MIKHA 5
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
Penjelasan
Bayangkan sebuah kota kecil bernama Betlehem. Bukan kota besar dengan tembok tinggi dan banyak tentara. Betlehem itu kecil, hampir tidak ada yang memperhitungkannya. Tapi musuh sedang datang. Pasukan yang kuat mengepung negeri Israel. Mereka memukul pemimpin Israel dengan tongkat, sampai pipinya sakit. Rasanya seperti raksasa sedang mengancam, dan tidak ada yang bisa melawan.
Tapi lalu Allah berbicara lewat Nabi Mikha, dan Dia berkata sesuatu yang mengejutkan. "Betlehem, kamu yang terkecil. Tapi dari kamu akan lahir seseorang yang memerintah Israel." Coba pikirkan, dari kota paling kecil, bukan dari istana besar, akan lahir seorang Raja. Raja ini bukan raja biasa. Allah berkata permulaan-Nya sudah ada sejak dahulu kala, sejak purbakala. Seperti ada rahasia yang sangat tua, tersembunyi, menunggu waktu yang tepat untuk dibuka.
Allah berjanji, Raja ini akan menggembalakan umat-Nya seperti gembala menjaga domba-dombanya. Dengan kekuatan Tuhan sendiri. Umat-Nya akan tinggal dengan aman, tidak perlu takut lagi. Bahkan kalau musuh besar seperti Asyur datang menginjak-injak istana, akan dibangkitkan pemimpin-pemimpin untuk melawan, dan musuh itu akan dikalahkan.
Allah memakai gambaran yang indah. Umat-Nya akan seperti embun pagi yang menyegarkan tanaman. Tapi mereka juga akan seperti singa muda di antara kawanan domba, kuat dan tidak terkalahkan. Dua gambaran yang berbeda, lembut seperti embun, tapi juga berani seperti singa.
Di akhir pasal, Allah berkata Dia akan membersihkan negeri itu. Kuda dan kereta perang yang dibanggakan manusia akan dilenyapkan. Patung-patung berhala yang disembah akan dihancurkan. Allah tidak mau umat-Nya percaya pada senjata atau berhala. Dia mau mereka percaya kepada-Nya saja.
Apa Artinya Ini?
Pesannya adalah ini: Allah tidak memilih yang besar dan hebat menurut mata manusia. Dia memilih Betlehem yang kecil. Dari situlah keselamatan datang. Allah sanggup melakukan hal besar lewat hal yang kelihatannya kecil dan tidak berarti. Itu menguatkan hati siapa saja yang merasa dirinya kecil, tidak penting, atau lemah. Allah bisa memakaimu juga.
Benang Merah
Betlehom yang kecil ini, ratusan tahun kemudian, benar-benar menjadi tempat lahirnya seorang Raja. Namanya Yesus Kristus. Dia lahir di Betlehem, persis seperti yang dikatakan Allah lewat Mikha jauh sebelumnya. Yesus adalah Gembala Agung yang dijanjikan itu. Dia menjaga umat-Nya dengan kasih-Nya sendiri, bukan dengan pedang. Dia membuat umat-Nya aman, bukan dengan tembok kota, tapi dengan kasih-Nya yang mengorbankan diri-Nya sendiri di kayu salib. Allah menepati janji-Nya, meskipun menunggu ratusan tahun lamanya.
Untukmu
Mungkin kamu pernah merasa dirimu kecil, seperti Betlehem. Mungkin kamu bukan yang paling pintar di kelas, atau bukan yang paling kuat saat bermain. Tapi Allah suka memakai yang kecil untuk hal yang besar. Hari ini, kamu bisa berdoa untuk seseorang yang sedang takut, seperti umat Israel yang takut pada musuh. Kamu bisa menjadi "gembala kecil" bagi adikmu atau temanmu, menjaga mereka, menolong mereka, meskipun kamu merasa kecil.
Mari Bicarakan
Mengapa menurutmu Allah memilih kota kecil seperti Betlehem, bukan kota besar?
Pernahkah kamu merasa terlalu kecil untuk melakukan sesuatu yang penting? Apa yang bisa kamu lakukan hari ini, meski kelihatannya kecil?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau lahir di Betlehem yang kecil, untuk menjadi Gembala kami. Tolong aku percaya bahwa Engkau bisa memakai aku juga, meskipun aku merasa kecil. Jagalah aku seperti gembala menjaga dombanya. Amin.
Pertanyaan tentang MIKHA 5
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah MIKHA 5?
Apa yang dikatakan MIKHA 5?
Apa yang MIKHA 5 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari MIKHA 5?
Mengapa MIKHA 5 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Aku akan melenyapkan patung-patung pahatanmu dan tugu-tugu berhalamu dari tengah-tengahmu, sehingga kamu tidak akan lagi sujud menyembah kepada buatan tanganmu." Perhatikan: yang dilenyapkan adalah buatan tangan sendiri. Kita susah payah membangun sesuatu, lalu diam-diam mulai menyembahnya. Mungkin itu sebabnya ada hal yang Tuhan biarkan runtuh dalam hidupmu.
Kiranya tanganmu terangkat atas lawan-lawanmu, dan semua musuhmu dilenyapkan." Kalimat ini diucapkan bukan untuk pasukan besar, melainkan untuk sisa umat yang kecil dan babak belur. Mereka tidak mengangkat tangan sendiri, Allah yang mengangkatnya. Apa yang hari ini membuat tanganmu terkulai? Kemenanganmu tidak lahir dari sisa tenagamu, tetapi dari janji-Nya.
Sisa-sisa Yakub akan berada di tengah-tengah banyak bangsa, seperti embun dari TUHAN." Sisa itu kecil, tercerai di antara bangsa-bangsa yang jauh lebih besar. Tetapi embun turun tanpa menunggu izin manusia. Mungkin kamu merasa terlalu sedikit untuk berarti di tempatmu. Kesegaran yang kamu bawa tidak lahir dari kekuatanmu, tetapi dari langit.
Namun, engkau, hai Betlehem Efrata, yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan tampil bagi-Ku Dia yang akan memerintah Israel." Yerusalem sedang terkepung, dan Allah justru menunjuk ke desa kecil yang nyaris tak dihitung siapa pun. Tempat yang kauanggap terlalu kecil untuk berarti, mungkin justru dari sanalah Dia mulai bekerja.
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak