Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

2 RAJA-RAJA 4

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

Penjelasannya

Di kota Sunem, tinggal seorang ibu yang baik hati. Rumahnya hangat dan nyaman. Ia punya suami yang baik juga. Nabi Elisa sering lewat kota itu. Ibu itu selalu mengundangnya makan. Roti hangat, air segar, dan tempat duduk yang empuk. Ibu itu tersenyum setiap kali melihat Elisa datang.

Suatu hari ibu itu berkata kepada suaminya, "Mari kita buatkan kamar kecil untuknya." Mereka membangun kamar di atas rumah. Dindingnya dari batu, kokoh dan sejuk. Ada tempat tidur, meja, dan kursi. Ada juga lampu kecil yang menyala di malam hari. Supaya Elisa bisa istirahat setiap kali singgah.

Elisa senang sekali. Ia bertanya, "Apa yang bisa kulakukan untukmu?" Ibu itu tidak punya anak. Hatinya sering sedih karena itu. Elisa berkata, "Tahun depan, kamu akan menggendong anak laki-laki." Ibu itu kaget. "Jangan bohong kepadaku," katanya pelan. Tapi benar saja, setahun kemudian, lahirlah seorang anak laki-laki. Kecil, mungil, menangis keras. Ibu itu sangat bahagia.

Apa Artinya Ini?

Anak itu tumbuh besar. Ia suka berlari-lari di ladang. Ayahnya sedang menuai gandum di sana. Matahari terik hari itu. Tiba-tiba anak itu memegang kepalanya. "Aduh, kepalaku, kepalaku!" katanya. Ayahnya kaget. Ia menyuruh pelayan membawa anak itu pulang.

Anak itu duduk di pangkuan ibunya. Diam. Sangat diam. Sampai tengah hari, anak itu mati. Rumah itu sunyi. Sangat sunyi.

Ibu itu sedih sekali, tapi ia tidak menangis dulu. Ia membaringkan anaknya di kamar kecil milik Elisa. Ia menutup pintu pelan-pelan. Lalu ia naik keledai. Cepat-cepat menuju Gunung Karmel, tempat Elisa berada.

Benang Merahnya

Dari jauh, Elisa sudah melihatnya datang. Sampai di sana, ibu itu memegang kaki Elisa erat-erat. "Hatiku sakit sekali," katanya. Elisa pun pergi ke rumah itu bersamanya.

Ia masuk kamar, menutup pintu, lalu berdoa kepada TUHAN. Ia berbaring di atas anak itu. Mulutnya di atas mulut anak itu. Tangannya di atas tangan anak itu. Perlahan, tubuh anak itu mulai terasa hangat lagi.

Elisa bangun. Ia berjalan mondar-mandir. Lalu ia berbaring lagi di atas anak itu. Dan tiba-tiba, anak itu bersin. Satu kali. Dua kali. Terus sampai tujuh kali! Lalu anak itu membuka matanya. Ia hidup lagi!

TUHAN yang memberi nafas hidup itu kembali kepadanya. Lama kemudian, Yesus juga membuat orang mati hidup lagi. Sebab Dia adalah Tuhan atas hidup dan mati.

Untukmu

Kalau kamu sedih, kamu boleh lari kepada Tuhan. Seperti ibu itu lari kepada Elisa. Kamu tidak perlu takut untuk bercerita kepada-Nya. Tuhan selalu mau mendengar. Dia sayang kamu, seperti Dia sayang anak kecil itu. Dia bisa menolong. Bahkan waktu semuanya terasa gelap dan sedih sekali.

Yuk, Bicarakan

Menurutmu, bagaimana perasaan ibu itu waktu anaknya hidup lagi?

Kalau kamu sedih, kepada siapa kamu bisa berlari?

Mari Berdoa

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau punya kuasa atas hidup. Kalau aku sedih, tolong aku ingat untuk datang kepada-Mu. Terima kasih karena Engkau selalu mendengarku. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang 2 RAJA-RAJA 4

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah 2 RAJA-RAJA 4?
Di kota Sunem, tinggal seorang ibu yang baik hati. Rumahnya hangat dan nyaman. Ia punya suami yang baik juga. Nabi Elisa sering lewat kota itu. Ibu itu selalu mengundangnya makan. Roti hangat, air segar, dan tempat duduk yang empuk. Ibu itu tersenyum setiap kali melihat Elisa datang.
Apa yang dikatakan 2 RAJA-RAJA 4?
Elisa senang sekali. Ia bertanya, "Apa yang bisa kulakukan untukmu?" Ibu itu tidak punya anak. Hatinya sering sedih karena itu. Elisa berkata, "Tahun depan, kamu akan menggendong anak laki-laki." Ibu itu kaget. "Jangan bohong kepadaku," katanya pelan.
Apa yang 2 RAJA-RAJA 4 ajarkan tentang Tuhan?
Anak itu duduk di pangkuan ibunya. Diam. Sangat diam. Sampai tengah hari, anak itu mati. Rumah itu sunyi. Sangat sunyi.
Apa yang dapat dipelajari balita dari 2 RAJA-RAJA 4?
Dari jauh, Elisa sudah melihatnya datang. Sampai di sana, ibu itu memegang kaki Elisa erat-erat. "Hatiku sakit sekali," katanya. Elisa pun pergi ke rumah itu bersamanya.
Mengapa 2 RAJA-RAJA 4 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Elisa bangun. Ia berjalan mondar-mandir. Lalu ia berbaring lagi di atas anak itu. Dan tiba-tiba, anak itu bersin. Satu kali. Dua kali. Terus sampai tujuh kali! Lalu anak itu membuka matanya. Ia hidup lagi!

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 16

Jangan, Tuanku, hamba Allah, jangan berdusta kepada hambamu ini." Perempuan Sunem itu tidak menolak Tuhan, dia hanya takut berharap lagi. Ada luka yang sudah lama kita diamkan sampai janji pun terasa kejam. Tuhan tidak marah atas ketakutannya. Setahun kemudian anak itu ada dalam dekapannya. Apa yang kau takut harapkan hari ini?

Wawasan Editorial pada ayat 31

Gehazi membawa tongkat yang benar, dari nabi yang benar, dan meletakkannya tepat di muka anak itu. "Tetapi tidak ada suara atau tanda-tanda kehidupan." Kadang kita pun mengulang cara yang dulu berhasil: rumus doa, ayat hafalan, kebiasaan rohani, sementara hati kita jauh. Elisa akhirnya harus datang sendiri, membungkuk, menyentuh anak itu. Tuhan tidak mau diwakili oleh benda. Dia mau hadir.

Wawasan Editorial pada ayat 23

Anaknya baru saja mati di pangkuannya, dan suaminya bertanya, "Mengapa engkau hendak pergi kepadanya hari ini? Ini bukan bulan baru ataupun hari Sabat." Seolah Tuhan hanya bisa didatangi pada jadwal tertentu. Perempuan itu menjawab singkat, "Damai," lalu berangkat. Dukamu tidak perlu menunggu hari ibadah. Pergilah sekarang.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak