Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

KEJADIAN 27

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

Penjelasan

Ishak sudah tua sekali. Matanya sudah tidak bisa melihat lagi. Semua di sekelilingnya terasa gelap. Ishak punya dua anak laki-laki, namanya Esau dan Yakub. Esau anak yang besar, badannya kuat, tangannya berbulu seperti bulu kambing. Yakub anak yang lebih kecil, kulitnya halus, tidak berbulu sama sekali.

Suatu hari, Ishak memanggil Esau. "Anakku," katanya pelan. "Pergilah berburu ke padang. Masaklah makanan enak untukku, seperti biasa. Setelah aku makan, aku akan memberkatimu."

Ribka, ibu mereka, diam-diam mendengar semuanya. Ia cepat memanggil Yakub. "Ayo, Nak. Kita harus cepat, sebelum Esau pulang." Ribka memasak makanan enak, seperti kesukaan Ishak. Baunya harum sekali, memenuhi seluruh rumah. Ribka mengambil baju Esau yang terbaik, lalu memakaikannya pada Yakub. Ia menempelkan kulit kambing muda di tangan Yakub, juga di lehernya yang halus, supaya terasa berbulu seperti tangan Esau.

Yakub pun membawa makanan hangat itu. Ia masuk perlahan ke kamar ayahnya. Jantungnya mungkin berdebar kencang sekali.

Apa Artinya Ini?

"Anakku," kata Ishak. "Siapa kamu?" Yakub menjawab, "Aku Esau, anak sulungmu." Ishak terdiam sebentar. Suara ini terdengar seperti suara Yakub. "Mendekatlah," kata Ishak, "biar aku meraba tanganmu, supaya aku yakin." Yakub pun mendekat, dengan hati berdebar. Ishak meraba tangan yang berbulu itu. "Suaranya suara Yakub, tapi tangannya tangan Esau," katanya. Ishak pun percaya.

Ia memakan makanan itu perlahan, juga minum anggur yang dibawa Yakub. Lalu Ishak mencium baju yang dipakai Yakub. Baju itu berbau seperti ladang yang segar. Ishak pun memberkati Yakub dengan sukacita. Ia berkata, Yakub akan menjadi tuan atas saudaranya.

Tidak lama kemudian, Esau pulang dari berburu. Ia membawa makanan buruannya sendiri, dengan gembira. "Ayah, ini aku, Esau!" katanya riang. Tapi Ishak terkejut sekali, tubuhnya gemetar hebat. "Berkat itu sudah kuberikan kepada adikmu," kata Ishak sedih. Esau menjerit keras sekali, hatinya sangat pahit. "Berkatilah juga aku, Ayah!" ia memohon. Ishak hanya bisa memberi berkat yang berbeda.

Esau sangat sedih dan marah kepada Yakub. Yakub pun harus pergi jauh, ke rumah Paman Laban, supaya ia aman dari amarah Esau.

Benang Merah

Yakub memakai cara yang licik untuk dapat berkat. Itu bukan cara yang baik. Tapi Allah tetap memegang janji-Nya untuk Yakub. Allah sudah berjanji, sejak Yakub masih kecil. Allah bisa memakai cerita yang berantakan ini. Allah tetap bekerja, walau orang membuat kesalahan.

Lama kemudian, dari keturunan Yakub, lahirlah Tuhan Yesus. Yesus datang membawa berkat yang sungguh, untuk semua orang. Berkat Yesus bukan sesuatu yang direbut. Berkat Yesus adalah hadiah, diberikan dengan cuma-cuma, kepada siapa saja yang percaya kepada-Nya.

Untuk Kamu

Mungkin kamu pernah berbohong, supaya dapat sesuatu yang kamu mau. Yakub juga pernah begitu. Tapi Allah tetap mengasihi dia, walau ia salah. Allah juga mengasihimu, walau kamu pernah berbuat salah.

Kamu boleh datang kepada Allah apa adanya. Kamu boleh berkata jujur kepada-Nya, tanpa takut. Allah senang mendengar suaramu yang jujur.

Mari Bicarakan

Menurutmu, bagaimana perasaan Esau saat tahu berkatnya sudah diambil?

Apa yang bisa kamu lakukan kalau kamu ingin sesuatu, tapi caranya salah?

Mari Berdoa

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengasihiku. Tolong aku untuk selalu jujur. Aku mau datang kepada-Mu apa adanya. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang KEJADIAN 27

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah KEJADIAN 27?
Ishak sudah tua sekali. Matanya sudah tidak bisa melihat lagi. Semua di sekelilingnya terasa gelap. Ishak punya dua anak laki-laki, namanya Esau dan Yakub. Esau anak yang besar, badannya kuat, tangannya berbulu seperti bulu kambing. Yakub anak yang lebih kecil, kulitnya halus, tidak berbulu sama sekali.
Apa yang dikatakan KEJADIAN 27?
Ribka, ibu mereka, diam-diam mendengar semuanya. Ia cepat memanggil Yakub. "Ayo, Nak. Kita harus cepat, sebelum Esau pulang." Ribka memasak makanan enak, seperti kesukaan Ishak. Baunya harum sekali, memenuhi seluruh rumah. Ribka mengambil baju Esau yang terbaik, lalu memakaikannya pada Yakub.
Apa yang KEJADIAN 27 ajarkan tentang Tuhan?
Ia memakan makanan itu perlahan, juga minum anggur yang dibawa Yakub. Lalu Ishak mencium baju yang dipakai Yakub. Baju itu berbau seperti ladang yang segar. Ishak pun memberkati Yakub dengan sukacita. Ia berkata, Yakub akan menjadi tuan atas saudaranya.
Apa yang dapat dipelajari balita dari KEJADIAN 27?
Esau sangat sedih dan marah kepada Yakub. Yakub pun harus pergi jauh, ke rumah Paman Laban, supaya ia aman dari amarah Esau.
Mengapa KEJADIAN 27 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Lama kemudian, dari keturunan Yakub, lahirlah Tuhan Yesus. Yesus datang membawa berkat yang sungguh, untuk semua orang. Berkat Yesus bukan sesuatu yang direbut. Berkat Yesus adalah hadiah, diberikan dengan cuma-cuma, kepada siapa saja yang percaya kepada-Nya.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 38

Apakah hanya satu berkat yang engkau miliki, ayahku? Berkatilah aku juga, ayahku!" Lalu Esau menangis keras. Itu tangis orang yang baru sadar betapa berharganya sesuatu setelah kehilangannya. Dulu ia menukar hak kesulungannya dengan semangkuk makanan. Ada hal yang hari ini terasa murah bagimu, dan baru terasa mahal saat sudah lewat. Apa yang sedang kamu remehkan?

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak