MALEAKHI 3
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)
Penjelasan Cerita
Dengarkan baik-baik. Tuhan mau berbicara. Tuhan berbicara kepada orang-orang-Nya. Ia berkata: "Ada seseorang yang akan datang. Ia sedang dalam perjalanan."
Siapakah yang akan datang? Tuhan sendiri! Tuhan datang mengunjungi rumah-Nya. Wah, itu berita besar.
Tetapi ada sesuatu yang membuat sedih. Orang-orang lupa kepada Tuhan. Mereka lupa berbagi. Mereka lupa memberikan hadiah kepada Tuhan. Padahal Tuhan sudah memberi mereka gandum. Dan anggur. Dan roti. Dan segalanya.
Tuhan berkata dengan lembut: "Kembalilah kepada-Ku. Maka Aku akan kembali kepada kalian."
Lalu Tuhan berjanji sesuatu yang indah. Sungguh indah. Tuhan berkata: "Coba lihat. Kalau kalian memberi kepada-Ku, maka Aku akan membuka jendela-jendela di langit. Dan berkat akan mengalir turun. Banyak sekali. Sampai penuh, sampai luber."
Bayangkan itu. Jendela-jendela besar di langit. Terbuka lebar. Dan dari sana turun semua hal yang baik dari Tuhan.
Apa Artinya Ini?
Ada orang-orang yang mendengar Tuhan. Mereka saling berbisik. Mereka berkata: "Tuhan itu baik. Kita mau mendengarkan Dia."
Dan tahukah kamu apa yang Tuhan lakukan? Tuhan mengambil sebuah buku besar. Dan Tuhan menulis nama mereka di dalamnya. Nama demi nama. Semua anak yang mengasihi Tuhan.
Tuhan berkata: "Kalian adalah milik-Ku. Kalian adalah harta-Ku yang berharga."
Wah. Harta Tuhan. Itulah dirimu.
Benang Merah
Tuhan sudah berjanji: "Ada seseorang yang akan datang." Dan Ia datang. Tahukah kamu siapa Dia?
Yesus. Yesus adalah Dia yang datang.
Yesus datang dari surga ke bumi. Ia berjalan di antara orang-orang. Ia memeluk anak-anak. Ia berkata: "Kemarilah. Aku sayang padamu."
Sudah lama sekali Tuhan berjanji. Dan Tuhan menepati janji-Nya. Tuhan selalu menepati.
Untukmu
Tahukah kamu, Tuhan mempunyai buku besar itu. Dan di dalamnya tertulis nama orang-orang yang mengasihi Tuhan.
Apakah kamu juga mau menjadi milik Tuhan? Apakah kamu juga mau menjadi harta-Nya?
Kamu bisa memberi sesuatu kepada Tuhan. Sebuah nyanyian kecil. Sebuah doa. Sebuah senyum untuk adikmu. Sepotong rotimu untuk temanmu. Semua itu adalah hadiah untuk Tuhan.
Dan Tuhan tersenyum. Tuhan melihat kamu. Dan Tuhan berkata: "Kamu adalah milik-Ku yang berharga."
Bicarakan Bersama
Menurutmu, apa yang keluar dari jendela-jendela langit ketika Tuhan membukanya?
Hadiah kecil apa yang bisa kamu berikan kepada Tuhan hari ini?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus sayang, Terima kasih Engkau datang. Terima kasih Engkau tahu namaku. Aku mau menjadi milik-Mu. Tuliskan namaku di dalam buku-Mu. Amin.
Pertanyaan tentang MALEAKHI 3
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah MALEAKHI 3?
Apa yang dikatakan MALEAKHI 3?
Apa yang MALEAKHI 3 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari balita dari MALEAKHI 3?
Mengapa MALEAKHI 3 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Kemudian, persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN, seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti pada tahun-tahun yang lalu." Perhatikan urutannya: api pemurnian lebih dulu, baru persembahan itu berkenan. Allah tidak membuang orang yang ibadahnya sudah hambar. Dia memurnikannya. Proses yang terasa panas dalam hidupmu mungkin justru sedang mengembalikan hatimu.
Dia akan duduk sebagai peleburan dan pemurni perak." Perhatikan: Dia duduk. Tidak berdiri jauh, tidak meninggalkan perak itu di api lalu pergi. Pemurni yang duduk berarti mata yang tidak lepas mengawasi, tahu tepat kapan cukup. Kalau hari ini kamu merasa sedang di dalam api, tanyakan: siapa yang sedang duduk di sana, menatapmu?
Dapatkah manusia menipu Allah? Namun, kamu menipu Aku!" Yang paling menyayat bukan tuduhannya, melainkan jawaban mereka: "Dengan cara apa kami menipu Engkau?" Mereka sungguh tidak merasa. Ibadah tetap jalan, mezbah tetap berasap, tapi ada bagian Tuhan yang diam-diam ditahan. Adakah sesuatu yang kausimpan sendiri, sementara kau merasa semuanya baik-baik saja?
Ada kalimat yang berat di Maleakhi 3:14: "Kamu telah berkata, 'Sia-sialah beribadah kepada Allah. Apa untungnya kita memelihara perintah-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?'"
Umat itu masih beribadah, masih taat, tetapi hati mereka sudah lelah dan kecewa. Mereka merasa Tuhan tidak menghitung apa yang mereka lakukan.
Mungkin kamu pernah di titik itu juga. Bukan meninggalkan Tuhan, tapi diam-diam bertanya, "Apa gunanya semua ini?" Ayat berikutnya menjawab lembut: Tuhan mendengar. Ia menulis namamu di kitab peringatan-Nya.
Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?
Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak