Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

YOHANES 21

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

The Explanation

Malam itu gelap di Danau Tiberias. Petrus dan teman-temannya duduk di perahu. Mereka sudah menebarkan jala berkali-kali, tetapi tidak ada satu ikan pun yang tertangkap. Tangan mereka lelah, dan hati mereka kosong.

Ketika pagi mulai terang, seseorang berdiri di pantai. Murid-murid tidak tahu bahwa itu adalah Yesus. Orang itu berseru, “Anak-anak, apakah kamu memiliki ikan?” “Tidak,” jawab mereka, capek dan kecewa. Lalu orang itu berkata, “Tebarkanlah jalamu ke sebelah kanan perahu, dan kamu akan mendapat.”

Aneh, bukan? Mereka sudah mencoba sepanjang malam. Tapi mereka tetap menebarkan jala sekali lagi. Dan tiba-tiba jala itu penuh! Begitu banyak ikan sampai mereka tidak sanggup menariknya ke dalam perahu.

Murid yang dikasihi Yesus langsung sadar. “Itu Tuhan!” serunya kepada Petrus. Begitu mendengar itu, Petrus tidak bisa menunggu. Ia mengenakan pakaiannya dan langsung terjun ke dalam danau, berenang secepat mungkin menuju Yesus. Murid-murid yang lain menyusul dengan perahu, menyeret jala yang berat itu ke darat.

Sesampai di pantai, ada bara api menyala. Di atasnya sudah ada ikan dan roti, siap dimakan. Yesus berkata, “Bawalah beberapa ekor ikan yang baru saja kamu tangkap.” Petrus menarik jala itu ke darat, 153 ekor ikan besar, dan jalanya tidak robek sama sekali. Lalu Yesus mengajak mereka makan bersama, membagikan roti dan ikan dengan tangan-Nya sendiri.

What Does This Mean?

Murid-murid sudah lelah dan kecewa, merasa usaha mereka sia-sia. Tapi Yesus datang justru di saat seperti itu. Ia tidak marah karena mereka kembali menjadi nelayan setelah semua yang terjadi. Ia malah menyiapkan sarapan untuk mereka dengan tangan-Nya sendiri.

Lalu terjadi percakapan yang mengharukan. Yesus bertanya kepada Petrus, tiga kali, “Apakah kamu mengasihi Aku?” Mungkin karena dulu Petrus pernah tiga kali berkata tidak mengenal Yesus. Setiap kali Petrus menjawab, “Benar Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau,” Yesus memberinya tugas, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Pada pertanyaan ketiga, hati Petrus menjadi sedih. Tapi Yesus tidak sedang menghukumnya. Ia sedang memulihkan Petrus, memberinya kesempatan baru.

The Common Thread

Sejak awal, Allah selalu mencari orang yang gagal dan memberi mereka awal yang baru. Yesus tahu Petrus pernah takut dan menyangkal-Nya. Tapi Ia tidak membuang Petrus. Ia justru mempercayakan domba-domba-Nya kepada Petrus, yaitu semua orang yang kelak akan percaya kepada-Nya. Inilah kasih Allah yang sesungguhnya, kasih yang tidak menyerah pada orang yang pernah jatuh, tetapi mengangkatnya kembali untuk tugas yang besar.

For You

Pernahkah kamu merasa sudah melakukan kesalahan besar sehingga merasa tidak layak lagi? Petrus pernah merasa begitu. Tapi Yesus datang mencarinya, memberinya makan, dan bertanya tentang kasihnya. Yesus melakukan hal yang sama kepadamu. Kamu boleh berkata jujur kepada-Nya kalau kamu mengasihi-Nya, sama seperti Petrus. Dan seperti Petrus diberi tugas menggembalakan domba, kamu juga bisa menolong orang di sekitarmu, seperti adikmu atau temanmu yang sedang sedih.

Talk About It

Menurutmu, bagaimana perasaan Petrus ketika ia berenang ke arah Yesus?

Mengapa Yesus bertanya tiga kali kepada Petrus, "Apakah kamu mengasihi Aku?"

Praying Together

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu mencari kami, bahkan ketika kami merasa gagal. Tolong kami untuk berani berkata bahwa kami mengasihi-Mu, seperti Petrus. Ajari kami untuk menolong orang lain seperti yang Engkau mau. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang YOHANES 21

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah YOHANES 21?
Malam itu gelap di Danau Tiberias. Petrus dan teman-temannya duduk di perahu. Mereka sudah menebarkan jala berkali-kali, tetapi tidak ada satu ikan pun yang tertangkap. Tangan mereka lelah, dan hati mereka kosong.
Apa yang dikatakan YOHANES 21?
Aneh, bukan? Mereka sudah mencoba sepanjang malam. Tapi mereka tetap menebarkan jala sekali lagi. Dan tiba-tiba jala itu penuh! Begitu banyak ikan sampai mereka tidak sanggup menariknya ke dalam perahu.
Apa yang YOHANES 21 ajarkan tentang Tuhan?
Sesampai di pantai, ada bara api menyala. Di atasnya sudah ada ikan dan roti, siap dimakan. Yesus berkata, “Bawalah beberapa ekor ikan yang baru saja kamu tangkap.” Petrus menarik jala itu ke darat, 153 ekor ikan besar, dan jalanya tidak robek sama sekali. Lalu Yesus mengajak mereka makan bersama, membagikan roti dan ikan dengan tangan-Nya sendiri.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari YOHANES 21?
Lalu terjadi percakapan yang mengharukan. Yesus bertanya kepada Petrus, tiga kali, “Apakah kamu mengasihi Aku?” Mungkin karena dulu Petrus pernah tiga kali berkata tidak mengenal Yesus. Setiap kali Petrus menjawab, “Benar Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau,” Yesus memberinya tugas, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.
Mengapa YOHANES 21 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Pernahkah kamu merasa sudah melakukan kesalahan besar sehingga merasa tidak layak lagi? Petrus pernah merasa begitu. Tapi Yesus datang mencarinya, memberinya makan, dan bertanya tentang kasihnya. Yesus melakukan hal yang sama kepadamu. Kamu boleh berkata jujur kepada-Nya kalau kamu mengasihi-Nya, sama seperti Petrus.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 19

Ikutlah Aku!" Kata yang sama yang Petrus dengar di tepi danau bertahun-tahun lalu, kini diulang Yesus setelah Petrus menyangkal Dia tiga kali. Panggilan itu tidak dicabut oleh kegagalannya. Hanya saja sekarang Petrus tahu ke mana jalan itu menuju, dan ia tetap melangkah. Panggilan apa yang kamu kira sudah hangus karena jatuhmu?

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak