2 TAWARIKH 23
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
The Explanation
Tujuh tahun lamanya Yoas, anak raja, disembunyikan di bait Allah. Neneknya sendiri, Atalya, telah membunuh hampir semua keturunan raja supaya dialah yang berkuasa. Tetapi Yoas selamat, dan sekarang Imam Yoyada memberanikan diri untuk bertindak.
Yoyada membuat perjanjian dengan para pemimpin pasukan. Perjanjian itu bukan sekadar janji biasa, melainkan kesepakatan yang mengikat untuk melakukan sesuatu yang berbahaya: mengangkat Yoas sebagai raja yang sah, dan menyingkirkan Atalya yang telah merebut takhta itu. Orang Lewi dan para pemimpin dikumpulkan diam-diam ke Yerusalem. Mereka dibagi tugas dengan rapi, menjaga pintu gerbang, menjaga istana, mengelilingi raja dengan senjata di tangan. Semua ini dilakukan dengan tenang dan terencana, bukan dengan kepanikan.
Lalu tibalah saatnya. Yoas dibawa keluar, mahkota dipasang di kepalanya, dan dia diberi hukum Allah untuk dipegangnya. Yoyada mengurapi dia, dan rakyat berseru, "Hidup Raja!" Ketika Atalya mendengar suara sukacita itu, dia berlari ke bait TUHAN dan berteriak, "Pengkhianatan, pengkhianatan!" Tetapi dialah sebenarnya yang selama ini melakukan kejahatan. Dia dibawa keluar dari bait TUHAN dan dibunuh, tidak di tempat kudus itu, melainkan di luar, dekat Pintu Gerbang Kuda.
Sesudah itu, Yoyada membuat perjanjian lagi, kali ini antara Allah, raja, dan seluruh rakyat, bahwa mereka akan menjadi umat TUHAN. Rakyat lalu pergi merobohkan kuil Baal, dewa palsu yang selama ini disembah, dan membunuh imamnya. Bait TUHAN dibersihkan, para imam kembali bertugas sesuai aturan Musa, dan Yoas didudukkan di atas takhta. Kota itu pun menjadi aman.
What Does This Mean?
Cerita ini keras. Ada pembunuhan, ada kekerasan, ada perintah untuk membunuh siapa saja yang masuk tanpa izin ke bait Allah. Alkitab tidak menyembunyikan hal itu, dan kita juga tidak perlu berpura-pura bahwa semuanya indah. Tetapi di balik semua kekerasan itu, ada satu hal yang sangat penting: Allah menjaga janji-Nya kepada keturunan Daud, meskipun manusia berusaha menghancurkannya.
Atalya bukan keturunan Daud. Dia merebut takhta dengan kekerasan dan menyembah Baal, bukan TUHAN. Yoyada berani bertindak karena dia tahu bahwa Allah sudah berjanji: dari keturunan Daud akan selalu ada raja yang memerintah. Keberanian Yoyada bukan sekadar politik, melainkan kesetiaan pada firman Allah yang sudah diucapkan jauh sebelumnya.
The Common Thread
Allah pernah berjanji kepada Daud bahwa dari keturunannya akan selalu ada raja. Perjanjian itu disebut juga sebagai janji yang teguh, sebuah kesepakatan yang Allah sendiri yang pegang, bukan manusia. Dalam pasal ini kita melihat betapa rapuhnya janji itu bisa tampak. Hampir seluruh keturunan Daud dibunuh. Hanya satu anak kecil yang tersisa, disembunyikan selama tujuh tahun. Tetapi Allah tidak membiarkan janji-Nya mati begitu saja.
Bertahun-tahun kemudian, dari keturunan Daud yang sama, lahirlah Yesus Kristus, Raja yang sesungguhnya. Sama seperti Yoas yang nyaris lenyap sebelum dia sempat memerintah, begitu pula garis keturunan Daud nyaris terputus berkali-kali dalam sejarah Israel. Tetapi Allah selalu menyisakan jalan. Itu sebabnya kita bisa percaya bahwa janji Allah tidak bergantung pada seberapa kuat manusia menjaga atau merusaknya, melainkan pada kesetiaan Allah sendiri.
For You
Mungkin kamu pernah merasa bahwa menjadi orang yang setia itu sulit, apalagi kalau yang ada di sekitarmu melakukan hal yang salah dan seolah tidak ada yang peduli. Yoyada hidup di tengah situasi seperti itu selama bertahun-tahun, menunggu waktu yang tepat untuk bertindak benar. Dia tidak terburu-buru, tetapi dia juga tidak berdiam diri selamanya.
Kamu mungkin tidak akan pernah menghadapi situasi seberbahaya itu, tetapi ada saat-saat ketika kamu tahu sesuatu itu salah dan kamu harus memilih, diam saja atau berani mengatakan yang benar. Cerita ini mengajak kita untuk percaya bahwa Allah memegang janji-Nya, bahkan ketika dunia di sekitar kita terasa kacau, dan bahwa kesetiaan kecil yang kita lakukan hari ini bisa menjadi bagian dari rencana besar Allah yang jauh melampaui yang bisa kita lihat.
Talk About It
Menurutmu, kenapa Yoyada menunggu sampai tujuh tahun sebelum bertindak? Apa yang mungkin dia rasakan selama waktu itu?
Cerita ini penuh kekerasan. Apakah menurutmu ada cara lain yang bisa dilakukan Yoyada? Alkitab sendiri tidak memberi jawaban pasti, apa pendapatmu?
Praying Together
Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu setia pada janji-Mu, bahkan ketika semua terasa kacau dan sulit. Ajar kami untuk berani melakukan yang benar pada waktu yang tepat, dan percaya bahwa Engkau yang memegang kendali atas hidup kami. Amin.
Pertanyaan tentang 2 TAWARIKH 23
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah 2 TAWARIKH 23?
Apa yang dikatakan 2 TAWARIKH 23?
Apa yang 2 TAWARIKH 23 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari 2 TAWARIKH 23?
Mengapa 2 TAWARIKH 23 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Sebelum Yoas dinobatkan, ada perjalanan yang tidak dicatat detailnya: "Mereka berkeliling di Yehuda dan mengumpulkan orang-orang Lewi dari semua kota di Yehuda." Dari kota ke kota, mengetuk pintu, mengajak satu per satu. Pemulihan itu dimulai dengan kerja sunyi yang melelahkan. Mungkin bagianmu hari ini bukan mahkota, melainkan langkah kaki yang tidak dilihat siapa pun.
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak