KEJADIAN 27
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)
Penjelasan
Ishak sudah tua sekali. Matanya sudah rabun, tidak bisa melihat jelas lagi. Ia memanggil Esau, anak sulungnya, dan berkata, “Pergilah berburu, lalu masaklah makanan enak untukku. Sesudah itu aku akan memberkatimu, sebelum aku mati.”
Berkat itu bukan sekadar kata-kata manis. Berkat dari seorang ayah waktu itu seperti surat wasiat yang hidup. Siapa yang menerimanya, dialah yang akan memimpin keluarga dan menerima janji Allah.
Tetapi Ribka, istri Ishak, mendengar semuanya. Ia lebih sayang kepada Yakub, anak bungsunya. Cepat-cepat ia berkata kepada Yakub, “Ambil dua anak kambing. Aku akan memasak makanan kesukaan ayahmu. Bawa itu kepadanya, dan berpura-puralah menjadi Esau.”
Yakub ragu. “Esau berbulu, aku berkulit licin,” katanya. “Kalau ayah merabaku, aku ketahuan menipu, dan aku akan kena kutuk, bukan berkat!” Tapi Ribka sudah bertekad. Ia memakaikan baju Esau kepada Yakub, lalu membalut tangan dan lehernya dengan kulit kambing, supaya terasa berbulu.
Yakub masuk membawa makanan itu. “Ayahku!” katanya. Ishak bertanya, “Siapa kamu, Nak?” Yakub berbohong, “Aku Esau, anak sulungmu.” Ishak curiga. “Cepat sekali kau dapat buruan itu?” Yakub menjawab dengan nama Tuhan di mulutnya, padahal ia sedang menipu.
Ishak memanggilnya mendekat, merabanya, lalu berkata heran, “Suaranya suara Yakub, tapi tangannya tangan Esau.” Karena tangannya berbulu, Ishak percaya. Ia makan, mencium bau pakaian anaknya, dan memberkatinya dengan berkat yang besar: gandum berlimpah, bangsa-bangsa tunduk, menjadi tuan atas saudaranya.
Baru saja Yakub keluar, Esau pulang membawa buruannya. Ketika ia tahu apa yang terjadi, ia menjerit dengan suara yang sangat pedih. “Berkatilah juga aku, Ayah!” Tapi Ishak berkata, “Saudaramu sudah datang dengan tipu daya dan merampas berkatmu.” Esau menangis keras, memohon berkat lain. Ishak memberinya sisa, tapi hidup Esau akan keras, jauh dari tanah subur.
Esau pun marah dan membenci Yakub. Dalam hatinya ia berkata, “Setelah ayah meninggal, aku akan membunuh Yakub.” Ribka mendengar rencana itu. Ia segera menyuruh Yakub lari jauh, ke rumah pamannya Laban, sampai amarah Esau reda.
Apa Artinya Ini?
Cerita ini penuh dengan orang yang berbuat salah. Ishak lebih suka Esau karena masakannya. Ribka dan Yakub menipu dengan licik. Esau dulu pernah menjual hak kesulungannya dengan murah, sekarang ia marah karena kehilangan berkat. Tidak ada pahlawan sempurna di sini. Allah tidak menyembunyikan kesalahan keluarga ini, Alkitab menceritakannya apa adanya, supaya kita tahu bahwa Allah bisa bekerja bahkan lewat orang-orang yang jauh dari sempurna.
Yang luar biasa, berkat yang sudah diucapkan Ishak tetap jadi kenyataan, meski diperoleh dengan cara yang salah. Allah sudah berjanji dari sebelum Yakub lahir bahwa ia akan memimpin. Rencana Allah tidak digagalkan oleh tipu daya manusia, tetapi tipu daya tetap membawa akibat pahit: ketakutan, amarah, dan perpisahan panjang antara dua saudara.
Benang Merah
Allah pernah berkata kepada Ribka, sebelum anak-anaknya lahir, bahwa yang lebih tua akan melayani yang lebih muda. Janji itu tentang Yakub, yang keturunannya kelak melahirkan bangsa Israel, dan dari bangsa itu lahirlah Tuhan Yesus Kristus. Allah tetap memegang janji-Nya, walau manusia memakai cara yang curang. Allah sanggup menulis cerita yang lurus, bahkan dengan garis-garis yang bengkok.
Untukmu
Yakub mendapat berkat dengan berbohong, bukan dengan percaya. Kamu tidak perlu menipu siapa pun supaya disayangi Allah. Allah sudah mengasihimu lebih dulu, sebelum kamu berbuat apa-apa. Kalau kamu pernah berbohong seperti Yakub, kamu bisa mengakuinya kepada Tuhan dan kepada orang yang kamu tipu. Dan kalau kamu seperti Esau, merasa tidak adil, kamu bisa cerita kepada Tuhan tentang perasaanmu itu.
Mari Membahas
Menurutmu, kenapa Ribka dan Yakub memilih menipu, padahal mereka bisa menunggu dan berdoa saja?
Pernahkah kamu merasa seperti Esau, kecewa karena sesuatu yang berharga direbut orang lain? Apa yang kamu lakukan waktu itu?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus, kami melihat keluarga yang saling menipu dan marah. Ampuni kami kalau kami juga pernah berbohong untuk mendapat sesuatu. Tolong kami untuk percaya bahwa Engkau sudah mengasihi kami, tanpa perlu tipu daya. Jaga hati kami supaya tidak iri atau dendam seperti Esau. Terima kasih karena Engkau tetap setia, walau kami sering jatuh. Amin.
Pertanyaan tentang KEJADIAN 27
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah KEJADIAN 27?
Apa yang dikatakan KEJADIAN 27?
Apa yang KEJADIAN 27 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari KEJADIAN 27?
Mengapa KEJADIAN 27 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Apakah hanya satu berkat yang engkau miliki, ayahku? Berkatilah aku juga, ayahku!" Lalu Esau menangis keras. Itu tangis orang yang baru sadar betapa berharganya sesuatu setelah kehilangannya. Dulu ia menukar hak kesulungannya dengan semangkuk makanan. Ada hal yang hari ini terasa murah bagimu, dan baru terasa mahal saat sudah lewat. Apa yang sedang kamu remehkan?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak