Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

ZAKHARIA 6

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

Penjelasan

Zakharia sedang duduk, mungkin pada malam hari, ketika ia melihat sesuatu yang membuatnya terkesima. Ia mengangkat matanya, dan tiba-tiba ada empat kereta kuda yang keluar dari antara dua gunung. Gunung-gunung itu bukan gunung biasa, gunung itu terbuat dari perunggu, mengkilap seperti logam yang keras.

Kereta pertama ditarik kuda-kuda merah. Kereta kedua ditarik kuda-kuda hitam. Kereta ketiga ditarik kuda-kuda putih. Dan kereta keempat ditarik kuda-kuda berbintik yang kuat sekali. Bayangkan suara kaki kuda yang menghentak tanah, debu yang beterbangan, kereta yang berderak keluar dari celah gunung.

Zakharia bingung. Ia bertanya kepada malaikat yang ada di sampingnya, “Apakah arti semua ini, Tuanku?” Malaikat itu menjawab, “Inilah empat roh dari surga, yang keluar setelah menghadap Tuhan semesta bumi.” Jadi kereta-kereta ini bukan sekadar kuda biasa. Mereka diutus oleh Tuhan sendiri, seperti penjaga yang disuruh raja untuk memeriksa seluruh negeri.

Kereta kuda hitam pergi ke Tanah Utara. Kereta kuda putih mengikutinya. Kereta kuda berbintik pergi ke Tanah Selatan. Kuda-kuda yang kuat itu berkata, “Pergi, jelajahilah bumi!” Maka mereka pun pergi menjelajah, sampai ke ujung-ujung bumi. Lalu malaikat memanggil Zakharia dan berkata, mereka pergi ke Tanah Utara untuk menenangkan Roh Tuhan di sana. Tuhan sedang mengawasi seluruh bumi, dan Dia membawa ketenangan ke tempat yang bergolak.

Apa Artinya Ini?

Bayangkan seorang raja yang mengutus penjaga ke segala penjuru untuk melihat apakah semuanya aman. Begitulah Tuhan. Dia tidak duduk diam di surga sambil tidak peduli dengan bumi. Dia mengutus, Dia mengawasi, dan Dia membawa damai ke tempat-tempat yang kacau. Umat Israel baru saja kembali dari pembuangan, dari negeri yang jauh. Mereka mungkin takut, apakah Tuhan masih memperhatikan mereka? Penglihatan ini menjawab: ya, Tuhan sedang bekerja, bahkan di tempat yang tidak terlihat.

Lalu ceritanya berpindah. Tuhan menyuruh Zakharia mengambil perak dan emas dari beberapa orang yang baru pulang dari Babel, namanya Heldai, Tobia, dan Yedaya. Dari logam itu, Zakharia harus membuat sebuah mahkota. Mahkota itu ditaruh bukan di kepala raja, tetapi di kepala Imam Besar Yosua. Aneh, bukan? Seorang imam memakai mahkota, seperti raja.

Benang Merah

Tuhan memberi nama kepada orang yang akan datang itu, namanya Tunas. Ia akan bertunas, seperti tunas kecil yang tumbuh dari batang yang tampak mati, dan ia akan membangun Bait Tuhan. Ia akan duduk dan memerintah di takhtanya, menjadi imam sekaligus raja, dan nasihat damai sejahtera akan ada di antara keduanya.

Inilah yang indah. Jauh sebelum Yesus Kristus lahir, Tuhan sudah menunjukkan gambaran-Nya. Yesus adalah Tunas itu, Dia adalah Raja sekaligus Imam. Dia membangun rumah Tuhan yang sesungguhnya, bukan dari batu, tetapi dari orang-orang yang percaya kepada-Nya. Dialah yang membawa damai sejahtera sejati, damai yang jauh lebih besar daripada kuda-kuda yang menjelajahi bumi.

Untukmu

Ketika kamu merasa dunia terasa kacau, ingatlah, Tuhan sedang mengawasi, seperti kereta-kereta yang pergi menjelajahi bumi itu. Kamu bisa berdoa untuk orang-orang yang kamu kenal sedang sedih atau takut, dan percaya bahwa Tuhan membawa damai ke sana, sama seperti Dia menenangkan Tanah Utara. Kamu juga bisa bersyukur, karena Yesus adalah Raja dan Imam yang membawa damai bagimu, bukan dengan kuda dan kereta, tetapi dengan kasih-Nya.

Mari Bicarakan

Jika kamu bisa melihat kereta-kereta Tuhan pergi menjelajahi bumi, ke mana kamu ingin mereka pergi dan membawa damai?

Apa artinya bagimu bahwa Yesus menjadi Raja sekaligus Imam yang membawa damai sejahtera?

Berdoa Bersama

Tuhan, terima kasih karena Engkau mengawasi seluruh bumi dan tidak pernah berhenti bekerja. Terima kasih untuk Yesus, Tunas yang Engkau janjikan, yang membawa damai sejati bagi kami. Tolong kami percaya bahwa Engkau bekerja bahkan ketika kami tidak melihatnya. Dalam nama Yesus kami berdoa, amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang ZAKHARIA 6

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah ZAKHARIA 6?
Zakharia sedang duduk, mungkin pada malam hari, ketika ia melihat sesuatu yang membuatnya terkesima. Ia mengangkat matanya, dan tiba-tiba ada empat kereta kuda yang keluar dari antara dua gunung. Gunung-gunung itu bukan gunung biasa, gunung itu terbuat dari perunggu, mengkilap seperti logam yang keras.
Apa yang dikatakan ZAKHARIA 6?
Zakharia bingung. Ia bertanya kepada malaikat yang ada di sampingnya, “Apakah arti semua ini, Tuanku?” Malaikat itu menjawab, “Inilah empat roh dari surga, yang keluar setelah menghadap Tuhan semesta bumi.” Jadi kereta-kereta ini bukan sekadar kuda biasa. Mereka diutus oleh Tuhan sendiri, seperti penjaga yang disuruh raja untuk memeriksa seluruh negeri.
Apa yang ZAKHARIA 6 ajarkan tentang Tuhan?
Bayangkan seorang raja yang mengutus penjaga ke segala penjuru untuk melihat apakah semuanya aman. Begitulah Tuhan. Dia tidak duduk diam di surga sambil tidak peduli dengan bumi. Dia mengutus, Dia mengawasi, dan Dia membawa damai ke tempat-tempat yang kacau. Umat Israel baru saja kembali dari pembuangan, dari negeri yang jauh.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari ZAKHARIA 6?
Tuhan memberi nama kepada orang yang akan datang itu, namanya Tunas. Ia akan bertunas, seperti tunas kecil yang tumbuh dari batang yang tampak mati, dan ia akan membangun Bait Tuhan. Ia akan duduk dan memerintah di takhtanya, menjadi imam sekaligus raja, dan nasihat damai sejahtera akan ada di antara keduanya.
Mengapa ZAKHARIA 6 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Ketika kamu merasa dunia terasa kacau, ingatlah, Tuhan sedang mengawasi, seperti kereta-kereta yang pergi menjelajahi bumi itu. Kamu bisa berdoa untuk orang-orang yang kamu kenal sedang sedih atau takut, dan percaya bahwa Tuhan membawa damai ke sana, sama seperti Dia menenangkan Tanah Utara.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 5

Inilah keempat roh langit yang keluar setelah berdiri di hadapan Tuhan seluruh bumi." Perhatikan urutannya: berdiri dulu, baru keluar. Kereta-kereta itu tidak berlari ke mana pun sebelum menghadap Dia. Kamu yang sudah sibuk bergerak sejak pagi, pernahkah hari ini kamu berdiri diam di hadapan-Nya lebih dahulu?

Wawasan Editorial pada ayat 9

Kemudian, firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya," Kalimat sependek itu mudah dilewati. Padahal di situlah semuanya bermula: sebelum ada mahkota, sebelum bait itu berdiri, ada suara. Allah berbicara lebih dulu, kepada satu orang, di tengah puing. Mungkin kamu sedang menunggu perubahan besar. Sering kali itu dimulai dari satu kalimat yang kamu dengar dan kamu percayai.

Wawasan Editorial pada ayat 12

Tunas. Bukan pohon besar, bukan kemegahan, hanya sesuatu kecil yang mendorong keluar dari tanah yang tampak mati. Kepada umat yang baru pulang dari pembuangan, dengan bait yang masih puing, Tuhan berkata: "Lihatlah, ada seorang yang bernama Tunas! Dia akan bertunas dari tempatnya dan Dia akan membangun bait TUHAN." Yang membangun bukan kamu. Dia. Apa yang sedang kamu paksa selesaikan sendiri hari ini?

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak