YOEL 3
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
Penjelasan
Pasal ini adalah bagian terakhir dari kitab Yoel. Ini pasal yang berat, penuh dengan bahasa yang besar dan mengesankan. Tuhan berbicara tentang sesuatu yang akan terjadi "pada hari itu". Hari apa? Hari ketika Tuhan akan bertindak sebagai Hakim atas semua bangsa.
Tuhan memulai dengan sebuah janji indah: Ia akan memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem. Umat-Nya sudah lama menderita. Mereka dicerai-beraikan, tanah mereka dibagi-bagi, anak-anak mereka bahkan dijual seperti barang, hanya ditukar dengan anggur. Bayangkan itu. Anak-anak yang seharusnya bermain, malah dijadikan barang dagangan. Tuhan melihat itu semua. Tuhan tidak lupa.
Lalu Tuhan berbicara kepada bangsa-bangsa yang telah melukai umat-Nya: Tirus, Sidon, dan Filistin. Mereka mengambil perak dan emas Tuhan, mereka menjual orang Yehuda kepada orang Yunani. Tuhan berkata: "Aku akan mengembalikan perbuatanmu itu ke atas kepalamu sendiri." Artinya, apa yang mereka lakukan kepada orang lain, akan kembali kepada mereka.
Kemudian gambarnya berubah. Tuhan memanggil semua bangsa berkumpul di sebuah lembah, namanya Lembah Yosafat. Nama itu artinya "Tuhan menghakimi". Ini bukan lembah biasa. Di sini Tuhan akan duduk sebagai Hakim atas seluruh bumi. Ayat 10 punya kalimat yang menarik: "Tempalah mata bajakmu menjadi pedang." Biasanya orang berharap sebaliknya, pedang diubah jadi alat berkebun. Tapi di sini justru terbalik. Bangsa-bangsa yang jahat diundang untuk datang dan menghadapi Tuhan.
Lalu langit menjadi gelap. Matahari dan bulan tidak bersinar lagi. Bintang-bintang meredup. Tuhan mengaum seperti singa dari Sion. Langit dan bumi berguncang. Ini pemandangan yang menakutkan, sungguh. Tapi lihat baik-baik ayat 16, di tengah semua kegemparan itu ada satu kalimat yang seperti pelukan: "TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya dan benteng perlindungan bagi orang-orang Israel."
Di akhir pasal, semuanya berubah menjadi indah. Gunung-gunung meneteskan anggur baru, bukit-bukit mengalirkan susu, sungai-sungai penuh air. Mata air keluar dari Bait Tuhan. Yerusalem akan menjadi kudus dan aman selama-lamanya.
Apa Artinya Ini?
Pasal ini mengajarkan sesuatu yang penting: Tuhan itu adil. Ia melihat segala ketidakadilan di dunia. Ketika anak-anak dijual, ketika orang-orang tak berdosa disakiti, Tuhan tidak diam. Ia mencatat. Ia akan menghakimi.
Mungkin kamu berpikir: kenapa Tuhan begitu keras? Jujur, itu pertanyaan yang bagus, dan tidak selalu ada jawaban mudah. Tapi coba bayangkan sebaliknya, seandainya Tuhan tidak pernah menghakimi apa pun. Berarti semua kejahatan dibiarkan begitu saja. Semua anak yang disakiti tidak akan pernah dibela. Justru karena Tuhan adil, maka ada harapan.
Dan lihat: penghakiman bukan akhir cerita. Akhir cerita adalah gunung yang meneteskan anggur baru dan sungai yang mengalir dari rumah Tuhan. Tuhan menghakimi supaya Ia bisa memulihkan.
Benang Merah
Yesus juga berbicara tentang "hari itu". Ia berkata bahwa Ia akan datang kembali, dan langit akan gelap, dan Ia akan datang sebagai Hakim. Yesus adalah Hakim yang dibicarakan Yoel di sini.
Tapi Yesus juga adalah tempat perlindungan itu. Ayat 16 berkata bahwa Tuhan adalah benteng bagi umat-Nya. Yesus mati di kayu salib supaya kita bisa berlindung di dalam Dia ketika hari penghakiman datang. Dan sungai yang mengalir dari Bait Tuhan di ayat 18? Dalam kitab Wahyu, Yohanes melihat sungai yang sama, mengalir dari takhta Tuhan dan Anak Domba, yaitu Yesus. Air kehidupan untuk selamanya.
Untuk Kamu
Kadang kamu melihat sesuatu yang tidak adil di sekolah atau di dunia, dan kamu berpikir: kenapa tidak ada yang menghentikan ini? Kabar baiknya: Tuhan melihat. Kamu tidak perlu membalas sendiri. Kamu bisa menyerahkannya kepada Tuhan yang adil.
Dan jika kamu sendiri pernah melakukan sesuatu yang salah, ini juga kabar baik. Yesus sudah menanggung hukuman itu di salib. Kamu boleh datang kepada-Nya dan berlindung di dalam Dia. Bukan hanya untuk hari nanti, tapi juga untuk hari ini, ketika kamu takut atau bingung atau merasa sendirian, Tuhan tetap benteng perlindunganmu.
Coba minggu ini perhatikan: di mana kamu melihat ketidakadilan? Doakanlah itu. Serahkan kepada Tuhan.
Bicarakanlah
Menurutmu, apa bedanya jika Tuhan tidak pernah menjadi Hakim atas kejahatan di dunia?
Ayat 16 berkata Tuhan adalah "tempat perlindungan". Kapan kamu paling butuh sebuah tempat perlindungan?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau melihat segala sesuatu, juga yang tidak adil. Terima kasih karena Engkau adalah Hakim yang adil dan sekaligus tempat kami berlindung. Ajarlah kami mempercayakan dunia ini kepada-Mu. Amin.
Pertanyaan tentang YOEL 3
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah YOEL 3?
Apa yang dikatakan YOEL 3?
Apa yang YOEL 3 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari YOEL 3?
Mengapa YOEL 3 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Ada darah yang tertumpah dan tidak seorang pun menuntutnya. Yoel menutup kitabnya justru di titik itu: "Aku akan membalaskan darah mereka yang belum Kubalaskan, sebab TUHAN tinggal di Sion." Luka yang kaupikir sudah dilupakan dunia ternyata masih tercatat pada-Nya. Bukan karena kau kuat menuntut keadilan, tetapi karena Dia memilih tinggal dekat denganmu.
Di tengah hiruk pikuk bangsa-bangsa yang dipanggil berkumpul untuk berperang, terselip satu kalimat doa yang pendek: "Bawalah turun para pahlawan-Mu, ya TUHAN!" Nabi tidak menghitung kekuatan sendiri. Dia menoleh ke atas. Mungkin hari ini kau sedang menghitung kemampuanmu menghadapi sesuatu yang terlalu besar. Coba berhenti menghitung, dan mulai meminta.
Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menarik kembali cahayanya." Semua yang biasa kita andalkan untuk menerangi jalan bisa padam. Tapi perhatikan ayat berikutnya: justru di tengah gelap itu TUHAN menjadi tempat perlindungan bagi umat-Nya. Mungkin langitmu sedang gelap sekarang. Dia tidak ikut padam.
Suara yang membuat langit dan bumi bergetar, justru menjadi tempat teduh bagimu. "Akan tetapi, TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan benteng bagi keturunan Israel." Aum singa yang menakutkan seluruh dunia terdengar seperti panggilan pulang di telingamu. Kekuatan yang sama, dua rasa yang berbeda. Kamu berdiri di sisi mana?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak