Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

MAZMUR 105

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

Penjelasan

Bayangkan Yusuf, anak muda yang dijual oleh saudara-saudaranya sendiri. Kakinya diikat rantai besi di penjara Mesir. Pasti dingin dan sakit. Tapi Mazmur ini berkata, Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang besar untuknya.

Setelah bertahun-tahun, raja Mesir memanggil Yusuf keluar dari penjara. Yusuf yang dulu tahanan, sekarang jadi penguasa atas seluruh rumah raja! Lalu keluarga Yusuf, yaitu Israel, datang tinggal di Mesir. Mereka beranak cucu sampai jumlahnya sangat banyak.

Tapi raja Mesir yang baru jadi takut dan membenci mereka. Maka Tuhan mengutus Musa dan Harun. "Pergilah, bebaskan umat-Ku!" Tapi raja tidak mau mendengar. Maka Tuhan mengirim tanda-tanda ajaib yang mendebarkan. Air sungai berubah jadi darah. Katak-katak memenuhi bahkan kamar tidur raja. Lalat dan nyamuk berdengung di mana-mana. Hujan es dan api turun dari langit, menumbangkan pohon-pohon anggur. Lalu belalang datang berbondong-bondong, melahap semua tanaman sampai habis.

Akhirnya raja Mesir menyerah. Umat Tuhan keluar membawa perak dan emas, dengan sukacita dan sorak-sorai! Siang hari awan menudungi mereka dari panas matahari. Malam hari api menerangi jalan mereka di padang gurun yang gelap. Ketika mereka lapar, Tuhan menurunkan burung puyuh dan roti dari langit. Ketika mereka haus, Tuhan membelah batu karang, dan air memancar seperti sungai!

Apa Artinya Ini?

Mazmur ini menceritakan ulang kisah-kisah lama, tapi dengan satu alasan: supaya umat Tuhan ingat. Tuhan tidak lupa janji-Nya. Bertahun-tahun sebelumnya, Tuhan berjanji kepada Abraham akan memberi tanah dan keturunan yang banyak. Ketika keluarga itu masih sangat sedikit jumlahnya, dan hanya pendatang di negeri orang, Tuhan tetap menjaga mereka. Bahkan Tuhan memperingatkan raja-raja, "Jangan menyentuh yang Kuurapi!"

Apakah Tuhan pernah lupa akan umat-Nya dalam cerita ini? Tidak pernah. Sekalipun mereka menunggu lama di penjara seperti Yusuf, atau menjadi budak di Mesir, Tuhan sedang bekerja di baliknya. Itulah sebabnya pemazmur mengajak semua orang bersyukur dan bernyanyi, bukan karena semuanya mudah, tapi karena Tuhan setia.

Benang Merah

Tuhan menjaga janji-Nya kepada Abraham selama ratusan tahun, sampai Ia menggenapinya. Itulah pola yang sama kita lihat pada Yesus Kristus. Tuhan berjanji akan mengirim seseorang untuk menyelamatkan umat-Nya, dan Dia menepatinya, meski butuh waktu sangat lama. Seperti Yusuf yang dulu menderita lalu diangkat jadi penguasa, Yesus juga menderita dulu di kayu salib, sebelum Allah mengangkat-Nya dalam kemuliaan. Tuhan yang membelah laut dan memberi roti dari langit, adalah Tuhan yang sama yang kemudian mengutus Yesus sebagai Roti Hidup bagi kita semua.

Untukmu

Mungkin kamu sedang menunggu sesuatu, menunggu sembuh dari sakit, menunggu teman baik, atau menunggu doa dijawab. Yusuf menunggu bertahun-tahun di penjara sebelum Tuhan menolongnya. Umat Israel menunggu lama sebelum keluar dari Mesir. Tuhan tidak pernah terburu-buru, tapi Dia juga tidak pernah lupa. Cobalah malam ini, sebelum tidur, ucapkan terima kasih kepada Tuhan untuk satu hal kecil yang Dia lakukan hari ini untukmu.

Mari Bicarakan

Menurutmu, bagaimana perasaan Yusuf waktu dia masih di penjara, sebelum tahu Tuhan punya rencana baginya?

Pernahkah kamu menunggu sesuatu dengan sabar, sambil percaya Tuhan tetap menjagamu?

Berdoa Bersama

Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah lupa akan umat-Mu, seperti Engkau tidak melupakan Yusuf dan bangsa Israel. Tolong aku percaya kepada-Mu, bahkan waktu aku harus menunggu lama. Aku bersyukur Engkau selalu menepati janji-Mu. Dalam nama Yesus, amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang MAZMUR 105

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah MAZMUR 105?
Bayangkan Yusuf, anak muda yang dijual oleh saudara-saudaranya sendiri. Kakinya diikat rantai besi di penjara Mesir. Pasti dingin dan sakit. Tapi Mazmur ini berkata, Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang besar untuknya.
Apa yang dikatakan MAZMUR 105?
Tapi raja Mesir yang baru jadi takut dan membenci mereka. Maka Tuhan mengutus Musa dan Harun. "Pergilah, bebaskan umat-Ku!" Tapi raja tidak mau mendengar. Maka Tuhan mengirim tanda-tanda ajaib yang mendebarkan. Air sungai berubah jadi darah. Katak-katak memenuhi bahkan kamar tidur raja.
Apa yang MAZMUR 105 ajarkan tentang Tuhan?
Mazmur ini menceritakan ulang kisah-kisah lama, tapi dengan satu alasan: supaya umat Tuhan ingat. Tuhan tidak lupa janji-Nya. Bertahun-tahun sebelumnya, Tuhan berjanji kepada Abraham akan memberi tanah dan keturunan yang banyak. Ketika keluarga itu masih sangat sedikit jumlahnya, dan hanya pendatang di negeri orang, Tuhan tetap menjaga mereka.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari MAZMUR 105?
Tuhan menjaga janji-Nya kepada Abraham selama ratusan tahun, sampai Ia menggenapinya. Itulah pola yang sama kita lihat pada Yesus Kristus. Tuhan berjanji akan mengirim seseorang untuk menyelamatkan umat-Nya, dan Dia menepatinya, meski butuh waktu sangat lama. Seperti Yusuf yang dulu menderita lalu diangkat jadi penguasa, Yesus juga menderita dulu di kayu salib, sebelum Allah mengangkat-Nya dalam kemuliaan.
Mengapa MAZMUR 105 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah lupa akan umat-Mu, seperti Engkau tidak melupakan Yusuf dan bangsa Israel. Tolong aku percaya kepada-Mu, bahkan waktu aku harus menunggu lama. Aku bersyukur Engkau selalu menepati janji-Mu. Dalam nama Yesus, amin.

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak