engkau!” Yesus menjawab bahwa Ia harus terus pergi memberitakan firman ke kota-kota lain.
Lalu datang seorang yang sakit kusta, penyakit kulit yang menakutkan dan membuat orang dijauhi. Ia berlutut dan berkata, “Jika Engkau mau, Engkau dapat menahirkan aku.” Yesus tergerak oleh belas kasihan, menyentuh orang itu, dan berkata, “Aku mau. Jadilah tahir!” Seketika penyakitnya lenyap.
Apa Artinya Ini?
Di sini kita melihat siapa Yesus sebenarnya. Allah sendiri berkata dari langit, “Inilah Anak-Ku.” Yesus punya kuasa untuk mengusir roh jahat dan menyembuhkan penyakit yang tak bisa disembuhkan orang lain. Tapi kuasa-Nya tidak membuat-Nya sombong atau jauh dari orang susah. Justru sebaliknya, Ia menyentuh orang yang sakit kusta, orang yang biasanya tidak boleh disentuh siapa pun. Yesus datang bukan untuk ditakuti, tapi untuk menolong orang yang sungguh membutuhkan-Nya.
Alur Besarnya
Sudah lama Allah berjanji akan mengutus seseorang yang mempersiapkan jalan, seperti tertulis dalam kitab nabi-nabi. Yohanes Pembaptis itulah utusannya. Dan Yesus adalah yang dijanjikan itu, Anak Allah yang datang untuk memberitakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Semua penyembuhan dan mukjizat-Nya menunjukkan bahwa Allah sedang menepati janji-Nya untuk memulihkan dunia yang rusak oleh dosa dan sakit.
Untukmu
Yesus bangun pagi-pagi untuk berdoa sebelum melakukan apa pun. Kamu juga bisa berbicara kepada Allah begitu bangun tidur, walaupun hanya beberapa kalimat pendek. Dan seperti Yesus menyentuh orang yang dijauhi semua orang, kamu bisa memilih untuk ramah kepada anak yang biasanya tidak punya teman.
Diskusikan Bersama
Kalau kamu ada di tempat Simon dan Andreas, beranikah kamu langsung meninggalkan pekerjaanmu untuk mengikut Yesus?
Mengapa menurutmu Yesus mau menyentuh orang yang sakit kusta, padahal orang lain menjauhinya?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau punya kuasa besar, tapi hati-Mu penuh belas kasihan. Ajari kami berani mengikut Engkau seperti Simon dan Andreas, dan ajari kami menyayangi orang yang dijauhi orang lain. Amin.
Pertanyaan tentang MARKUS 1
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah MARKUS 1?
Apa yang dikatakan MARKUS 1?
Apa yang MARKUS 1 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari MARKUS 1?
Mengapa MARKUS 1 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Sesudah menyentuh orang kusta itu, Yesus berkata, "Ingatlah, jangan katakan apa pun kepada siapa pun, tetapi pergilah, tunjukkan dirimu kepada imam." Yesus tidak berhenti pada kulit yang bersih. Ia mau orang itu pulang, diakui, duduk kembali di tengah keluarganya. Pemulihanmu pun tidak selesai di ruang doa. Ada meja, ada orang, ada pintu yang harus kamu ketuk lagi.
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak