Tuhan Baik dan Setia Selalu
Kasih Setia Tuhan
Empat momen Alkitab singkat untuk anak-anak, berdasarkan Mazmur 100:5, Mazmur 133:1, Matius 9:20-21 and Mazmur 121:3.
☀ Momen pagi
Sebab, TUHAN itu baik, kasih setia-Nya kekal selamanya, dan kesetiaan-Nya dari generasi ke generasi.
Mazmur 100:5 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Tuhan itu baik. Kasih-Nya tidak pernah habis, dari dulu sampai sekarang, sampai nanti.
Coba dengar, jam weker sudah bunyi, bau roti panggang mulai tercium dari dapur. Hari baru sudah dimulai lagi, dan kamu harus bersiap ke sekolah. Kadang rasanya berat bangun pagi, kadang kamu masih ingin selimutan lima menit lagi.
Tapi coba pikirkan ini, sebelum kamu bangun, Tuhan sudah bangun duluan. Kasih-Nya sudah menunggumu, sama seperti kemarin, sama seperti besok. Dia tidak pernah bosan sayang kamu, walau kamu lupa gosok gigi atau baju kamu belum disetrika mama.
Giliranmu
Hari ini akan ada pelajaran baru, mungkin ada ulangan, mungkin ada teman yang bikin kamu tertawa saat istirahat. Apa pun yang terjadi, kasih Tuhan tetap sama, seperti matahari yang selalu terbit. Sebelum berangkat sekolah, coba bilang ke mama atau papa satu hal yang membuat kamu senang hari ini.
✦ Momen siang
Nyanyian Ziarah Daud. Lihatlah, betapa baik dan betapa indahnya, jika saudara-saudara duduk bersama-sama!
Mazmur 133:1 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Betapa senangnya kalau kita bisa hidup rukun bersama, saling sayang seperti keluarga.
Siang ini, coba lihat siapa yang duduk di sebelahmu waktu makan. Mungkin adikmu di rumah, mungkin temanmu di sekolah. Kadang makan siang jadi lebih enak kalau sambil bercanda bersama, daripada diam sendirian.
Tuhan suka kalau kita bisa hidup rukun, seperti kata Mazmur ini. Rukun bukan berarti kamu dan temanmu selalu sama pendapatnya. Rukun berarti tetap mau berbagi, mau mendengar, dan mau tertawa bersama lagi walau sempat berbeda pendapat.
Giliranmu
Setelah makan siang ini, ajak satu temanmu atau adikmu duduk dekat kamu dan cerita satu hal yang lucu hari ini.
✩ Momen sore
Dan, lihat, seorang perempuan yang sudah menderita pendarahan selama dua belas tahun mendekati Yesus dari belakang dan menjamah ujung jubah-Nya, sebab perempuan itu berkata kepada dirinya sendiri, “Jika aku menyentuh jubah-Nya saja, aku akan sembuh.”
Matius 9:20-21 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Seorang perempuan sudah sakit sangat lama. Ia percaya, kalau ia menyentuh jubah Yesus saja, ia pasti sembuh.
Sepulang sekolah, kadang badanmu lelah dan hatimu juga capek. Mungkin ada teman yang bikin kamu sedih, atau ada tugas yang bikin kepalamu pusing. Perempuan dalam cerita ini sudah sakit lama sekali, dua belas tahun, hampir seumur hidupmu sekarang. Dia tidak butuh kata-kata panjang atau doa yang rumit.
Dia hanya menyentuh ujung jubah Yesus, diam-diam, dari belakang. Dan itu sudah cukup. Yesus merasakannya, walau di tengah banyak orang. Kamu juga tidak perlu kata-kata hebat untuk bicara sama Yesus. Cukup satu kalimat kecil, atau bahkan hanya diam sebentar sambil mengingat Dia ada dekat kamu.
Giliranmu
Sore ini, coba bilang satu hal kecil pada Yesus, entah itu rasa capek atau rasa senangmu hari ini, walau hanya dalam hati.
☾ Momen sore
Dia takkan membiarkan kakimu goyah, yang menjagamu takkan tertidur.
Mazmur 121:3 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Allah menjaga kamu terus, siang dan malam. Dia tidak pernah mengantuk, jadi kamu boleh tenang tidur.
Malam ini, lampu kamarmu mungkin sudah dimatikan. Rumah jadi sepi, semua orang siap-siap tidur. Kadang gelap membuat pikiranmu ramai, mikir tentang besok, tentang ulangan, tentang teman. Tapi ada satu hal yang boleh kamu ingat sebelum menutup mata.
Allah tidak pernah mengantuk. Waktu kamu sudah tidur pulas, waktu rumahmu gelap dan sunyi, Dia tetap terjaga. Kaki kamu tidak akan goyah karena Dia yang memegangmu. Seperti ayah atau ibu yang menengok kamarmu sebelum tidur, Allah menjaga kamu sepanjang malam, tanpa istirahat, tanpa jeda.
Giliranmu
Sebelum tidur malam ini, coba bilang pelan-pelan kepada Allah, terima kasih karena Dia menjaga aku malam ini.
Baca bagian ini dalam Alkitab
Ketuk sebuah bagian dan bacalah di sini bersama orang tua atau gurumu.
5Sebab, TUHAN itu baik, kasih setia-Nya kekal selamanya, dan kesetiaan-Nya dari generasi ke generasi.
1Nyanyian Ziarah Daud. Lihatlah, betapa baik dan betapa indahnya, jika saudara-saudara duduk bersama-sama!
20Dan, lihat, seorang perempuan yang sudah menderita pendarahan selama dua belas tahun mendekati Yesus dari belakang dan menjamah ujung jubah-Nya,
21sebab perempuan itu berkata kepada dirinya sendiri, “Jika aku menyentuh jubah-Nya saja, aku akan sembuh.”
3Dia takkan membiarkan kakimu goyah, yang menjagamu takkan tertidur.
Lebih banyak untuk anak-anak?
Di Faith.network Kids kamu akan menemukan lebih banyak kisah Alkitab, rencana bacaan, dan kegiatan yang dibuat khusus untuk anak-anak.
Ke Faith.network Kids