Tuhan Selalu Menjaga Kita
Tuhan menjaga kita
Empat momen Alkitab singkat untuk anak-anak, berdasarkan Mazmur 134:2, Amsal 17:1, 1 Samuel 17:49 and Mazmur 23:4.
☀ Momen pagi
Angkatlah tanganmu ke tempat kudus, dan pujilah TUHAN.
Mazmur 134:2 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Saat kita berkumpul untuk beribadah, kita boleh mengangkat tangan dan memuji Tuhan dengan senang hati.
Bangun pagi ini rasanya beda, ya? Bukan hari sekolah, tapi hari untuk berkumpul dengan keluarga dan pergi ke gereja bersama. Mungkin kamu mendengar suara mama menyiapkan baju, atau papa mengajak semua orang bersiap-siap.
Di gereja nanti, kamu akan menyanyi bersama banyak orang. Kamu boleh mengangkat tanganmu tinggi-tinggi, bukan karena diminta, tapi karena hatimu senang. Tuhan suka mendengar suara anak-anak yang memuji Dia dengan gembira, sama seperti Tuhan suka mendengar suara orang dewasa.
Giliranmu
Hari ini, saat menyanyi di gereja, angkat tanganmu dan katakan terima kasih kepada Tuhan dengan suara yang jelas.
✦ Momen siang
Lebih baik sepotong roti kering disertai ketenteraman daripada rumah penuh kurban sembelihan disertai perselisihan.
Amsal 17:1 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Makan sedikit tapi suasananya tenang itu lebih baik daripada makan banyak sambil bertengkar.
Hari ini hari Minggu. Mungkin kamu baru pulang dari gereja, dan sekarang duduk di meja makan bersama keluarga. Coba lihat sekeliling mejamu. Ada piring, ada sendok, ada orang-orang yang kamu kenal baik.
Kadang saat makan siang ramai sekali, ada yang berebut lauk, ada yang bercanda, kadang juga ada yang ngambek. Tapi Amsal mengingatkan, makan sedikit dengan hati yang tenang itu lebih enak daripada makan banyak sambil bertengkar. Bukan jumlah makanannya yang penting, tapi suasana hatinya.
Kamu bisa membuat meja makanmu jadi tenang dan hangat, bukan cuma menunggu orang lain melakukannya.
Giliranmu
Setelah makan siang ini, katakan satu hal yang membuatmu senang kepada orang yang duduk di sebelahmu.
✩ Momen sore
Kemudian, Daud memasukkan tangan ke dalam kantongnya untuk mengambil sebutir batu dari dalamnya, lalu diumbannya, dan mengenai dahi orang Filistin itu. Batu itu tertanam ke dalam dahinya, dan dia jatuh dengan menghadap ke atas tanah.
1 Samuel 17:49 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Daud melempar satu batu kecil dengan tali umbannya, dan batu itu mengenai dahi raksasa itu sampai dia jatuh ke tanah.
Pernah nggak kamu melihat sesuatu yang rasanya terlalu besar untukmu? Mungkin seperti tangga yang tinggi sekali, atau PR yang kelihatannya rumit. Goliat itu raksasa, badannya besar sekali, tapi Daud yang masih kecil berani maju ke depannya.
Daud nggak punya pedang besar atau baju besi. Dia hanya punya tali umban dan beberapa batu kecil. Tapi Daud percaya kalau Tuhan menyertainya, jadi dia nggak lari ketakutan. Satu batu kecil saja cukup, karena Tuhan yang membuatnya tepat mengenai sasaran.
Giliranmu
Sore ini, coba ceritakan kepada mama atau papa satu hal yang kamu rasa besar dan menakutkan, lalu doakan itu bersama-sama.
☾ Momen sore
Walaupun aku berjalan melewati lembah bayang-bayang kematian, aku takkan takut bahaya, karena Engkau bersamaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itu yang menghiburku.
Mazmur 23:4 (Alkitab Yang Terbuka (AYT))
Dengan kata sederhana: Walaupun gelap dan kamu merasa takut, kamu tidak perlu cemas, sebab Tuhan selalu berjalan di sampingmu.
Hari Minggu ini sudah hampir selesai. Kamu sudah ke gereja, menyanyi, mungkin bertemu teman-teman, dan sekarang langit sudah gelap di luar jendela. Kadang kamar jadi terasa sepi kalau lampu dimatikan, dan bayangan di dinding kelihatan aneh.
Tapi ingat, Tuhan tidak pernah tertidur dan tidak pernah pergi. Dia berjalan bersamamu bahkan di tempat yang paling gelap sekalipun. Seperti seorang gembala yang membawa tongkatnya untuk menjaga domba-dombanya dari bahaya, Tuhan menjagamu sepanjang malam, saat kamu tertidur lelap dan saat kamu terbangun sebentar karena mendengar suara aneh.
Giliranmu
Malam ini, sebelum kamu menutup mata, bisikkan pelan-pelan, "terima kasih, Tuhan, sudah menjagaku hari ini."
Baca bagian ini dalam Alkitab
Ketuk sebuah bagian dan bacalah di sini bersama orang tua atau gurumu.
2Angkatlah tanganmu ke tempat kudus, dan pujilah TUHAN.
1Lebih baik sepotong roti kering disertai ketenteraman daripada rumah penuh kurban sembelihan disertai perselisihan.
49Kemudian, Daud memasukkan tangan ke dalam kantongnya untuk mengambil sebutir batu dari dalamnya, lalu diumbannya, dan mengenai dahi orang Filistin itu. Batu itu tertanam ke dalam dahinya, dan dia jatuh dengan menghadap ke atas tanah.
4Walaupun aku berjalan melewati lembah bayang-bayang kematian, aku takkan takut bahaya, karena Engkau bersamaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itu yang menghiburku.
Lebih banyak untuk anak-anak?
Di Faith.network Kids kamu akan menemukan lebih banyak kisah Alkitab, rencana bacaan, dan kegiatan yang dibuat khusus untuk anak-anak.
Ke Faith.network Kids