Untuk anak usia 3 hingga 6 tahun

AYUB 20

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)

Alkitab

The Explanation

Job duduk sendirian di tanah. Hatinya berat, matanya basah. Angin bertiup pelan di sekelilingnya. Tiga temannya duduk di dekatnya. Salah satu bernama Zofar.

Zofar merasa hatinya panas. Ia tidak sabar lagi. "Aku harus menjawab sekarang," katanya. Lalu Zofar mulai bercerita.

Ia bercerita tentang seorang laki-laki jahat. Dulu, laki-laki itu sangat kaya. Rumahnya besar, gudangnya penuh gandum. Mejanya selalu penuh makanan enak. Kepalanya sombong, serasa menyentuh awan. Ia tertawa keras, merasa paling hebat.

Tapi kebahagiaannya hanya sebentar. Seperti mimpi di malam yang gelap. Kamu tertidur, kamu bermimpi indah. Tiba-tiba kamu bangun, mimpi itu hilang. Kamu cari lagi, tapi sudah tidak ada.

Begitu juga laki-laki sombong itu. Suatu hari, ia menghilang. Orang-orang mencarinya ke mana-mana. "Di mana dia?" tanya mereka bingung. Tapi dia sudah tidak ada lagi.

What Does This Mean?

Kenapa dia bisa menghilang begitu saja? Zofar menjelaskan, laki-laki itu serakah. Ia mengambil rumah orang miskin. Ia tidak pernah memberi makan orang lapar. Ia hanya mau untuk dirinya sendiri.

Makanan yang enak di mulutnya, berubah di perutnya. Rasanya seperti racun ular berbisa. Sakit sekali di dalam badannya. Semua harta yang dikumpulkannya, hilang lagi.

Lalu api datang, membakar tendanya. Api itu berdesir, panas, dan merah. Membakar semua yang pernah ia punya. Langit menjadi gelap di atasnya.

Allah melihat semua yang terjadi. Allah tahu siapa yang serakah. Allah tahu siapa yang tidak mau berbagi.

The Common Thread

Allah tidak suka keserakahan. Allah sayang orang miskin dan orang lapar. Allah ingin kita berbagi, bukan mengambil.

Yesus datang ke dunia ini. Yesus tidak serakah sama sekali. Yesus memberi makan orang yang lapar. Yesus memberi roti-Nya sendiri untuk mereka. Yesus memberi kasih-Nya untuk semua orang. Bahkan untuk orang miskin dan lemah. Yesus tidak pernah mengambil, Yesus selalu memberi. Itulah kasih Allah yang sesungguhnya. Kasih itu tidak pernah hilang, seperti mimpi. Kasih Yesus tinggal selamanya.

For You

Apakah kamu punya mainan kesukaan? Ada temanmu yang tidak punya mainan itu. Maukah kamu meminjamkannya sebentar? Bagaimana rasanya kalau ia tersenyum karena kamu? Allah senang kalau kita suka berbagi. Seperti Yesus, yang selalu memberi.

Talk About It

Apa yang terjadi pada laki-laki sombong itu, seperti mimpi? Bagaimana caramu bisa berbagi hari ini?

Praying Together

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau selalu memberi. Tolong aku juga suka berbagi dengan teman. Aku sayang Engkau. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang AYUB 20

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah AYUB 20?
Job duduk sendirian di tanah. Hatinya berat, matanya basah. Angin bertiup pelan di sekelilingnya. Tiga temannya duduk di dekatnya. Salah satu bernama Zofar.
Apa yang dikatakan AYUB 20?
Tapi kebahagiaannya hanya sebentar. Seperti mimpi di malam yang gelap. Kamu tertidur, kamu bermimpi indah. Tiba-tiba kamu bangun, mimpi itu hilang. Kamu cari lagi, tapi sudah tidak ada.
Apa yang AYUB 20 ajarkan tentang Tuhan?
Kenapa dia bisa menghilang begitu saja? Zofar menjelaskan, laki-laki itu serakah. Ia mengambil rumah orang miskin. Ia tidak pernah memberi makan orang lapar. Ia hanya mau untuk dirinya sendiri.
Apa yang dapat dipelajari balita dari AYUB 20?
Lalu api datang, membakar tendanya. Api itu berdesir, panas, dan merah. Membakar semua yang pernah ia punya. Langit menjadi gelap di atasnya.
Mengapa AYUB 20 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Apakah kamu punya mainan kesukaan? Ada temanmu yang tidak punya mainan itu. Maukah kamu meminjamkannya sebentar? Bagaimana rasanya kalau ia tersenyum karena kamu? Allah senang kalau kita suka berbagi. Seperti Yesus, yang selalu memberi.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 13

Zofar melukiskan dosa seperti permen yang disimpan di bawah lidah: "meskipun dia menahannya, dan tidak melepaskannya, tetapi menahannya tetap di dalam mulutnya." Bukan dosa yang ditelan buru-buru, melainkan yang dikulum pelan pelan, dinikmati rasanya. Adakah sesuatu yang kamu simpan begitu? Manis di mulut, tapi tak pernah kamu lepaskan.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak

For parents and teachers: Ditulis khusus untuk dibacakan kepada anak usia 3 hingga 6 tahun. Gunakan sebagai titik awal untuk berbincang dengan anak Anda, bukan sebagai satu-satunya sumber. This explanation is generated automatically by language models. While we strive for theological soundness, the software can make mistakes.

© 2026 Faith.Network. Hak cipta dilindungi.

Faith.network adalah pelayanan dari Faith.network · KvK 84972599 · connect@faith.network