Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

YEHEZKIEL 32

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

Penjelasan Yehezkiel 32 untuk Anak Usia 3-5 Tahun

Penjelasan Firman

Namanya Firaun. Ia raja Mesir yang besar. Firaun suka melihat dirinya sendiri. Ia merasa sangat kuat. Seperti singa muda, katanya. Tapi Tuhan berkata, bukan. Firaun itu seperti naga besar di sungai. Ia mengibas-ibaskan kakinya. Air yang bersih jadi keruh. Semua ikan jadi takut.

Tuhan melihat itu. Tuhan tahu Firaun terlalu sombong. Tuhan berkata kepada Yehezkiel, "Katakan kepada Firaun." Tuhan mau Firaun tahu, Dialah yang punya kuasa. Bukan Firaun.

Tuhan berkata akan ada jala besar. Seperti jala untuk menangkap ikan. Tuhan akan memakai jala itu untuk Firaun. Lalu langit akan gelap. Matahari ditutup awan. Bulan tidak bersinar. Semua bintang disembunyikan. Gelap sekali, karena Firaun jatuh.

Apa Artinya Ini?

Firaun pikir dialah raja paling hebat. Tidak ada yang lebih kuat darinya, pikirnya. Tapi Tuhan berkata, lihat baik-baik. Ada raja Babel yang akan datang. Pedangnya tajam sekali. Firaun yang gagah itu akan rebah. Sama seperti raja-raja lain dahulu. Asyur, Elam, Edom, mereka semua sudah rebah lebih dulu. Mereka semua pernah merasa kuat. Tapi sekarang mereka diam di liang kubur.

Tuhan mau Firaun mengerti satu hal. "Mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN." Bukan Firaun yang memegang dunia ini. Tuhan yang memegangnya.

Benang Merah

Di dalam Alkitab, banyak raja merasa diri besar. Firaun salah satunya. Tapi hanya ada satu Raja yang sungguh besar selamanya. Namanya Tuhan Yesus. Dia tidak sombong seperti Firaun. Dia malah rendah hati. Dia mau menjadi kecil, supaya kita bisa dekat dengan-Nya. Yesus tidak perlu mengibas-ibaskan air seperti naga. Ia cukup berkata satu kata, dan angin pun diam. Dialah Raja yang sebenarnya.

Sikapmu

Kadang kamu juga ingin merasa paling hebat. Paling cepat lari, paling tinggi loncatnya. Itu boleh senang, tapi ingat ya. Tuhan yang memberimu kaki untuk lari. Tuhan yang memberimu kekuatan untuk loncat. Jangan seperti Firaun yang lupa itu. Bilang terima kasih kepada Tuhan. Dialah yang sungguh besar, bukan kita.

Yuk, Bercerita

Menurutmu, kenapa Firaun merasa dirinya paling hebat?

Siapa yang sebenarnya paling berkuasa di dunia ini, menurut cerita tadi?

Mari Berdoa

Tuhan Yesus, Engkau Raja yang besar. Lebih besar dari Firaun. Lebih besar dari siapa pun. Tolong aku tidak sombong seperti dia. Aku mau berterima kasih kepada-Mu saja. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang YEHEZKIEL 32

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah YEHEZKIEL 32?
Namanya Firaun. Ia raja Mesir yang besar. Firaun suka melihat dirinya sendiri. Ia merasa sangat kuat. Seperti singa muda, katanya. Tapi Tuhan berkata, bukan. Firaun itu seperti naga besar di sungai. Ia mengibas-ibaskan kakinya. Air yang bersih jadi keruh. Semua ikan jadi takut.
Apa yang dikatakan YEHEZKIEL 32?
Tuhan melihat itu. Tuhan tahu Firaun terlalu sombong. Tuhan berkata kepada Yehezkiel, "Katakan kepada Firaun." Tuhan mau Firaun tahu, Dialah yang punya kuasa. Bukan Firaun.
Apa yang YEHEZKIEL 32 ajarkan tentang Tuhan?
Tuhan berkata akan ada jala besar. Seperti jala untuk menangkap ikan. Tuhan akan memakai jala itu untuk Firaun. Lalu langit akan gelap. Matahari ditutup awan. Bulan tidak bersinar. Semua bintang disembunyikan. Gelap sekali, karena Firaun jatuh.
Apa yang dapat dipelajari balita dari YEHEZKIEL 32?
Firaun pikir dialah raja paling hebat. Tidak ada yang lebih kuat darinya, pikirnya. Tapi Tuhan berkata, lihat baik-baik. Ada raja Babel yang akan datang. Pedangnya tajam sekali. Firaun yang gagah itu akan rebah. Sama seperti raja-raja lain dahulu. Asyur, Elam, Edom, mereka semua sudah rebah lebih dulu.
Mengapa YEHEZKIEL 32 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan mau Firaun mengerti satu hal. "Mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN." Bukan Firaun yang memegang dunia ini. Tuhan yang memegangnya.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 19

Siapakah yang kamu lampaui dalam keindahan? Turunlah, dan berbaringlah bersama orang-orang yang tidak bersunat." Pertanyaan itu dilemparkan kepada Mesir yang megah, dan tidak ada jawaban. Semua kemegahan itu akhirnya diminta turun dan berbaring, sama rata dengan yang lain. Apa yang hari ini membuatmu merasa sedikit lebih tinggi dari orang di sebelahmu?

Wawasan Editorial pada ayat 7

Ketika Aku memadamkanmu, Aku akan menutupi langit dan menggelapkan bintang-bintangnya." Mesir menyembah matahari, dan Firaun dianggap seterang itu. Saat ia padam, seluruh langit ikut gelap. Mungkin kamu pernah merasakannya: satu hal runtuh, dan hidup terasa habis. Tetapi tangan yang menggelapkan langit itu bukan tangan asing. Itu tangan Tuhan, dan Dia sendiri tidak pernah padam.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak