Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

NAHUM 2

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

Penjelasan

Ada kota yang sangat besar. Namanya Niniwe. Temboknya tinggi sekali. Pintu gerbangnya besar. Tapi di dalam kota itu, orang-orangnya jahat. Mereka suka menyakiti orang lain, seperti singa yang menerkam.

Lalu, pada suatu hari, pasukan datang menyerang Niniwe. Perisai mereka merah seperti darah. Kereta mereka berkilat-kilat, seperti obor menyala di malam hari. Kereta itu berlari cepat sekali, secepat kilat.

Pasukan itu berlari ke tembok kota. Mereka membawa alat besar untuk mendobrak pintu. Lalu, pintu gerbang kota terbuka. Semua orang di dalam istana jadi panik dan takut.

Orang-orang berteriak, "Berhenti! Berhenti!" Tapi tidak ada yang berhenti. Harta emas dan perak diambil semua. Kota yang tadinya ramai, sekarang jadi sunyi. Hati orang-orang hancur. Lutut mereka gemetar.

Apa Artinya Ini?

Dulu, Niniwe seperti sarang singa. Singa itu menerkam, lalu membawa pulang makanan untuk anak-anaknya. Niniwe juga begitu. Suka merebut dan menyakiti.

Tapi Tuhan melihat semuanya. Tuhan berkata, "Aku akan menjadi lawanmu." Tuhan berkata, "Aku akan membakar keretamu." Tuhan berkata, "Aku akan menghentikan singa-singa itu."

Singa yang paling galak pun, tidak lebih kuat dari Tuhan. Tuhan bisa menghentikan siapa saja yang suka menyakiti orang lain.

Benang Merah

Tuhan tidak hanya menghentikan yang jahat. Tuhan juga berjanji memulihkan umat-Nya, Yakub dan Israel. Seperti pohon yang rantingnya patah, lalu ditumbuhkan lagi.

Tuhan memang membenci kejahatan. Tapi Tuhan mengasihi umat-Nya. Nanti, Tuhan mengutus Yesus. Yesus datang untuk menyelamatkan orang yang disakiti, dan mengalahkan kejahatan untuk selama-lamanya.

Untuk Kamu

Kadang ada orang yang berbuat jahat, seperti singa itu. Mungkin ada teman yang galak atau suka memukul. Kamu boleh tahu ini, Tuhan melihatnya. Tuhan lebih kuat dari singa yang paling galak sekalipun.

Kamu tidak perlu takut. Tuhan menjaga anak-anak-Nya, seperti Dia menjaga Yakub.

Bicarakan Ini

Menurutmu, kenapa Tuhan berkata, "Aku akan menjadi lawanmu" kepada Niniwe?

Kalau ada yang berbuat jahat kepadamu, siapa yang bisa kamu percaya untuk menjagamu?

Berdoa Bersama

Tuhan, Engkau sangat kuat. Lebih kuat dari singa yang paling galak. Terima kasih, Engkau menjagaku. Aku tidak usah takut, karena Engkau ada bersamaku. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang NAHUM 2

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah NAHUM 2?
Ada kota yang sangat besar. Namanya Niniwe. Temboknya tinggi sekali. Pintu gerbangnya besar. Tapi di dalam kota itu, orang-orangnya jahat. Mereka suka menyakiti orang lain, seperti singa yang menerkam.
Apa yang dikatakan NAHUM 2?
Pasukan itu berlari ke tembok kota. Mereka membawa alat besar untuk mendobrak pintu. Lalu, pintu gerbang kota terbuka. Semua orang di dalam istana jadi panik dan takut.
Apa yang NAHUM 2 ajarkan tentang Tuhan?
Dulu, Niniwe seperti sarang singa. Singa itu menerkam, lalu membawa pulang makanan untuk anak-anaknya. Niniwe juga begitu. Suka merebut dan menyakiti.
Apa yang dapat dipelajari balita dari NAHUM 2?
Singa yang paling galak pun, tidak lebih kuat dari Tuhan. Tuhan bisa menghentikan siapa saja yang suka menyakiti orang lain.
Mengapa NAHUM 2 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan memang membenci kejahatan. Tapi Tuhan mengasihi umat-Nya. Nanti, Tuhan mengutus Yesus. Yesus datang untuk menyelamatkan orang yang disakiti, dan mengalahkan kejahatan untuk selama-lamanya.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 4

Kereta-kereta melaju kencang di jalan-jalan, saling berlomba di lapangan-lapangan." Jalan-jalan Niniwe itu dulu dipakai untuk pawai kemenangan, tempat rakyat menyaksikan rampasan perang dibawa pulang. Sekarang jalan yang sama dipenuhi kereta musuh. Yang berkilau seperti obor tidak selalu berarti berkat. Apa yang kamu banggakan hari ini, sanggupkah bertahan kalau Tuhan berkata cukup?

Wawasan Editorial pada ayat 6

Pintu-pintu gerbang sungai telah dibuka, dan istana itu runtuh." Niniwe jatuh bukan karena tembok yang kurang tebal, tetapi karena air sungai yang selama ini menghidupinya berbalik menerjang. Apa yang kau andalkan hari ini bisa menjadi pintu masuk kehancuranmu. Hanya Tuhan yang tidak pernah berbalik melawanmu.

Wawasan Editorial pada ayat 3

Perisai para pahlawannya merah, prajurit-prajuritnya berpakaian kirmizi," begitu Nahum melukiskan pasukan yang datang menyerbu Niniwe. Megah, berkilau, menakutkan. Persis seperti Niniwe dulu saat ia menakuti bangsa-bangsa. Yang kau tebarkan, suatu hari berbaris kembali ke gerbangmu sendiri. Apa yang sedang kau tabur hari ini?

Wawasan Editorial pada ayat 8

Niniwe pernah seperti kolam yang penuh, air mengalir masuk dari mana-mana. Lalu semuanya bocor: "Berhenti! Berhenti!" Namun tidak ada yang berbalik. Ada hal-hal yang kita kumpulkan bertahun-tahun, dan hanya butuh satu malam untuk menguap. Apa yang sedang kamu genggam erat hari ini? Dan suara siapa yang masih memanggilmu berbalik, sebelum semuanya mengalir pergi?

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak