ESTER 4
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
The Explanation
Ketika Mordekhai mendengar tentang perintah jahat yang dikeluarkan untuk membinasakan semua orang Yahudi, dia tidak bisa tinggal diam. Dia merobek pakaiannya, mengenakan kain kabung dan abu sebagai tanda duka yang dalam, lalu berjalan ke tengah kota sambil berteriak dengan pedih. Dia sampai di depan pintu gerbang istana, sebab orang berkabung tidak boleh masuk ke dalam. Di seluruh negeri, di setiap provinsi yang menerima perintah raja itu, orang-orang Yahudi berpuasa, menangis, dan meratap. Ini bukan kesedihan kecil, ini ketakutan akan kematian bagi seluruh bangsa mereka.
Ester, yang tinggal aman di istana sebagai ratu, mendengar tentang Mordekhai dari para dayangnya dan menjadi sangat gelisah. Mula-mula dia hanya mengirim pakaian baru, mungkin berharap masalahnya sederhana. Tetapi Mordekhai menolak pakaian itu. Lewat seorang sida-sida bernama Hatah, Ester akhirnya tahu seluruh cerita, termasuk salinan surat perintah pembunuhan itu. Mordekhai memintanya untuk menghadap raja dan memohon belas kasihan bagi bangsanya.
Namun permintaan itu tidak mudah. Ester menjelaskan bahwa siapa pun yang menghadap raja tanpa dipanggil bisa dihukum mati, kecuali raja mengulurkan tongkat emasnya. Dan sudah tiga puluh hari dia tidak dipanggil. Jawaban Mordekhai keras dan jujur, dia berkata bahwa Ester tidak akan luput hanya karena tinggal di istana, dan bahwa pertolongan bagi orang Yahudi bisa datang dari tempat lain jika Ester diam saja, tetapi dia sendiri dan keluarganya akan binasa. Lalu dia mengucapkan kalimat yang terkenal, "Siapa tahu mungkin engkau beroleh kedudukan di kerajaan pada saat seperti ini?" Ester akhirnya memutuskan untuk bertindak. Dia meminta semua orang Yahudi di Susan berpuasa tiga hari bersamanya, lalu berkata, "Aku akan menghadap raja, sekalipun bertentangan dengan hukum; jika aku harus mati, aku mati."
What Does This Mean?
Pasal ini menunjukkan sesuatu yang jarang kita lihat di Alkitab, yaitu manusia yang harus membuat keputusan besar tanpa tahu bagaimana akhirnya. Ester tidak mendapat suara dari langit yang mengatakan "Jangan takut, semua akan baik-baik saja." Dia hanya punya pilihan sulit, diam dan mungkin selamat sendiri, atau bertindak dan mungkin mati. Mordekhai juga tidak menjanjikan hasil yang pasti. Dia hanya percaya bahwa pertolongan bagi umat Allah pasti akan datang, entah lewat Ester atau lewat jalan lain.
Menariknya, di seluruh kitab Ester, nama Allah tidak pernah disebut secara langsung. Tetapi kehadiran-Nya terasa di balik semua kejadian ini, dalam keberanian Mordekhai, dalam kegelisahan Ester, dalam keputusan yang akhirnya diambilnya. Kadang Allah bekerja diam-diam, lewat pilihan orang-orang biasa yang berani.
The Common Thread
Ester dipanggil untuk berdiri di antara bangsanya yang terancam mati dan raja yang berkuasa atas hidup mereka. Dia mempertaruhkan nyawanya sendiri supaya orang lain bisa selamat. Ini mengingatkan kita pada Yesus Kristus, yang jauh lebih besar dari Ester, rela mempertaruhkan nyawa-Nya sendiri, bahkan menyerahkannya, supaya kita yang terancam hukuman dosa bisa hidup. Bedanya, Ester belum tahu apakah dia akan selamat. Yesus tahu persis bahwa jalan-Nya menuju salib, dan Dia tetap berjalan.
For You
Mungkin kamu belum pernah menghadapi bahaya seperti Ester, tetapi kamu pasti pernah merasa takut untuk melakukan hal yang benar karena bisa membuatmu rugi atau ditolak orang lain. Membela teman yang diejek, mengaku kesalahan, atau berkata jujur meski berisiko, semua itu butuh keberanian seperti Ester. Kamu boleh jujur kalau kamu takut, Ester juga takut. Tetapi dia tetap memilih bertindak. Mintalah pada Tuhan keberanian seperti itu, bukan keberanian yang menghilangkan rasa takut, melainkan keberanian yang tetap melangkah meski takut ada.
Talk About It
Menurutmu, apakah Ester salah kalau dia awalnya ragu-ragu dan takut untuk menghadap raja?
Mordekhai berkata pertolongan bisa datang "dari tempat lain" kalau Ester diam. Menurutmu, apa artinya itu tentang cara Allah bekerja?
Praying Together
Tuhan, terima kasih karena Engkau bekerja bahkan ketika kami tidak melihat-Mu dengan jelas. Berikan kami keberanian seperti Ester, untuk melakukan yang benar meski kami takut. Ajar kami percaya bahwa Engkau selalu punya jalan bagi umat-Mu. Dalam nama Yesus, amin.
Pertanyaan tentang ESTER 4
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah ESTER 4?
Apa yang dikatakan ESTER 4?
Apa yang ESTER 4 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari ESTER 4?
Mengapa ESTER 4 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Hatah pun datang dan memberitahukan perkataan Mordekhai kepada Ester." Hanya satu kalimat, dan Hatah tidak pernah disebut lagi sesudah itu. Tapi tanpa dia yang bolak-balik antara gerbang istana dan kamar ratu, pesan itu tidak sampai. Mungkin peranmu hari ini juga terasa kecil: sekadar menyampaikan, mengantar, mengingatkan. Allah memakai kaki yang mau melangkah, bukan hanya nama yang dikenang.
Jika aku harus mati, aku akan mati." Ester tidak berkata Tuhan pasti melindunginya. Dia tidak punya jaminan apa pun, hanya tiga hari puasa dan sebuah keputusan. Beriman ternyata tidak selalu berarti tahu hasilnya. Kadang beriman berarti melangkah masuk ke ruangan yang menakutkan itu, dengan tangan gemetar, dan tetap masuk.
Jangan mengira bahwa kamu akan lolos di dalam istana raja lebih daripada semua orang Yahudi lainnya." Mordekhai tidak menyentuh rasa iba Ester, melainkan rasa amannya. Sebab di situlah kita paling sering bersembunyi. Tembok yang kaubangun, jabatan, kenyamanan, diam yang kausebut bijak. Semua itu tidak membuatmu luput. Lalu, apa yang sedang kaudiamkan hari ini?
Ester tinggal di istana, jauh dari kabar buruk yang sudah menggemparkan kota. Ia hanya tahu Mordekhai berkabung, dan itu cukup membuatnya gelisah: "Ester memanggil Hatakh... dan memerintahkannya untuk mengetahui apa yang terjadi pada Mordekhai dan mengapa hal itu terjadi."
Keberanian besar sering dimulai dari pertanyaan kecil. Maukah kau bertanya, atau lebih nyaman tidak tahu?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak