Untuk anak usia 3 hingga 6 tahun

WAHYU 20

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)

Alkitab

The Explanation

Sudah malam. Di sebuah pulau yang jauh, duduk seorang kakek. Namanya Yohanes. Angin laut berbunyi pelan. Lalu Allah memperlihatkan sesuatu kepada Yohanes. Seperti gambar yang bergerak.

Yohanes melihat seorang malaikat turun dari surga. Di tangannya ada kunci. Dan sebuah rantai. Rantai yang besar dan berat.

Lalu Yohanes melihat sesuatu lagi. Seekor naga. Ular tua yang jahat. Itulah Iblis. Ular itu suka membohongi orang. Ia berbisik hal-hal yang tidak benar.

Tetapi malaikat itu tidak takut. Ia menangkap ular itu. Ia mengikatnya dengan rantai besar. Ular itu dilempar ke dalam lubang yang dalam. Sangat dalam, dan sangat gelap. Lalu lubang itu ditutup. Dan dikunci. Klik.

Sekarang ular itu tidak bisa apa-apa lagi.

Yohanes melihat lagi. Ia melihat kursi-kursi besar yang indah. Di sana duduk orang-orang. Mereka dulu tetap sayang kepada Yesus. Walaupun itu susah sekali. Sekarang mereka hidup lagi. Mereka ikut memerintah bersama Yesus. Diberkatilah mereka.

What Does This Mean?

Tetapi ceritanya belum selesai. Sesudah lama sekali, ular itu keluar lagi. Ia membohongi banyak, banyak orang. Sebanyak pasir di tepi laut. Mereka semua datang. Mereka mengelilingi kota yang dikasihi Allah.

Yohanes menahan napas. Apakah orang-orang Allah akan kalah?

Tidak. Sebab api turun dari langit. Dan semuanya selesai. Ular tua itu dilempar jauh, ke dalam lautan api. Ia tidak akan pernah kembali. Tidak pernah lagi.

Allah jauh lebih kuat daripada ular itu. Selalu. Ular itu tidak bisa menang. Bahkan satu kali pun tidak.

The Common Thread

Lalu Yohanes melihat sebuah takhta. Sebuah kursi besar yang putih bersih. Di atasnya duduk Allah sendiri.

Semua orang datang berdiri di depan-Nya. Orang besar dan orang kecil. Lalu ada buku-buku yang dibuka. Ada juga satu buku yang paling istimewa. Namanya Kitab Kehidupan. Di dalam buku itu ada nama-nama.

Nama siapa yang ada di sana? Nama semua orang yang menjadi milik Yesus. Yesus mengenal mereka. Yesus mati untuk mereka. Dan Yesus hidup kembali. Karena itu nama mereka boleh ada di buku itu. Ditulis dengan indah. Dan tidak bisa dihapus.

For You

Yohanes melihat semua itu, lalu ia tersenyum. Sekarang ia tahu: Yesuslah Raja. Yesus yang menang.

Kamu boleh tahu itu juga. Kadang kamu takut, ya? Waktu malam gelap. Waktu ada suara aneh. Waktu kamu sendiri.

Ingatlah ini: Yesus lebih kuat. Jauh lebih kuat daripada semua yang menakutkan. Dan Dia mengenal namamu.

Coba sebutkan namamu, dengan suara keras. Nah, Yesus tahu namamu. Dia sayang kepadamu. Kamu boleh berkata kepada-Nya: "Yesus, aku milik-Mu." Katakanlah itu. Yesus mendengar.

Dan sesudah semua yang menakutkan itu pergi, apa yang tinggal? Yesus. Dan semua orang yang milik-Nya. Bersama-sama. Selalu.

Talk About It

Siapa yang lebih kuat: ular tua yang jahat, atau Yesus?

Apa nama buku yang istimewa itu, dan nama siapa saja yang ada di dalamnya?

Praying Together

Tuhan Yesus, Engkau kuat sekali. Engkau tahu namaku. Terima kasih, aku milik-Mu. Kalau aku takut, tolong aku. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang WAHYU 20

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah WAHYU 20?
Sudah malam. Di sebuah pulau yang jauh, duduk seorang kakek. Namanya Yohanes. Angin laut berbunyi pelan. Lalu Allah memperlihatkan sesuatu kepada Yohanes. Seperti gambar yang bergerak.
Apa yang dikatakan WAHYU 20?
Tetapi malaikat itu tidak takut. Ia menangkap ular itu. Ia mengikatnya dengan rantai besar. Ular itu dilempar ke dalam lubang yang dalam. Sangat dalam, dan sangat gelap. Lalu lubang itu ditutup. Dan dikunci. Klik.
Apa yang WAHYU 20 ajarkan tentang Tuhan?
Tetapi ceritanya belum selesai. Sesudah lama sekali, ular itu keluar lagi. Ia membohongi banyak, banyak orang. Sebanyak pasir di tepi laut. Mereka semua datang. Mereka mengelilingi kota yang dikasihi Allah.
Apa yang dapat dipelajari balita dari WAHYU 20?
Semua orang datang berdiri di depan-Nya. Orang besar dan orang kecil. Lalu ada buku-buku yang dibuka. Ada juga satu buku yang paling istimewa. Namanya Kitab Kehidupan. Di dalam buku itu ada nama-nama.
Mengapa WAHYU 20 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Coba sebutkan namamu, dengan suara keras. Nah, Yesus tahu namamu. Dia sayang kepadamu. Kamu boleh berkata kepada-Nya: "Yesus, aku milik-Mu." Katakanlah itu. Yesus mendengar.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 10

Perhatikan sebutan yang dipakai: "Iblis yang menyesatkan mereka." Sampai halaman terakhir Alkitab, senjatanya tetap sama, yaitu bisikan dusta. Sejak Eden ia tidak pernah bisa memaksamu, hanya membujuk. Dan hari itu datang juga: mulutnya dibungkam untuk selamanya. Suara yang berkata kamu tidak layak, kamu terlalu jauh, itu tidak kekal. Kristus yang kekal.

Wawasan Editorial pada ayat 15

Dan, jika ada orang yang tidak tertulis dalam Kitab Kehidupan, ia dicampakkan ke dalam lautan api." Perhatikan: yang menentukan bukan panjangnya daftar perbuatanmu, melainkan apakah namamu ada di sana. Nama, bukan prestasi. Jadi pertanyaannya bukan "sudah cukup baikkah aku?" tetapi "sudah dikenalkah aku oleh Anak Domba yang memegang kitab itu?

Wawasan Editorial pada ayat 11

Bumi dan langit lenyap dari hadapan-Nya dan tidak ada tempat bagi mereka." Yang paling kokoh dalam hidupmu, tanah yang kaupijak, langit di atas kepalamu, ternyata bisa hilang begitu saja di hadapan Dia yang duduk di takhta itu. Lalu apa yang sedang kaupegang erat hari ini? Hanya Dia yang tetap tinggal.

Wawasan Editorial pada ayat 9

Mereka naik ke seluruh permukaan bumi dan mengepung perkemahan orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu, tetapi api turun dari surga dan melahap mereka." Perhatikan, tidak ada satu pun perang yang dicatat. Umat Allah hanya dikepung, itu saja. Sisanya dikerjakan surga. Mungkin hari ini kamu merasa terkepung dari segala sisi. Kamu tidak sedang diminta menang sendirian. Kamu diminta bertahan di dalam kota yang dikasihi itu.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak

For parents and teachers: Ditulis khusus untuk dibacakan kepada anak usia 3 hingga 6 tahun. Gunakan sebagai titik awal untuk berbincang dengan anak Anda, bukan sebagai satu-satunya sumber. This explanation is generated automatically by language models. While we strive for theological soundness, the software can make mistakes.

© 2026 Faith.Network. Hak cipta dilindungi.

Faith.network adalah pelayanan dari Faith.network · KvK 84972599 · connect@faith.network