Untuk anak usia 3 hingga 6 tahun

1 KORINTUS 11

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)

Alkitab

Penjelasan

Malam itu gelap. Yesus duduk bersama teman-teman-Nya. Di meja ada roti. Roti itu hangat. Baunya enak sekali.

Yesus mengambil roti itu. Ia memegangnya dengan kedua tangan. Ia berterima kasih kepada Allah. Lalu, krek, Ia memecah roti itu. Potongan-potongan kecil.

Yesus memberikan roti itu kepada teman-teman-Nya. Ia berkata, "Inilah tubuh-Ku. Untukmu." Teman-teman-Nya menerima roti itu. Mereka memakannya pelan-pelan.

Habis makan, Yesus mengambil cawan. Di dalamnya ada air anggur, merah seperti darah. Yesus berkata lagi, "Cawan ini perjanjian baru. Dalam darah-Ku." Teman-teman-Nya minum dari cawan itu, satu per satu.

Apa Artinya Ini?

Yesus berkata sesuatu yang penting. Ia berkata, "Lakukanlah ini untuk mengingat Aku."

Jadi roti itu bukan roti biasa. Ini roti untuk mengingat Yesus. Cawan itu bukan minuman biasa. Ini untuk mengingat Yesus juga.

Setiap kali orang makan roti ini, mereka ingat Yesus. Mereka ingat, Yesus mengasihi mereka. Sangat, sangat mengasihi mereka.

Benang Merah

Yesus tahu, Ia akan pergi. Ia akan mati di kayu salib. Tapi Ia tidak mau teman-teman-Nya lupa.

Maka Ia memberi mereka roti dan cawan. Supaya setiap kali mereka makan dan minum itu, mereka ingat. Mereka ingat, Yesus memberikan diri-Nya. Untuk mereka. Karena Ia sayang.

Itulah mengapa sampai sekarang, orang-orang yang percaya kepada Yesus masih makan roti ini. Mereka masih minum dari cawan ini. Mereka masih mengingat Yesus. Terus, dan terus, sampai Yesus datang kembali.

Untukmu

Coba pejamkan matamu sebentar. Bayangkan roti hangat di tanganmu. Bayangkan Yesus memberikannya kepadamu.

Yesus berkata, "Ini untukmu." Untuk kamu juga. Yesus mengasihi kamu, seperti Ia mengasihi teman-teman-Nya dulu.

Lain kali kamu makan roti di rumah, kamu boleh ingat Yesus. Kamu boleh berkata, "Terima kasih, Yesus, karena Engkau mengasihiku."

Mari Bicarakan

Apa yang dilakukan Yesus dengan roti itu?

Mengapa Yesus ingin kita mengingat-Nya?

Mari Berdoa

Tuhan Yesus, terima kasih untuk roti itu. Terima kasih Engkau mengasihiku. Aku mau ingat Engkau, setiap hari. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang 1 KORINTUS 11

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah 1 KORINTUS 11?
Yesus mengambil roti itu. Ia memegangnya dengan kedua tangan. Ia berterima kasih kepada Allah. Lalu, krek, Ia memecah roti itu. Potongan-potongan kecil.
Apa yang dikatakan 1 KORINTUS 11?
Yesus memberikan roti itu kepada teman-teman-Nya. Ia berkata, "Inilah tubuh-Ku. Untukmu." Teman-teman-Nya menerima roti itu. Mereka memakannya pelan-pelan.
Apa yang 1 KORINTUS 11 ajarkan tentang Tuhan?
Habis makan, Yesus mengambil cawan. Di dalamnya ada air anggur, merah seperti darah. Yesus berkata lagi, "Cawan ini perjanjian baru. Dalam darah-Ku." Teman-teman-Nya minum dari cawan itu, satu per satu.
Apa yang dapat dipelajari balita dari 1 KORINTUS 11?
Jadi roti itu bukan roti biasa. Ini roti untuk mengingat Yesus. Cawan itu bukan minuman biasa. Ini untuk mengingat Yesus juga.
Mengapa 1 KORINTUS 11 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Maka Ia memberi mereka roti dan cawan. Supaya setiap kali mereka makan dan minum itu, mereka ingat. Mereka ingat, Yesus memberikan diri-Nya. Untuk mereka. Karena Ia sayang.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 12

Perempuan berasal dari laki-laki, tetapi setiap laki-laki dilahirkan dari rahim seorang perempuan. Lalu Paulus menutup perhitungan itu: "Namun, segala sesuatu berasal dari Allah." Tidak ada sisa ruang untuk merasa lebih tinggi. Kalau hari ini kamu masih memandang seseorang dari atas, ingat: kamu pun pernah sepenuhnya bergantung pada orang lain, dan pada Allah.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak

For parents and teachers: Ditulis khusus untuk dibacakan kepada anak usia 3 hingga 6 tahun. Gunakan sebagai titik awal untuk berbincang dengan anak Anda, bukan sebagai satu-satunya sumber. This explanation is generated automatically by language models. While we strive for theological soundness, the software can make mistakes.

© 2026 Faith.Network. Hak cipta dilindungi.

Faith.network adalah pelayanan dari Faith.network · KvK 84972599 · connect@faith.network