Untuk anak usia 3 hingga 6 tahun

2 SAMUEL 14

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)

Alkitab

The Explanation

Istana itu sepi. Sangat sepi. Raja Daud duduk sendiri di kursinya. Wajahnya tidak tersenyum.

Ia memikirkan anaknya. Namanya Absalom. Absalom jauh sekali, di negeri lain. Sudah lama Raja Daud tidak melihat wajahnya. Hatinya rindu. Sangat rindu.

Yoab, sahabat raja, melihat wajah sedih itu. Yoab punya sebuah rencana.

Ia memanggil seorang perempuan yang pandai berbicara. Perempuan itu memakai baju hitam, baju orang yang berduka. Ia pergi menghadap raja. Sampai di sana, ia sujud. Mukanya menyentuh tanah.

"Tolonglah aku, ya Raja!" katanya, dengan suara yang gemetar.

Ia bercerita, "Aku ini janda. Aku punya dua anak laki-laki. Mereka berkelahi di ladang. Ladang yang luas, yang panas karena matahari. Satu anak mati. Sekarang keluargaku marah. Mereka mau membunuh anakku yang masih hidup!"

Raja Daud mendengarkan baik-baik. Ia berkata, "Jangan takut lagi. Tidak akan ada yang menyentuh anakmu itu. Sehelai rambutnya pun tidak akan jatuh ke tanah!"

Lalu, perlahan, perempuan itu berkata, "Raja, ceritaku ini sama seperti anakmu sendiri, Absalom."

Raja Daud terdiam. Diam sekali. Sekarang ia mengerti. Ini bukan cerita tentang perempuan itu saja. Ini tentang anaknya sendiri, yang jauh di sana, sendirian.

What Does This Mean?

Raja Daud memanggil Yoab. "Pergilah," katanya. "Jemput Absalom. Bawa dia pulang."

Yoab senang sekali. Ia berjalan jauh, sampai ke tempat bernama Gesur. Ia membawa Absalom pulang, sampai ke Yerusalem.

Tapi raja berkata, "Absalom boleh tinggal di rumahnya sendiri. Tapi aku belum mau melihat wajahnya."

Absalom tinggal di Yerusalem. Satu tahun berlalu. Dua tahun berlalu. Lama sekali menunggu. Ia belum pernah melihat wajah ayahnya.

Absalom itu sangat tampan. Rambutnya panjang, tebal, dan berat sekali. Ia juga punya anak-anak kecil di rumahnya.

The Common Thread

Akhirnya, Absalom sangat ingin bertemu ayahnya. Yoab membantunya lagi. Raja memanggil Absalom datang.

Absalom masuk perlahan. Ia sujud, mukanya sampai ke tanah, tepat di depan ayahnya.

Lalu, Raja Daud berdiri dari kursinya. Ia melangkah maju. Ia memeluk Absalom. Ia mencium wajahnya.

Anak yang tadinya jauh, sekarang dekat lagi. Anak yang tadinya hilang, sekarang dipeluk erat.

Tuhan juga seperti itu. Ketika kita jauh dari-Nya, Tuhan tidak mau kita tetap jauh. Tuhan ingin memeluk anak-anak-Nya yang datang kembali kepada-Nya.

For You

Apakah kamu pernah pergi jauh dari mama atau papa? Lalu pulang lagi, dan dipeluk erat sekali, sampai kamu tersenyum?

Tuhan juga begitu. Tuhan selalu mau memeluk kamu, kalau kamu datang kepada-Nya.

Talk About It

Bagaimana rasanya kalau kamu dipeluk erat, setelah lama tidak bertemu orang yang kamu sayangi?

Menurutmu, kenapa Raja Daud akhirnya mau memeluk Absalom?

Praying Together

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau selalu mau memelukku. Kalau aku jauh dari-Mu, tolong bawa aku pulang. Aku senang, Engkau sayang aku. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang 2 SAMUEL 14

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah 2 SAMUEL 14?
Ia memikirkan anaknya. Namanya Absalom. Absalom jauh sekali, di negeri lain. Sudah lama Raja Daud tidak melihat wajahnya. Hatinya rindu. Sangat rindu.
Apa yang dikatakan 2 SAMUEL 14?
Ia memanggil seorang perempuan yang pandai berbicara. Perempuan itu memakai baju hitam, baju orang yang berduka. Ia pergi menghadap raja. Sampai di sana, ia sujud. Mukanya menyentuh tanah.
Apa yang 2 SAMUEL 14 ajarkan tentang Tuhan?
Ia bercerita, "Aku ini janda. Aku punya dua anak laki-laki. Mereka berkelahi di ladang. Ladang yang luas, yang panas karena matahari. Satu anak mati. Sekarang keluargaku marah. Mereka mau membunuh anakku yang masih hidup!"
Apa yang dapat dipelajari balita dari 2 SAMUEL 14?
Raja Daud mendengarkan baik-baik. Ia berkata, "Jangan takut lagi. Tidak akan ada yang menyentuh anakmu itu. Sehelai rambutnya pun tidak akan jatuh ke tanah!"
Mengapa 2 SAMUEL 14 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Raja Daud terdiam. Diam sekali. Sekarang ia mengerti. Ini bukan cerita tentang perempuan itu saja. Ini tentang anaknya sendiri, yang jauh di sana, sendirian.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 29

Dua kali Absalom memanggil, dua kali Yoab tidak datang. "Dia menyuruh orang untuk kedua kalinya, tetapi dia tidak mau datang." Bayangkan rasanya diabaikan berulang kali oleh orang yang seharusnya menjadi jembatan. Absalom sudah pulang ke Yerusalem, tetapi hatinya masih di pengasingan. Ada pemulihan setengah hati yang justru menumbuhkan kepahitan. Adakah orang yang kau biarkan menunggu terlalu lama?

Wawasan Editorial pada ayat 23

Kemudian, Yoab bangkit dan pergi ke Gesur, lalu membawa Absalom ke Yerusalem." Perjalanan itu selesai, tetapi pemulihan belum. Sebab sesudahnya Daud berkata agar Absalom pulang ke rumahnya sendiri, tanpa melihat wajah ayahnya. Ada orang yang kaupanggil kembali, tetapi belum sungguh kauterima. Satu kota, satu atap, dan tetap saling membelakangi. Adakah wajah yang selama ini kausembunyikan dari seseorang?

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak

For parents and teachers: Ditulis khusus untuk dibacakan kepada anak usia 3 hingga 6 tahun. Gunakan sebagai titik awal untuk berbincang dengan anak Anda, bukan sebagai satu-satunya sumber. This explanation is generated automatically by language models. While we strive for theological soundness, the software can make mistakes.

© 2026 Faith.Network. Hak cipta dilindungi.

Faith.network adalah pelayanan dari Faith.network · KvK 84972599 · connect@faith.network