LUKAS 21
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)
Penjelasan
Hari itu ramai sekali di rumah Allah yang besar. Orang-orang berjalan ke sana ke mari. Di tengah ruangan itu ada sebuah kotak. Kotak untuk uang, uang persembahan untuk Allah.
Yesus duduk di dekat sana. Ia melihat semuanya.
Datanglah orang-orang kaya. Baju mereka bagus. Uang mereka banyak. Kling, kling, kling! Uang mereka jatuh ke dalam kotak. Bunyinya keras. Semua orang mendengarnya.
Lalu datang seorang perempuan. Ia sudah tua. Bajunya tipis dan tua. Ia tidak punya suami lagi. Ia tidak punya uang banyak. Di tangannya cuma ada dua keping kecil. Dua keping saja. Itu uang terakhirnya.
Perempuan itu berjalan pelan-pelan ke kotak itu. Dan ia memasukkan dua kepingnya ke dalam. Tik. Tik. Bunyinya kecil sekali. Hampir tidak ada yang mendengar.
Tetapi Yesus mendengar. Yesus melihat. Dan Yesus tersenyum.
"Lihat," kata Yesus. "Perempuan itu memberi paling banyak. Yang lain memberi dari uang lebih mereka. Tetapi dia memberi semuanya."
Apa Artinya Ini?
Yesus tidak melihat kepingnya. Yesus melihat hatinya.
Dua keping kecil terasa kecil. Tetapi bagi Yesus itu besar. Sangat besar. Karena perempuan itu memberi dengan senang hati kepada Allah.
Sesudah itu, murid-murid Yesus melihat ke atas. Mereka melihat rumah Allah itu. Wah, indah sekali! Batu-batunya besar dan halus. Berkilau kena matahari.
"Lihat, Guru," kata mereka. "Bagus, ya?"
Tetapi Yesus berkata pelan, "Nanti semua batu ini akan jatuh. Tidak ada satu batu pun yang tetap berdiri."
Murid-murid diam. Semua yang indah itu akan hilang? Rumah yang besar itu?
Ya. Batu bisa jatuh. Rumah bisa hilang. Bahkan langit dan bumi nanti akan hilang, kata Yesus.
Tetapi ada satu yang tidak pernah hilang. Yesus berkata, "Perkataan-Ku tidak akan berlalu."
Apa yang Yesus katakan, tetap. Selalu. Untuk selamanya.
Benang Merah
Lalu Yesus bercerita tentang pohon. Coba lihat pohon di luar, kata Yesus. Kalau daun-daun kecil mulai tumbuh, kamu tahu: musim panas sudah dekat!
Begitu juga, kata Yesus. Suatu hari nanti Aku akan datang kembali. Aku akan datang di awan-awan. Terang dan besar dan kuat.
Nanti ada orang yang takut. Tetapi Yesus berkata kepada anak-anak-Nya: jangan takut. Berdirilah. Angkat kepalamu ke atas. Lihat! Aku datang menolongmu.
Yesus tahu Ia akan datang lagi. Karena Ia adalah Raja. Dan Raja itu sayang kepada orang-orang-Nya. Bahkan kepada perempuan tua dengan dua keping kecil.
Untuk Kamu
Kamu masih kecil. Tanganmu kecil. Yang kamu punya juga kecil.
Mungkin kamu punya satu kue. Atau satu mobil-mobilan. Atau satu pelukan untuk Mama.
Yesus melihat itu. Yesus tidak berkata, "Itu terlalu kecil." Yesus berkata, "Terima kasih. Aku senang."
Kalau kamu memberi sesuatu kepada Yesus, itu tidak pernah terlalu kecil.
Dan kalau kamu takut, ingat: Yesus ada. Yesus melihat kamu. Yesus akan datang kembali. Jadi kamu boleh mengangkat kepalamu ke atas.
Mari Bicarakan
Apa yang kamu punya, yang boleh kamu berikan kepada orang lain hari ini?
Yesus melihat perempuan itu. Apakah Yesus juga melihat kamu?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus, tanganku kecil. Tetapi Engkau melihat aku. Aku mau memberi kepada-Mu. Terima kasih, Engkau sayang aku. Amin.
Pertanyaan tentang LUKAS 21
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah LUKAS 21?
Apa yang dikatakan LUKAS 21?
Apa yang LUKAS 21 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari balita dari LUKAS 21?
Mengapa LUKAS 21 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Pada siang hari, Yesus mengajar di Bait Allah, tetapi pada malam hari Ia keluar dan bermalam di Bukit Zaitun." Minggu terakhir hidup-Nya, dan Ia tidak punya tempat tidur sendiri. Siang dipakai untuk memberi, malam untuk sunyi bersama Bapa. Di bukit itu juga nanti Ia berdoa sambil berpeluh darah. Di mana kamu memulihkan diri setelah hari yang berat?
Sebab, hari itu akan datang atas semua orang yang tinggal di seluruh permukaan bumi." Tidak ada satu pun tempat yang luput. Yesus memakai gambaran jerat: binatang tertangkap bukan karena melawan, tapi karena sedang tenang makan, tidak menyangka apa-apa. Yang berbahaya bagimu mungkin bukan dosa besar, melainkan rasa aman yang membuatmu lupa menengadah.
Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?
Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak