HOSEA 14
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
Penjelasan
Bayangkan seorang anak yang pergi jauh dari rumah. Ia berjalan sendirian, memilih jalannya sendiri, dan akhirnya tersandung jatuh. Itulah bangsa Israel. Nabi Hosea berkata, "Kembalilah, hai Israel, kepada Tuhan Allahmu, sebab kamu telah tersandung karena kesalahanmu." Mereka sudah jatuh, dan mereka tahu itu.
Lalu Hosea mengajari mereka kata-kata yang harus mereka ucapkan, seperti seorang ayah mengajari anaknya berkata maaf. "Buanglah kesalahan kami," kata mereka kepada Tuhan, "dan terimalah yang baik." Mereka berjanji tidak akan lagi meminta tolong kepada bangsa Asyur yang kuat, tidak akan menunggangi kuda perang untuk merasa aman, dan tidak akan menyembah patung buatan tangan mereka sendiri lagi. Mereka sadar, hanya di dalam Tuhan anak yatim mendapat belas kasih. Mereka datang dengan tangan kosong, tapi hati yang jujur.
Apa jawaban Tuhan? Apakah Ia marah dan mengusir mereka? Tidak. Dengarkan ini baik-baik: "Aku akan menyembuhkan kemurtadan mereka, Aku akan mengasihi mereka dengan rela hati, sebab kemarahan-Ku telah surut dari mereka." Tuhan tidak menunggu mereka sempurna dulu. Ia menyembuhkan luka mereka dan mengasihi mereka dengan sepenuh hati.
Apa Artinya Ini?
Lalu Tuhan menggambarkan diri-Nya dengan gambar-gambar yang indah. Ia berkata akan menjadi seperti embun pagi, air dingin yang membasahi rumput kering di pagi hari. Israel akan mekar seperti bunga bakung yang cantik, akarnya kuat seperti pohon besar di Lebanon. Ranting-rantingnya akan menyebar luas, keindahannya seperti pohon zaitun, dan baunya harum. Mereka akan tumbuh subur seperti gandum di ladang, dan mekar seperti pohon anggur yang berbuah lebat.
Bayangkan itu. Dari orang yang tersandung dan jatuh, menjadi pohon yang berakar kuat dan berbuah banyak. Itu bisa terjadi karena Tuhan sendiri yang menyembuhkan. Tuhan bertanya kepada Efraim, salah satu suku Israel, "Apa hubungan-Ku dengan berhala-berhala?" Untuk apa mencari pertolongan di tempat lain, kalau Tuhan sendiri seperti pohon sanobar yang selalu hijau, dan dari-Nyalah semua buah yang baik datang?
Benang Merah
Cerita ini seperti gambar kecil dari cerita besar Allah. Manusia sering lari dari Tuhan, mencari pertolongan di tempat yang salah, lalu tersandung dan terluka. Tapi Tuhan selalu membuka pintu untuk kembali. Ia tidak menuntut kita menjadi sempurna dulu sebelum boleh pulang. Bertahun-tahun kemudian, Tuhan mengirim Yesus Kristus, yang mencari orang-orang yang tersesat dan menyembuhkan mereka yang terluka karena dosa. Yesus sendiri berkata Ia datang untuk mencari yang hilang. Embun pagi yang menyegarkan itu, sekarang kita kenal wajahnya dalam Yesus, yang memberi hidup baru kepada siapa saja yang kembali kepada-Nya.
Untuk Kamu
Pernahkah kamu melakukan sesuatu yang salah, lalu takut untuk mengaku? Hosea mengajarkan bahwa kita boleh datang kepada Tuhan dengan kata-kata jujur, seperti "maafkan aku, Tuhan." Tidak perlu membawa hadiah besar. Cukup hati yang jujur. Coba malam ini, sebelum tidur, katakan kepada Tuhan satu hal yang membuatmu menyesal. Lalu percayalah, Ia akan menyembuhkan seperti embun pagi menyegarkan rumput yang layu.
Mari Bicarakan
Kalau kamu jadi orang Israel yang sudah jauh dari Tuhan, apakah kamu akan berani kembali dan mengaku salah?
Tuhan berjanji akan seperti embun pagi bagi orang yang kembali kepada-Nya. Apa yang kamu rasakan mendengar janji itu?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus, kadang aku tersandung dan melakukan hal yang salah. Terima kasih karena Engkau tidak mengusirku, tapi menyambutku pulang. Sembuhkanlah hatiku seperti embun pagi menyegarkan bunga yang layu. Aku mau berakar kuat di dalam-Mu. Amin.
Pertanyaan tentang HOSEA 14
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah HOSEA 14?
Apa yang dikatakan HOSEA 14?
Apa yang HOSEA 14 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari HOSEA 14?
Mengapa HOSEA 14 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Aku akan menyembuhkan ketidaksetiaan mereka, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela." Perhatikan: Allah tidak hanya mengampuni perbuatanmu, Dia menyembuhkan akar yang membuatmu terus berpaling. Dan kata "sukarela" itu menusuk. Kasih-Nya bukan upah yang kamu kumpulkan, melainkan pemberian dari hati-Nya sendiri. Masihkah kamu mencoba membayarnya?
Perhatikan satu kata kecil di sana: kembali. Israel yang rusak oleh ulahnya sendiri tidak diminta memperbaiki diri lebih dulu. Mereka hanya pulang dan duduk "di bawah naungan-Nya". Di situ, tanpa dipaksa, hidup bertunas lagi seperti gandum, mekar seperti pohon anggur. Kamu pun tidak perlu berbunga dulu baru boleh pulang. Naungan itulah yang membuatmu berbunga.
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak