Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

LUKAS 18

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

The Explanation

Di sebuah kota ada seorang hakim yang tidak baik. Dia tidak takut kepada Allah, dan tidak peduli pada orang lain. Di kota itu juga ada seorang janda yang sedang dalam masalah besar. Dia terus datang kepada hakim itu. "Tolong, berikan aku keadilan!" katanya. Hakim itu mengusirnya. Tapi janda itu datang lagi, dan lagi, sampai hakim itu berkata dalam hati, "Baiklah, aku akan menolongnya, supaya dia berhenti mengganggu aku." Yesus bercerita ini supaya murid-murid-Nya tahu, mereka harus terus berdoa dan tidak putus asa.

Lalu Yesus bercerita tentang dua orang yang berdoa di Bait Allah. Yang satu merasa dirinya sangat baik, dan berdiri tegak sambil membanggakan diri. Yang satu lagi, seorang pengumpul pajak yang dibenci orang, berdiri jauh-jauh, memukul dadanya sendiri dan berkata, "Ya Allah, kasihanilah aku, orang berdosa ini." Justru dialah yang pulang dengan hati yang benar di hadapan Allah.

Setelah itu orang-orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus. Murid-murid memarahi mereka, seolah anak-anak mengganggu. Tapi Yesus berkata, "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku. Kerajaan Allah adalah milik orang-orang seperti mereka."

Lalu, dekat Kota Yerikho, ada seorang buta duduk di pinggir jalan sambil mengemis. Dia mendengar banyak orang lewat. "Yesus dari Nazaret sedang lewat," kata orang-orang. Orang buta itu langsung berteriak sekuat tenaga, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Orang-orang di depan memarahinya dan menyuruhnya diam. Tapi dia tidak mau diam. Dia berteriak lebih keras lagi.

Apakah kamu berani terus berteriak seperti itu, walau disuruh diam?

Yesus berhenti berjalan. Dia menyuruh orang membawa orang buta itu mendekat. "Apa yang kamu mau Aku perbuat bagimu?" tanya-Nya. "Tuhan, aku mau bisa melihat," jawabnya. Yesus berkata, "Melihatlah, imanmu telah menyembuhkanmu." Seketika itu juga dia bisa melihat, dan dia mengikuti Yesus sambil memuji Allah.

What Does This Mean?

Janda itu kecil dan tidak punya kuasa, tapi dia tidak berhenti berseru. Orang buta itu juga kecil, duduk di pinggir jalan, dianggap tidak penting oleh orang banyak. Tapi justru mereka berdua yang paling keras berseru kepada Allah, dan justru mereka yang didengar. Allah tidak melihat siapa yang paling kuat atau paling hebat. Dia mendengar orang yang terus berseru kepada-Nya, dengan hati yang jujur, bukan yang sombong.

The Common Thread

Sejak awal, Allah selalu mendengar seruan orang yang lemah, seperti Dia mendengar umat-Nya yang berseru di Mesir dahulu. Yesus datang justru untuk orang-orang seperti janda itu, pengumpul pajak itu, anak-anak kecil itu, dan orang buta itu. Dia berhenti berjalan untuk satu orang buta di pinggir jalan, padahal Dia sedang menuju Yerusalem, tempat Dia akan mati dan bangkit untuk semua orang. Itulah Yesus, Dia tidak pernah terlalu sibuk untuk mendengar seruanmu.

For You

Kalau kamu sedang sedih atau butuh sesuatu, kamu boleh berseru kepada Allah, bahkan kalau kamu merasa kecil, atau orang lain menyuruhmu diam. Allah tidak pernah bosan mendengarmu. Jangan berhenti berdoa, seperti janda itu, dan seperti orang buta itu yang terus berteriak sampai Yesus mendengarnya.

Talk About It

Mengapa orang buta itu tidak mau diam, walau disuruh berhenti berteriak?

Pernahkah kamu merasa seperti tidak didengar? Apa yang bisa kamu lakukan seperti janda dan orang buta dalam cerita ini?

Praying Together

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu mendengar seruan kami, walau kami merasa kecil. Ajar kami untuk terus berdoa dan tidak putus asa. Buka hati kami seperti Engkau membuka mata orang buta itu. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang LUKAS 18

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah LUKAS 18?
Di sebuah kota ada seorang hakim yang tidak baik. Dia tidak takut kepada Allah, dan tidak peduli pada orang lain. Di kota itu juga ada seorang janda yang sedang dalam masalah besar. Dia terus datang kepada hakim itu. "Tolong, berikan aku keadilan!" katanya. Hakim itu mengusirnya.
Apa yang dikatakan LUKAS 18?
Setelah itu orang-orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus. Murid-murid memarahi mereka, seolah anak-anak mengganggu. Tapi Yesus berkata, "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku. Kerajaan Allah adalah milik orang-orang seperti mereka."
Apa yang LUKAS 18 ajarkan tentang Tuhan?
Yesus berhenti berjalan. Dia menyuruh orang membawa orang buta itu mendekat. "Apa yang kamu mau Aku perbuat bagimu?" tanya-Nya. "Tuhan, aku mau bisa melihat," jawabnya. Yesus berkata, "Melihatlah, imanmu telah menyembuhkanmu." Seketika itu juga dia bisa melihat, dan dia mengikuti Yesus sambil memuji Allah.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari LUKAS 18?
Sejak awal, Allah selalu mendengar seruan orang yang lemah, seperti Dia mendengar umat-Nya yang berseru di Mesir dahulu. Yesus datang justru untuk orang-orang seperti janda itu, pengumpul pajak itu, anak-anak kecil itu, dan orang buta itu. Dia berhenti berjalan untuk satu orang buta di pinggir jalan, padahal Dia sedang menuju Yerusalem, tempat Dia akan mati dan bangkit untuk semua orang.
Mengapa LUKAS 18 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu mendengar seruan kami, walau kami merasa kecil. Ajar kami untuk terus berdoa dan tidak putus asa. Buka hati kami seperti Engkau membuka mata orang buta itu. Amin.

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak