1 TIMOTIUS 5
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)
The Explanation
Paulus menulis surat kepada Timotius, sahabatnya. Timotius memimpin gereja, tempat orang-orang berkumpul untuk berdoa dan bernyanyi bagi Tuhan. Paulus berkata, perlakukan orang-orang di gereja seperti keluargamu sendiri. Kakek tua, sayangi dia seperti bapamu. Anak muda, sayangi dia seperti saudaramu. Nenek tua, sayangi dia seperti ibumu. Anak perempuan muda, sayangi dia seperti saudarimu.
Lalu Paulus bercerita tentang nenek-nenek yang sendirian. Suami mereka sudah meninggal. Anak-anak mereka jauh, atau sudah tiada. Nenek-nenek itu duduk sendiri di rumahnya yang sepi. Tidak ada suara langkah kaki, tidak ada suara tawa. Tapi siang dan malam, nenek itu berbicara kepada Allah. Ia berdoa waktu matahari terbit. Ia berdoa lagi waktu bintang muncul. Ia berharap hanya kepada Allah, sebab hanya Allah yang selalu ada untuknya.
Paulus berkata, gereja harus menolong nenek-nenek yang sendirian itu. Bawakan mereka makanan hangat. Duduklah di sampingnya, pegang tangannya yang keriput. Dengarkan cerita-ceritanya yang panjang. Tapi kalau nenek itu punya anak atau cucu, merekalah yang harus menjaganya lebih dulu. Itu menyenangkan hati Allah, kata Paulus.
Paulus juga berkata, hormatilah orang-orang yang memimpin gereja dan mengajar tentang Tuhan. Mereka bekerja keras, seperti petani yang bekerja di ladang. Mereka layak dihormati.
What Does This Mean?
Coba bayangkan nenek itu. Duduk di kursi tuanya, tangannya terlipat. Rumahnya sunyi. Tapi lihat, bibirnya bergerak pelan. Ia sedang berbicara. Ia sedang berdoa kepada Allah. Allah mendengar setiap kata yang dibisikkannya, siang maupun malam. Nenek itu tidak sendirian, sebab Allah menemaninya.
Paulus mau supaya orang-orang di gereja mengetuk pintu rumah nenek itu. Membawakan roti yang masih hangat, baunya harum sekali. Memeluknya erat-erat. Sebab begitulah keluarga, saling menjaga, saling menyayangi, tidak membiarkan siapa pun sendirian.
The Common Thread
Yesus juga menyayangi orang yang sendirian. Dia mendekati mereka yang duduk sendiri di pinggir jalan. Dia memegang tangan yang gemetar. Allah berkata kepada nenek yang sendirian itu, engkau boleh berharap kepada-Ku. Aku mendengarmu siang dan malam, tidak pernah Aku menutup telinga-Ku. Itulah janji Allah, Dia tidak pernah meninggalkan orang yang berseru kepada-Nya.
For You
Apakah kau punya kakek atau nenek? Peluklah dia hari ini, erat-erat. Duduklah di sampingnya, dengarkan ceritanya sampai selesai. Kalau kau tahu ada nenek yang sendirian di gerejamu, ajak mama membawakannya kue kesukaanmu. Ketuk pintunya bersama-sama. Itu membuat hati Allah senang sekali, seperti kata Paulus tadi.
Talk About It
Siapa nenek atau kakek yang bisa kamu peluk hari ini? Apa yang bisa kamu bawakan untuk orang yang sendirian?
Praying Together
Tuhan, terima kasih untuk kakek dan nenek. Tolong yang sendirian di rumahnya. Dekatkan kami dengan mereka. Buat hati kami suka menolong. Amin.
Pertanyaan tentang 1 TIMOTIUS 5
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah 1 TIMOTIUS 5?
Apa yang dikatakan 1 TIMOTIUS 5?
Apa yang 1 TIMOTIUS 5 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari balita dari 1 TIMOTIUS 5?
Mengapa 1 TIMOTIUS 5 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Para penatua yang memimpin dengan baik harus dianggap layak menerima penghormatan ganda, terutama mereka yang bekerja keras dalam pemberitaan firman dan pengajaran." Bekerja keras di sini berarti lelah sampai terkuras. Yang kamu dengar tiga puluh menit di mimbar lahir dari malam-malam panjang yang tak pernah kamu lihat. Kapan terakhir kamu menghormatinya, bukan menilainya?
Namun, janda yang hidup dalam kesenangan, sudah mati meskipun ia masih hidup." Ayat sebelumnya bicara tentang janda yang berharap pada Allah dan berdoa siang malam. Paulus menaruh dua hidup bersebelahan: satu bernapas tapi kosong, satu rapuh tapi hidup. Napasmu bukan jaminan. Yang menentukan adalah ke mana hatimu berlabuh setiap pagi.
Paulus tidak menyuruh janda-janda muda menghilang dari hidup. Ia justru mengarahkan mereka kembali ke hal-hal yang biasa: "menikah lagi, memiliki anak, mengurus rumah tangganya." Kesaksian yang paling meyakinkan sering lahir di dapur dan di meja makan, bukan di panggung. Dan ada alasannya: "tidak memberi kesempatan kepada musuh untuk memfitnah." Hidupmu yang tenang dan bersih bisa menutup mulut yang sedang mencari celah.
Perhatikan urutannya: "mereka menjadi terbiasa bermalas-malasan," lalu menjadi "tukang gosip dan suka mencampuri urusan orang lain." Gosip jarang lahir dari niat jahat. Ia lahir dari waktu kosong yang tidak diberi arah. Hatimu selalu mencari sesuatu untuk diisi. Hari ini, kamu isi dengan apa?
Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?
Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak