MAZMUR 51
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
The Explanation
Mazmur ini ditulis Daud setelah Nabi Natan datang menegurnya. Sebelumnya Daud telah melakukan sesuatu yang sangat jahat: ia mengambil Batsyeba, istri orang lain, dan berusaha menyembunyikan kesalahannya. Untuk waktu yang lama, Daud diam saja, seolah semuanya baik-baik saja. Tetapi Allah mengutus Natan untuk membuka matanya. Mazmur 51 adalah doa Daud sesudah itu, ketika ia akhirnya jujur.
Daud tidak mencari alasan. Ia berkata, "Terhadap Engkau, Engkau saja, aku telah berdosa." Ia tahu persis apa yang telah dilakukannya, dan dosanya itu "terus-menerus di hadapanku", artinya ia tidak bisa melupakannya begitu saja. Daud bahkan berkata bahwa sejak lahir ia sudah membawa kecenderungan untuk berbuat salah. Itu bukan alasan untuk menyalahkan orang lain, melainkan pengakuan bahwa hatinya memang perlu dibersihkan sampai ke akarnya.
Lalu Daud memohon. Ia minta dibasuh, disucikan, diberi hati yang murni dan roh yang teguh. Ia bahkan memakai gambaran hisop, tanaman yang dipakai imam untuk memercikkan darah penyucian, sebagai tanda bahwa ia ingin benar-benar bersih, bukan cuma kelihatan bersih di luar. Ia juga takut kehilangan hubungannya dengan Allah, sehingga ia berdoa, "Jangan membuangku dari hadapan-Mu, dan jangan mengambil Roh Kudus-Mu dariku." Di akhir mazmur, Daud menyadari sesuatu yang penting: Allah tidak butuh kurban sembelihan atau kurban bakaran untuk merasa senang. Yang Allah inginkan adalah hati yang hancur karena menyesal sungguh-sungguh.
What Does This Mean?
Mazmur ini mengajarkan bahwa pertobatan sejati bukan sekadar minta maaf dengan cepat lalu melupakannya. Daud butuh waktu untuk benar-benar jujur pada dirinya sendiri dan pada Allah tentang apa yang telah dilakukannya. Ia tidak menutup-nutupi, tidak mencari alasan, dan tidak berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Yang menarik, Daud tahu bahwa ritual agama, seperti membawa kurban ke mazbah, tidak bisa menggantikan hati yang sungguh menyesal. Allah bukan sedang mencari persembahan yang mahal atau upacara yang rapi. Allah mencari hati yang jujur, yang berani mengaku salah tanpa berpura-pura.
The Common Thread
Daud memohon berdasarkan "kasih setia" Allah, sebuah kata yang sering dipakai untuk menunjuk pada perjanjian, yaitu janji setia Allah kepada umat-Nya yang tidak pernah putus meskipun umat-Nya sering gagal. Daud tahu ia tidak layak diampuni karena perbuatannya, tetapi ia berani berdoa karena mengenal karakter Allah yang penuh kasih setia itu.
Doa Daud tentang hati yang hancur dan remuk juga menunjuk jauh ke depan, kepada Yesus Kristus. Di kayu salib, Yesus sendirilah yang hancur dan remuk, bukan karena dosa-Nya sendiri, melainkan untuk menanggung dosa orang lain. Karena Yesus mau menanggung itu, sekarang setiap orang yang datang kepada Allah dengan hati yang jujur dan hancur karena dosa, sungguh dapat dibasuh, bahkan "menjadi lebih putih daripada salju."
For You
Mungkin kamu pernah melakukan sesuatu yang kamu tahu salah, lalu berharap tidak ada yang tahu. Rasanya berat menyimpan hal itu sendirian, bukan? Daud mengajarkan bahwa langkah paling berani bukanlah menyembunyikan kesalahan, melainkan membawanya kepada Allah dengan jujur, seperti apa adanya.
Kamu tidak perlu takut Allah akan langsung marah dan membuangmu. Daud sendiri tetap berdoa dengan penuh harap, karena ia percaya Allah senang mengampuni orang yang sungguh menyesal. Kali berikutnya kamu melakukan kesalahan, entah kepada temanmu, orang tuamu, atau Allah sendiri, cobalah jangan langsung mencari alasan. Berhentilah sejenak, dan katakan kepada Allah apa yang sebenarnya terjadi.
Talk About It
Mengapa menurutmu Allah lebih senang dengan hati yang jujur daripada dengan persembahan yang besar dan mahal?
Pernahkah kamu merasa sulit untuk mengakui kesalahan kepada Allah atau kepada orang lain? Apa yang membuatnya sulit?
Praying Together
Tuhan, kami juga kadang melakukan hal yang salah dan ingin menyembunyikannya. Ajar kami untuk jujur seperti Daud, berani datang kepada-Mu apa adanya. Terima kasih karena Engkau penuh kasih setia dan tidak pernah menolak hati yang sungguh menyesal. Bersihkan hati kami, dan buat kami baru di dalam-Mu. Dalam nama Yesus, amin.
Pertanyaan tentang MAZMUR 51
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah MAZMUR 51?
Apa yang dikatakan MAZMUR 51?
Apa yang MAZMUR 51 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari MAZMUR 51?
Mengapa MAZMUR 51 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak