1 RAJA-RAJA 12
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
Penjelasan
Setelah Raja Salomo meninggal, anaknya Rehabeam pergi ke Sikhem untuk dinobatkan menjadi raja. Tapi rakyat Israel punya permintaan dulu. Mereka berkata, ayahmu Salomo sudah membebani kami dengan pekerjaan berat dan pajak yang berat. Ringankanlah itu, maka kami akan melayanimu.
Rehabeam minta waktu tiga hari untuk berpikir. Ia bertanya dulu kepada para tua-tua yang dulu melayani ayahnya. Mereka menasihati, jadilah hamba bagi rakyat ini sekarang, layani mereka dengan baik, maka mereka akan setia kepadamu selamanya. Tapi Rehabeam tidak suka jawaban itu. Ia malah bertanya kepada teman-teman muda yang besar bersamanya. Mereka menyarankan sesuatu yang sombong dan kasar, katakan saja bahwa kelingkingmu lebih kuat dari pinggang ayahmu, dan kamu akan membuat beban mereka lebih berat lagi, bukan lebih ringan.
Rehabeam memilih nasihat orang-orang muda itu. Ia menjawab rakyat dengan keras, bahkan mengancam akan menghajar mereka lebih kejam dari ayahnya. Rakyat Israel marah besar. Mereka berkata, kami tidak punya bagian dalam keluarga Daud lagi, pulanglah ke tenda masing-masing. Lalu sepuluh suku Israel memberontak dan memilih Yerobeam, yang dulu lari ke Mesir, sebagai raja mereka. Hanya suku Yehuda yang tetap setia pada keluarga Daud. Kerajaan yang dulu bersatu di bawah Daud dan Salomo sekarang terbelah dua.
Yerobeam kemudian takut. Ia berpikir, kalau rakyat tetap pergi ke Bait Allah di Yerusalem untuk beribadah, hati mereka bisa kembali ke Rehabeam, dan aku bisa dibunuh. Maka ia membuat dua patung anak sapi dari emas, satu di Betel dan satu di Dan, supaya rakyat tidak usah pergi jauh-jauh ke Yerusalem. Ia bahkan mengangkat imam-imam sembarangan, bukan dari suku Lewi seperti yang seharusnya, dan membuat hari raya sendiri menurut pikirannya sendiri. Semua ini membuat rakyat jatuh dalam dosa penyembahan berhala.
Apa Artinya Ini?
Cerita ini menunjukkan bagaimana satu keputusan buruk bisa mengubah sejarah seluruh bangsa. Rehabeam punya pilihan, mendengarkan nasihat yang bijak dari orang yang berpengalaman, atau mendengarkan teman-teman yang hanya ingin terlihat kuat. Ia memilih kesombongan daripada kerendahan hati, dan akibatnya sangat besar, kerajaan Israel terbelah dan tidak pernah bersatu lagi.
Tapi ada hal yang mengejutkan di ayat 15. Di situ tertulis bahwa semua ini terjadi karena memang begitulah rencana Tuhan, sesuai firman yang sudah disampaikan-Nya lewat nabi Ahia. Ini sulit dipahami, bukan? Rehabeam yang bersalah karena kesombongannya, tapi Tuhan juga memakai kesalahan itu untuk menggenapi rencana-Nya. Alkitab tidak menjelaskan semuanya secara rapi di sini. Kita boleh jujur bahwa ini memang misteri, bagaimana pilihan bebas manusia dan rencana Tuhan bisa berjalan bersama tanpa Tuhan yang disalahkan atas dosa manusia.
Benang Merah
Kerajaan Israel yang terbelah ini adalah luka besar dalam sejarah umat Tuhan. Janji Tuhan kepada Daud dulu adalah bahwa keturunannya akan memerintah selamanya. Sekarang kelihatannya janji itu seperti hancur, karena hanya Yehuda yang tersisa bagi keluarga Daud. Tapi justru dari suku Yehuda inilah, bertahun-tahun kemudian, lahir seorang Raja yang jauh lebih besar dari Rehabeam, yaitu Yesus Kristus. Dia datang bukan untuk menambah beban orang dengan kesombongan, tapi untuk memikul beban kita sendiri di atas diri-Nya. Yesus adalah Raja yang justru merendahkan diri-Nya demi melayani, persis kebalikan dari pilihan Rehabeam.
Untukmu
Mungkin kamu pernah merasa ingin terlihat kuat atau hebat di depan teman-temanmu, sampai kamu memilih kata-kata yang kasar atau sikap yang sombong, padahal ada cara yang lebih baik dan lebih rendah hati. Rehabeam mendengarkan orang yang salah karena ingin terlihat gagah. Pertanyaannya untukmu, kepada siapa kamu biasa meminta nasihat ketika harus mengambil keputusan penting? Apakah kepada orang yang jujur dan bijak, atau kepada orang yang hanya ingin menyenangkan telingamu?
Mari Bicarakan
Mengapa menurutmu Rehabeam lebih memilih nasihat teman-temannya daripada nasihat para tua-tua yang berpengalaman?
Ayat 15 mengatakan semua ini terjadi karena rencana Tuhan, padahal Rehabeam yang bersalah. Menurutmu, bagaimana kedua hal itu bisa benar sekaligus?
Berdoa Bersama
Tuhan, kami mau belajar mendengarkan nasihat yang baik, bukan hanya kata-kata yang enak didengar. Tolong kami untuk rendah hati seperti Yesus, yang mau melayani, bukan sombong seperti Rehabeam. Kami percaya Engkau tetap memegang rencana-Mu, walau kami sering tidak mengerti caranya. Dalam nama Yesus kami berdoa, amin.
Pertanyaan tentang 1 RAJA-RAJA 12
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah 1 RAJA-RAJA 12?
Apa yang dikatakan 1 RAJA-RAJA 12?
Apa yang 1 RAJA-RAJA 12 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari 1 RAJA-RAJA 12?
Mengapa 1 RAJA-RAJA 12 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Raja itu menjawab bangsa itu dengan keras dan mengabaikan nasihat para tua-tua yang mereka berikan kepadanya."
Rehabeam sebenarnya sudah mendengar nasihat yang lembut. Ia hanya lebih suka suara yang membuatnya merasa kuat. Kadang kita pun bertanya bukan untuk mencari kebenaran, tetapi untuk mencari pembenaran. Nasihat siapa yang kamu simpan hari ini, dan suara siapa yang diam-diam kamu buang?
Yerobeam berkata dalam hatinya, "Sekarang kerajaan ini akan kembali kepada keluarga Daud." Padahal Allah baru saja menjanjikan kerajaan itu kepadanya. Tetapi ketakutan berbicara lebih keras daripada janji. Dosa anak lembu emas itu lahir bukan di mezbah, melainkan dalam percakapan diam di dalam hati. Apa yang sedang kaubisikkan kepada dirimu sendiri hari ini?
Rehabeam sudah menolak nasihat para tua-tua, dan sekarang ia mengirim Adoram, kepala pekerja rodi, justru ke tengah rakyat yang sedang meradang. Simbol penindasan itu dilempari batu sampai mati, dan rajanya "segera naik ke keretanya untuk melarikan diri ke Yerusalem." Keras hati selalu menagih korban, dan sering bukan kita yang membayarnya. Siapa yang sedang menanggung akibat dari kekerasan hatimu?
Yerobeam juga membuat kuil-kuil di bukit-bukit pengurbanan dan mengangkat imam-imam dari kalangan rakyat yang bukan dari keturunan Lewi." Semua ini lahir dari satu ketakutan: rakyat mungkin pergi ke Yerusalem dan hatinya tidak lagi padanya. Maka ia merancang ibadah yang lebih dekat, lebih murah, lebih aman. Adakah bagian imanmu yang kamu atur ulang supaya tetap nyaman?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak