ROMA 8
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)
The Explanation
Bayangkan begini. Seorang anak kecil duduk sendirian di kamarnya. Di luar sudah gelap. Sangat gelap. Hatinya berdebar kencang. Ia berbuat salah hari ini, dan ia takut. "Apakah Allah marah padaku?" pikirnya pelan. Ia menunggu, dengan nafas tertahan. Lalu, pelan-pelan, pintu terbuka. Tapi yang datang bukan hukuman. Yang datang adalah kasih yang hangat, dan dua tangan yang memeluk. Ia bisa mendengar detak jantung Bapanya, dekat sekali di telinganya. Paulus menulis surat ini untuk orang-orang yang percaya kepada Yesus. Ia berkata, "Sekarang tidak ada lagi penghukuman, bagi orang yang ada dalam Yesus Kristus." Tidak ada lagi. Sama sekali tidak ada. Karena Yesus sudah menanggung semua hukuman itu, di kayu salib. Allah mengutus Anak-Nya sendiri, supaya kita bisa dekat dengan Allah lagi. Sangat dekat, seperti dulu.
What Does This Mean?
Di dalam hati orang yang percaya Yesus, ada Roh Kudus. Ia tinggal di sana, diam-diam, seperti sahabat yang selalu menemani, siang dan malam. Roh Kudus membuat kita berani memanggil Allah dengan nama yang hangat. "Abba, Bapa!" Seperti anak kecil berseru, "Papa!" ketika ia pulang berlari ke rumah. Allah bukan raja yang jauh dan dingin. Allah adalah Bapa yang dekat, yang hangat, yang memeluk. Kita adalah anak-anak-Nya. Benar-benar anak-Nya, bukan pura-pura. Kalau kita tidak tahu harus berkata apa waktu berdoa, Roh Kudus akan membantu kita. Ia berbicara kepada Allah untuk kita, meskipun kita hanya bisa menangis atau mendesah.
The Common Thread
Karena kita anak-anak Allah, kita juga menjadi ahli waris bersama Yesus. Semua yang baik yang dimiliki Yesus, kita boleh ikut memilikinya nanti. Memang, kadang hidup ini sulit. Kadang kita sedih. Kadang kita sakit, atau menangis di malam hari. Bahkan langit, pohon-pohon, dan burung-burung pun menunggu hari itu. Hari yang sangat indah, saat semuanya dibuat baru. Tapi suatu hari nanti, semuanya akan diubah menjadi indah. Sangat indah, lebih indah dari yang kita bisa bayangkan. Paulus bertanya, "Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus?" Apakah badai besar? Apakah rasa lapar? Apakah bahaya yang menakutkan? Jawabannya selalu sama: tidak ada. Tidak satu pun. Bukan kematian, bukan kehidupan, bukan apa pun yang ada di langit tinggi atau di bumi yang luas. Tidak ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Allah, dalam Yesus Kristus, Tuhan kita.
For You
Kalau malam-malam kamu takut sendirian, kamu boleh berseru, "Abba, Bapa!" Allah mendengar suaramu, sekecil apa pun itu. Allah dekat sekali denganmu. Kalau kamu berbuat salah, kamu tidak perlu sembunyi, karena Allah tidak akan menghukummu. Kamu ada dalam Yesus. Kamu anak-Nya yang dikasihi. Allah memelukmu erat-erat, seperti seorang bapa memeluk anaknya yang baru pulang berlari ke rumah. Kamu juga boleh berterima kasih kepada-Nya, setiap hari, karena Dia tidak pernah pergi.
Talk About It
Kalau kamu takut, siapa yang bisa kamu panggil?
Apa saja yang tidak bisa memisahkan kita dari kasih Allah?
Praying Together
Abba, Bapa. Terima kasih, aku anak-Mu. Terima kasih, Engkau dekat sekali denganku. Peluk aku malam ini. Jangan biarkan aku takut. Dalam nama Yesus. Amin.
Pertanyaan tentang ROMA 8
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah ROMA 8?
Apa yang dikatakan ROMA 8?
Apa yang ROMA 8 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari balita dari ROMA 8?
Mengapa ROMA 8 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Siapakah yang akan menghukum? Kristus Yesus yang telah mati, bahkan lebih lagi, yang telah dibangkitkan, yang duduk di sebelah kanan Allah, yang juga sedang membela kita." Perhatikan kata "sedang". Saat suara di kepalamu sibuk menuduh malam ini, ada suara lain di hadapan Allah yang sedang menyebut namamu. Suara siapa yang kaupercaya?
Perhatikan di mana kemenangan itu terjadi: "dalam semua hal ini", bukan sesudahnya. Paulus tidak berjanji kesesakan akan lenyap dulu, baru kamu menang. Dan yang membuatmu lebih dari pemenang bukan kekuatanmu, melainkan "Dia yang mengasihi kita". Jadi di harimu yang paling lemah, kasih itu tetap bekerja.
Karena itu, sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus." Perhatikan kata "sekarang". Bukan nanti kalau kamu sudah lebih baik. Paulus baru saja mengaku bahwa ia melakukan hal yang tidak ia inginkan. Dari titik terendah itulah kalimat ini lahir. Suara yang terus menuduhmu pagi ini bukan suara Allah.
Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?
Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak