Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

LUKAS 24

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

The Explanation

Pagi itu masih gelap. Langit baru mulai terang. Beberapa perempuan berjalan ke kubur Yesus. Mereka membawa minyak wangi, harum sekali. Mereka ingin merawat tubuh Yesus.

Sampai di sana, mereka kaget. Batu besar sudah bergeser dari depan kubur. Mereka masuk ke dalam. Tapi di dalam kosong. Yesus tidak ada di sana.

Tiba-tiba, dua orang berdiri dekat mereka. Pakaian mereka berkilau seperti cahaya. Perempuan itu sangat takut. Mereka menundukkan kepala ke tanah.

Kedua orang itu berkata, "Mengapa kamu mencari orang hidup di antara orang mati? Yesus tidak ada di sini. Dia sudah bangkit!"

Perempuan-perempuan itu lari pulang. Mereka cerita kepada murid-murid Yesus. Tapi murid-murid itu tidak percaya. Hanya Petrus yang berlari ke kubur. Ia melihat ke dalam. Hanya ada kain kosong. Petrus pulang dengan hati heran.

What Does This Mean?

Hari itu juga, dua orang berjalan jauh ke desa Emaus. Kaki mereka lelah, hati mereka sedih. Mereka bicara terus tentang Yesus.

Tiba-tiba Seseorang berjalan di samping mereka. Itu Yesus! Tapi mata mereka terhalang. Mereka tidak kenal Dia.

Yesus bertanya, "Apa yang kamu bicarakan?" Mereka cerita, Yesus sudah mati disalib. Mereka berharap Dia yang menyelamatkan.

Lalu Yesus menjelaskan semua Kitab Suci tentang diri-Nya. Panjang sekali ceritanya. Hati mereka mulai hangat, seperti api kecil menyala.

The Common Thread

Sore hari, sampailah mereka di Emaus. Mereka mengajak Yesus makan bersama. Yesus mengambil roti. Dia mengucap syukur. Lalu Dia memecah roti itu.

Saat itu juga mata mereka terbuka. Mereka kenal, ini Yesus! Tapi Dia langsung menghilang.

Mereka lari kembali ke Yerusalem, malam-malam. Mereka cerita kepada murid-murid lain, "Tuhan sudah bangkit! Kami melihat-Nya saat makan roti!"

Sedang mereka bicara, tiba-tiba Yesus berdiri di tengah mereka. Dia berkata, "Damai besertamu." Semua kaget, takut, kira itu hantu.

Yesus berkata, "Lihat tangan-Ku dan kaki-Ku. Sentuhlah Aku. Ini benar-benar Aku." Dia makan ikan di depan mereka, supaya mereka percaya. Yesus benar-benar hidup. Bukan hantu, bukan mimpi.

For You

Yesus yang mati di kayu salib, sekarang hidup lagi. Dia berjalan, Dia bicara, Dia makan. Dia nyata.

Kamu tidak bisa melihat Yesus seperti murid-murid dulu. Tapi Yesus tetap hidup sekarang. Dia mendengar kamu berdoa. Dia tahu kalau kamu sedih atau senang. Saat kamu makan roti di rumah, kamu bisa ingat Yesus. Dia yang bangkit, Dia yang selalu dekat denganmu.

Mengapa murid-murid takut saat melihat Yesus? Apa yang Yesus lakukan supaya mereka percaya Dia benar-benar hidup?

Praying Together

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau hidup lagi. Engkau kuat, Engkau tidak mati terus. Aku senang Engkau dekat denganku sekarang. Tolong aku percaya, walau aku tidak bisa melihat-Mu. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang LUKAS 24

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah LUKAS 24?
Pagi itu masih gelap. Langit baru mulai terang. Beberapa perempuan berjalan ke kubur Yesus. Mereka membawa minyak wangi, harum sekali. Mereka ingin merawat tubuh Yesus.
Apa yang dikatakan LUKAS 24?
Kedua orang itu berkata, "Mengapa kamu mencari orang hidup di antara orang mati? Yesus tidak ada di sini. Dia sudah bangkit!"
Apa yang LUKAS 24 ajarkan tentang Tuhan?
Lalu Yesus menjelaskan semua Kitab Suci tentang diri-Nya. Panjang sekali ceritanya. Hati mereka mulai hangat, seperti api kecil menyala.
Apa yang dapat dipelajari balita dari LUKAS 24?
Sedang mereka bicara, tiba-tiba Yesus berdiri di tengah mereka. Dia berkata, "Damai besertamu." Semua kaget, takut, kira itu hantu.
Mengapa LUKAS 24 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan Yesus, terima kasih Engkau hidup lagi. Engkau kuat, Engkau tidak mati terus. Aku senang Engkau dekat denganku sekarang. Tolong aku percaya, walau aku tidak bisa melihat-Mu. Amin.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 50

Yang terakhir dilihat para murid dari Yesus bukan punggung-Nya yang menjauh, melainkan tangan-Nya yang terangkat: "Lalu, Dia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka." Tangan yang masih berbekas paku itu terbuka untuk memberkati, bukan menuntut. Kalau hari ini kamu merasa ditinggalkan, ingat posisi tangan-Nya saat Dia pergi.

Wawasan Editorial pada ayat 49

Akan tetapi, tinggallah di kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi." Perintah pertama setelah Paskah bukan "pergilah", melainkan "tinggallah". Para murid sudah melihat Yesus bangkit, tetapi mereka belum siap. Mungkin penundaan yang kamu benci itu bukan Tuhan menahan diri, melainkan Tuhan sedang memperlengkapi. Beranikah kamu menunggu sampai Dia yang memulai?

Wawasan Editorial pada ayat 40

Dan sesudah berkata demikian, Yesus memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka." Yang Ia tunjukkan bukan kemuliaan, melainkan bekas luka. Tubuh yang sudah menang itu tetap membawa tanda salib. Jadi ketika kamu takut Ia terlalu jauh untuk mengerti sakitmu, lihatlah tangan itu. Luka tidak selalu harus hilang untuk membuktikan bahwa hidup sudah menang.

Wawasan Editorial pada ayat 23

Perhatikan cara mereka menceritakannya: "mereka telah melihat penampakan malaikat-malaikat, yang mengatakan bahwa Yesus hidup." Berita itu sudah ada di mulut mereka, tetapi wajah mereka tetap muram. Dan Yesus yang hidup itu sedang berjalan di samping mereka. Mungkin kau pun begitu: tahu Dia hidup, tapi belum sadar Dia dekat.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak