Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

WAHYU 13

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

The Explanation

Yohanes berdiri dan melihat ke laut. Air itu bergelombang, dan tiba-tiba keluarlah seekor binatang buas yang mengerikan. Binatang ini punya sepuluh tanduk dan tujuh kepala, dan di setiap kepalanya tertulis nama-nama hinaan terhadap Allah. Tubuhnya seperti macan tutul, kakinya seperti kaki beruang yang kuat, dan mulutnya seperti mulut singa yang siap menerkam. Seekor naga, yaitu si jahat sendiri, memberikan kekuatan dan takhta kepada binatang itu.

Yang aneh, salah satu kepala binatang itu pernah terluka parah, seperti sudah mau mati. Tapi lukanya sembuh. Seluruh dunia terkagum-kagum dan malah menyembah binatang itu. Orang-orang berteriak, "Siapa yang seperti binatang buas ini? Siapa yang berani melawannya?" Binatang itu berbicara sombong, menghina Allah, dan diberi kuasa untuk memerangi orang-orang yang percaya kepada Tuhan selama waktu tertentu.

Lalu muncul binatang kedua, kali ini dari dalam tanah. Tanduknya seperti anak domba yang lembut, tapi suaranya seperti naga yang jahat. Binatang ini membuat tanda-tanda ajaib yang besar, bahkan menurunkan api dari langit di depan mata semua orang. Ia menyuruh orang-orang membuat patung untuk menghormati binatang pertama, lalu membuat patung itu bisa berbicara. Siapa yang tidak mau menyembah patung itu akan dibunuh. Semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, diberi tanda di tangan kanan atau di dahi mereka. Tanpa tanda itu, orang tidak bisa membeli atau menjual apa pun.

What Does This Mean?

Cerita ini memang menakutkan, dan memang begitu adanya. Yohanes ingin umat Allah tahu bahwa akan ada kejahatan besar di dunia, kejahatan yang kelihatan kuat, hebat, bahkan seperti tidak terkalahkan. Binatang buas itu melambangkan kekuatan jahat yang memaksa orang menyembahnya, bukan menyembah Allah. Ia memakai ancaman dan tekanan supaya orang tunduk. Tapi perhatikan baik-baik, binatang itu tidak berkuasa dengan sendirinya. Kekuatannya diberikan oleh naga, dan waktunya dibatasi. Ia tidak bisa berbuat sesukanya selamanya.

The Common Thread

Di tengah cerita ini ada satu kalimat penting, tentang kitab kehidupan milik Anak Domba, yaitu Yesus Kristus. Anak Domba itu telah disembelih, mati di kayu salib bagi kita. Nama orang-orang yang percaya kepada-Nya sudah tertulis di kitab itu sejak dunia dijadikan. Jadi meskipun binatang buas kelihatan hebat dan menakutkan, ada yang jauh lebih kuat dan lebih dulu ada, yaitu Anak Domba yang sudah menang. Kesabaran dan iman orang-orang kudus, itulah yang diminta dari kita, bukan rasa takut yang membuat kita lari, tapi iman yang tetap berpegang pada Yesus Kristus walau keadaan sulit.

For You

Mungkin kamu tidak akan bertemu binatang buas yang sungguhan. Tapi kadang ada hal-hal di sekitarmu yang memaksa kamu melakukan yang tidak benar, supaya diterima teman-teman, supaya dianggap keren. Seperti binatang itu memaksa orang memakai tanda, dunia kadang memaksa kita "memakai tanda" juga, ikut berbohong, ikut mengejek orang lain. Kamu boleh berani berkata tidak. Ingat, namamu sudah tertulis di kitab kehidupan Anak Domba, kalau kamu percaya kepada Yesus Kristus. Itu jauh lebih kuat daripada tekanan apa pun di sekitarmu.

Talk About It

Menurutmu, kenapa orang-orang di cerita ini malah menyembah binatang buas yang jahat itu?

Apa yang membuat kamu berani berkata tidak kalau ada teman yang mengajakmu melakukan hal yang salah?

Praying Together

Tuhan Yesus, terima kasih karena nama kami sudah tertulis di kitab kehidupan-Mu kalau kami percaya kepada-Mu. Tolong kami berani berkata tidak kalau ada yang salah di sekitar kami. Buat kami tetap setia kepada-Mu, apa pun yang terjadi. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang WAHYU 13

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah WAHYU 13?
Yohanes berdiri dan melihat ke laut. Air itu bergelombang, dan tiba-tiba keluarlah seekor binatang buas yang mengerikan. Binatang ini punya sepuluh tanduk dan tujuh kepala, dan di setiap kepalanya tertulis nama-nama hinaan terhadap Allah. Tubuhnya seperti macan tutul, kakinya seperti kaki beruang yang kuat, dan mulutnya seperti mulut singa yang siap menerkam.
Apa yang dikatakan WAHYU 13?
Yang aneh, salah satu kepala binatang itu pernah terluka parah, seperti sudah mau mati. Tapi lukanya sembuh. Seluruh dunia terkagum-kagum dan malah menyembah binatang itu. Orang-orang berteriak, "Siapa yang seperti binatang buas ini? Siapa yang berani melawannya?" Binatang itu berbicara sombong, menghina Allah, dan diberi kuasa untuk memerangi orang-orang yang percaya kepada Tuhan selama waktu tertentu.
Apa yang WAHYU 13 ajarkan tentang Tuhan?
Lalu muncul binatang kedua, kali ini dari dalam tanah. Tanduknya seperti anak domba yang lembut, tapi suaranya seperti naga yang jahat. Binatang ini membuat tanda-tanda ajaib yang besar, bahkan menurunkan api dari langit di depan mata semua orang. Ia menyuruh orang-orang membuat patung untuk menghormati binatang pertama, lalu membuat patung itu bisa berbicara.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari WAHYU 13?
Cerita ini memang menakutkan, dan memang begitu adanya. Yohanes ingin umat Allah tahu bahwa akan ada kejahatan besar di dunia, kejahatan yang kelihatan kuat, hebat, bahkan seperti tidak terkalahkan. Binatang buas itu melambangkan kekuatan jahat yang memaksa orang menyembahnya, bukan menyembah Allah.
Mengapa WAHYU 13 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Di tengah cerita ini ada satu kalimat penting, tentang kitab kehidupan milik Anak Domba, yaitu Yesus Kristus. Anak Domba itu telah disembelih, mati di kayu salib bagi kita. Nama orang-orang yang percaya kepada-Nya sudah tertulis di kitab itu sejak dunia dijadikan. Jadi meskipun binatang buas kelihatan hebat dan menakutkan, ada yang jauh lebih kuat dan lebih dulu ada, yaitu Anak Domba yang sudah menang.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 1

Yohanes berdiri di tepi pantai, dan dari laut yang bergolak naiklah seekor binatang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dengan nama hujat di kepalanya. Gambaran ini menakutkan, tapi perhatikan: binatang itu keluar dari laut, simbol kekacauan bangsa-bangsa. Kekuasaan yang menghujat Allah sering lahir dari keresahan dunia yang tak mengenal Dia.

Hari ini, saat kamu melihat berita atau merasa ombak zaman ini terlalu besar, ingatlah, Yohanes menulis ini justru untuk menguatkan jemaat yang tertindas. Binatang itu nyata, tapi ia bukan yang terakhir bicara.

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak