KELUARAN 36
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk remaja (13 tahun ke atas)
The Explanation
Pasal ini dimulai dengan dua nama yang sudah disebut sebelumnya, Bezaleel dan Aholiab. Mereka bukan imam, bukan nabi, bukan pemimpin bangsa. Mereka adalah tukang, orang yang ahli bekerja dengan tangan mereka. Tetapi teks ini berkata bahwa Tuhan sendiri yang mengaruniai mereka keahlian dan pengertian. Musa memanggil mereka, bersama semua orang yang hatinya tergerak untuk ikut bekerja, dan mulailah pembangunan Tenda Suci.
Lalu terjadi sesuatu yang jarang kita dengar dalam cerita Alkitab, orang-orang membawa persembahan terlalu banyak. Begitu banyak sampai para pekerja harus datang kepada Musa dan berkata bahwa bahan yang ada sudah lebih dari cukup. Musa kemudian memerintahkan supaya orang berhenti membawa persembahan. Bukan karena Tuhan tidak mau menerima lagi, tetapi karena kebutuhan sudah terpenuhi, bahkan berlebih.
Setelah itu, pasal ini berubah menjadi semacam laporan teknis yang sangat rinci. Ukuran tirai, jumlah lubang, bahan kaitan, jenis kayu, lapisan logam, semua dicatat dengan teliti. Sepuluh tirai linen dengan gambar kerub disambung menjadi satu, ditutup dengan tirai bulu kambing, lalu kulit domba yang dicelup merah, lalu kulit lumba-lumba di bagian paling luar. Papan-papan kayu akasia berdiri tegak, dikaitkan dengan pasak, diletakkan di atas alas perak, dilapisi emas, disatukan dengan palang-palang kayu yang juga dilapisi emas. Di ujung tenda dibuat tirai pemisah yang indah, dan di depannya lagi tirai pintu masuk.
What Does This Mean?
Mungkin pasal ini terasa seperti daftar belanja yang panjang dan membosankan. Tetapi coba perhatikan dua hal yang sebenarnya mengejutkan.
Pertama, Tuhan menyebut keahlian tukang sebagai karunia dari diri-Nya sendiri. Bezaleel tidak pandai memotong kayu karena bakat alami semata. Alkitab berkata Tuhan yang mengaruniainya dengan keahlian dan pengertian itu. Ini berarti tidak ada pembagian antara hal yang "rohani" dan hal yang "duniawi". Mengukur kain, menyambung tirai, melapisi kayu dengan emas, semua itu bisa menjadi pekerjaan kudus kalau dikerjakan untuk Tuhan dan dengan kemampuan yang Dia berikan.
Kedua, perhatikan reaksi bangsa Israel terhadap perintah untuk memberi. Mereka tidak memberi karena dipaksa atau karena takut. Teks berkata hati mereka yang menggerakkan mereka, dan mereka memberi sampai Musa harus menyuruh mereka berhenti. Ini bukan pemberian yang pelit dan dihitung-hitung, ini pemberian yang meluap. Tuhan tidak sedang membangun sebuah kemah sederhana untuk menghemat biaya. Dia membangun tempat kediaman-Nya di tengah umat-Nya, dan umat itu merespons dengan kemurahan hati yang berlebihan, bukan karena takut kekurangan tetapi karena kegembiraan memberi.
Ketelitian yang luar biasa dalam setiap detail juga berbicara sendiri. Allah tidak asal-asalan. Dia peduli pada hal yang tampaknya kecil, ukuran yang tepat, jumlah kaitan yang pas, bahan yang dipilih dengan seksama. Kalau Dia begitu teliti dengan sebuah tenda yang akan dibongkar pasang di padang gurun, bagaimana dengan hidupmu yang jauh lebih berharga di mata-Nya?
The Common Thread
Tenda Suci ini adalah tempat Allah memilih untuk tinggal di tengah umat-Nya yang masih mengembara, kotor dengan debu gurun, sering kali tidak setia. Yohanes menulis bahwa Firman itu telah menjadi manusia dan tinggal, atau secara harfiah "berkemah", di antara kita. Kata yang dipakai Yohanes sengaja mengingatkan pada Tenda Suci ini. Yesus Kristus adalah penggenapan dari semua tirai, papan, dan emas ini. Dia bukan sekadar simbol kehadiran Allah, Dia adalah kehadiran Allah itu sendiri, dalam tubuh manusia, berjalan di tengah debu dunia kita.
Yang menarik, kemah ini dibangun dengan persembahan yang meluap dari hati manusia yang bersyukur telah dibebaskan dari perbudakan. Salib Kristus juga lahir dari kemurahan hati yang meluap, bukan dari manusia kepada Allah kali ini, tetapi dari Allah kepada manusia. Tuhan memberi lebih dari cukup, Dia memberi diri-Nya sendiri.
For You
Kamu mungkin merasa bahwa hidupmu terbagi dua, bagian yang rohani seperti berdoa dan membaca Alkitab, dan bagian yang biasa seperti belajar, bermain musik, bermain game, bekerja paruh waktu, atau sekadar bergaul dengan teman. Pasal ini menantang pembagian itu. Kalau keahlian Bezaleel mengukir kayu disebut karunia Tuhan, maka kemampuanmu menulis, berhitung, bermain alat musik, memperbaiki sesuatu, atau bahkan sekadar mendengarkan temanmu dengan sabar, bisa menjadi tempat kamu melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh, bukan hanya aktivitas gerejawi yang kelihatan rohani.
Soal memberi juga layak direnungkan. Kita hidup di zaman yang mengajarkan untuk menghitung untung rugi dalam segala hal, termasuk waktu, uang, dan perhatian kita. Bangsa Israel memberi sampai berlebihan, bukan karena mereka kaya, tetapi karena hati mereka penuh. Pertanyaannya bukan seberapa banyak kamu punya, tetapi apakah hatimu tergerak untuk memberi dari apa yang kamu miliki, waktu, perhatian, kemampuan, kepada Tuhan dan kepada orang di sekitarmu.
Talk About It
Keahlian apa dalam dirimu yang selama ini kamu anggap "biasa saja", padahal mungkin itu adalah karunia dari Tuhan yang bisa dipakai untuk melayani?
Apakah ada bagian dari waktu, uang, atau kemampuanmu yang selama ini kamu tahan karena takut kekurangan, padahal hatimu sebenarnya ingin memberi dengan lebih leluasa?
Praying Together
Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak hanya peduli pada hal yang besar, tetapi juga pada detail kecil dalam hidupku. Ajar aku melihat kemampuan yang Kauberikan sebagai alat untuk melayani-Mu, bukan hanya milikku sendiri. Buat hatiku murah hati seperti umat-Mu dahulu, yang memberi sampai berlebih. Dan terima kasih karena Engkau sendiri telah datang dan tinggal di tengah kami dalam Yesus Kristus. Amin.
Pertanyaan tentang KELUARAN 36
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah KELUARAN 36?
Apa yang dikatakan KELUARAN 36?
Apa yang KELUARAN 36 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari remaja dari KELUARAN 36?
Mengapa KELUARAN 36 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Satu-satunya kali dalam Alkitab di mana umat harus dilarang memberi: "Jangan ada lagi laki-laki atau perempuan yang mengerjakan sesuatu untuk persembahan bagi tempat kudus." Mereka memberi sampai berlebih. Bangsa yang baru lepas dari perbudakan, yang tidak punya banyak, justru harus direm. Apa yang menahanmu hari ini, kekurangan atau keengganan?
Mencari yang cocok untuk anak yang lebih kecil?
Kami juga memiliki versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan usia sekolah dasar (6-12).
Buka di alat Alkitab Anak