Tuhan Memberi Istirahat dan Damai
Istirahat dan damai
Empat momen Alkitab singkat untuk anak-anak, berdasarkan Markus 2:27, Filipi 4:8, Matius 14:23 and Bilangan 6:26.
☀ Momen pagi
Kemudian, Yesus berkata kepada orang-orang Farisi itu, “Hari Sabat dibuat untuk manusia, bukan manusia untuk hari Sabat.
Markus 2:27 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Yesus berkata bahwa hari istirahat itu hadiah dari Tuhan untuk manusia, bukan aturan yang berat.
Coba dengar, apa suara pertama yang kamu dengar pagi ini? Mungkin suara lonceng gereja, suara mama menyiapkan sarapan, atau suara adik yang masih mengantuk di kasur. Hari ini hari Minggu, hari yang berbeda dari hari-hari lain.
Tuhan yang membuat hari Minggu ini khusus. Bukan supaya kamu bosan duduk diam, tapi supaya kamu bisa istirahat, bermain dengan keluarga, dan bertemu teman-teman di gereja. Tuhan senang kalau kamu bahagia dan tenang hari ini, seperti Dia senang memberi hadiah untukmu.
Giliranmu
Hari ini, cobalah duduk tenang sejenak di gereja dan bilang dalam hati, terima kasih Tuhan untuk hari istirahat ini.
✦ Momen siang
Akhirnya, Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang indah, semua yang terpuji, semua yang sempurna, semua yang patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
Filipi 4:8 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Pikirkanlah hal-hal yang baik, benar, dan indah. Pikiran yang baik membuat hatimu senang dan tenang.
Hari ini kamu mungkin baru pulang dari gereja, dan sekarang duduk di meja makan bersama keluarga. Coba pikirkan, apa hal paling baik yang kamu lihat atau dengar pagi ini?
Firman Tuhan hari ini mengajak kamu memikirkan hal-hal yang baik, benar, dan indah. Bukan hal yang membuat kamu kesal atau cemas, tapi hal yang membuat hatimu senang dan bersyukur. Seperti memilih buah paling manis di keranjang, kamu juga bisa memilih pikiran paling baik untuk disimpan di hatimu sepanjang hari ini.
Giliranmu
Saat makan siang nanti, ceritakan satu hal baik yang kamu alami hari ini kepada ayah, ibu, atau kakakmu di meja makan.
✩ Momen sore
Dan, setelah Yesus menyuruh orang banyak itu pulang, Dia naik ke atas gunung seorang diri untuk berdoa. Ketika menjelang malam, Dia sendirian di sana.
Matius 14:23 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Yesus pergi sendirian ke atas gunung untuk berbicara dengan Allah, Bapa-Nya, sampai malam hari.
Hari ini kamu sudah pergi ke gereja, sudah menyanyi, dan mendengar cerita tentang Tuhan. Sekarang siang sudah datang, rumah mulai lebih sepi, dan kamu punya waktu untuk duduk sebentar tanpa terburu-buru.
Yesus juga suka waktu yang sepi seperti ini. Setelah sibuk mengajar banyak orang dan menyembuhkan yang sakit, Ia naik ke gunung sendirian untuk berbicara dengan Allah, Bapa-Nya. Tidak ada orang banyak, tidak ada suara ramai, hanya Yesus dan Bapa-Nya sampai malam tiba. Yesus tidak merasa sendirian, sebab Ia sedang dekat dengan Bapa-Nya yang paling Ia percaya.
Giliranmu
Coba cari tempat tenang di rumah sore ini, duduk sebentar, lalu katakan satu hal kepada Tuhan yang membuatmu senang hari ini.
☾ Momen sore
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberimu damai sejahtera.’”
Bilangan 6:26 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Tuhan menatap kamu dengan wajah penuh kasih, dan Dia memberimu rasa damai di hatimu.
Hari Minggu ini sudah hampir selesai. Tadi kamu ke gereja, bernyanyi, dan mungkin main bersama keluarga. Sekarang rumah mulai sepi, lampu diredupkan, dan kamu bersiap tidur.
Tuhan tidak pergi ketika kamu memejamkan mata. Dia menghadapkan wajah-Nya kepadamu, seperti mama atau papa yang menengok kamarmu sebelum tidur dan tersenyum melihatmu. Wajah Tuhan penuh kasih, bukan wajah yang marah atau khawatir. Karena itu, kamu bisa tenang. Damai sejahtera-Nya seperti selimut hangat yang menutupimu, membuat hatimu tidak takut meski lampu sudah mati dan rumah gelap.
Giliranmu
Sebelum kamu tidur malam ini, coba bisikkan terima kasih kepada Tuhan untuk satu hal indah yang terjadi hari ini.
Baca bagian ini dalam Alkitab
Ketuk sebuah bagian dan bacalah di sini bersama orang tua atau gurumu.
27Kemudian, Yesus berkata kepada orang-orang Farisi itu, “Hari Sabat dibuat untuk manusia, bukan manusia untuk hari Sabat.
8Akhirnya, Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang indah, semua yang terpuji, semua yang sempurna, semua yang patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
23Dan, setelah Yesus menyuruh orang banyak itu pulang, Dia naik ke atas gunung seorang diri untuk berdoa. Ketika menjelang malam, Dia sendirian di sana.
26TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberimu damai sejahtera.’”
Lebih banyak untuk anak-anak?
Di Faith.network Kids kamu akan menemukan lebih banyak kisah Alkitab, rencana bacaan, dan kegiatan yang dibuat khusus untuk anak-anak.
Ke Faith.network Kids