KIDUNG AGUNG 4
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)
Penjelasan
Di dalam Alkitab ada sebuah buku yang penuh nyanyian. Nyanyian tentang dua orang yang saling mencintai.
Bayangkan sore hari. Matahari mulai turun. Angin bertiup pelan-pelan. Di sebuah taman ada seorang perempuan. Ia memakai kerudung tipis di wajahnya.
Lalu datanglah kekasihnya. Ia berhenti. Ia memandang perempuan itu. Dan ia mulai bernyanyi.
"Lihat, cantiknya engkau, kekasihku!"
Ia bernyanyi lagi. "Lihat, cantiknya engkau!"
Ia melihat matanya. Matanya lembut, seperti burung merpati. Ia melihat rambutnya. Rambutnya panjang dan hitam, seperti kambing-kambing yang berjalan turun dari gunung. Ia melihat giginya. Giginya putih bersih, seperti domba yang baru dimandikan.
Dan ia berkata sesuatu yang sangat indah. "Engkau cantik seutuhnya. Tidak ada cacat padamu."
Tidak ada satu pun yang kurang. Tidak ada satu pun yang salah. Perempuan itu cantik dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Apa Artinya Ini?
Lalu laki-laki itu berkata lagi. "Engkau telah mencuri hatiku."
Ia sangat, sangat senang. Hatinya penuh. Seperti hatimu waktu Mama pulang dan memelukmu erat-erat.
Ia berkata bahwa perempuan itu seperti sebuah taman. Sebuah taman yang indah sekali.
Coba bayangkan taman itu. Di sana tumbuh pohon delima, penuh buah merah. Di sana ada bunga-bunga. Di sana ada kayu manis, yang wanginya manis. Dan di tengah taman ada mata air. Airnya jernih. Airnya dingin. Airnya mengalir terus, klok-klok-klok.
Semuanya wangi. Wangi bunga. Wangi buah. Wangi rempah-rempah.
Lalu ia memanggil angin. "Bangunlah, hai angin utara! Datanglah, hai angin selatan! Bertiuplah di kebunku."
Dan angin pun datang. Wusss. Angin meniup seluruh taman. Dan wangi itu terbang ke mana-mana.
Benang Merah
Tahukah kamu? Tuhan juga memandang kamu begitu.
Tuhan melihat kamu. Tuhan tahu namamu. Tuhan tahu warna matamu. Tuhan tahu berapa banyak rambut di kepalamu.
Dan Tuhan sangat, sangat sayang kepada kamu.
Yesus datang ke dunia karena Ia mencintai orang-orang-Nya. Seperti pengantin laki-laki yang datang menjemput pengantin perempuannya. Yesus berkata: kamu milik-Ku. Aku datang untukmu.
Yesus tidak berkata: nanti saja kalau kamu sudah pintar. Yesus berkata: datanglah, sekarang.
Untuk Kamu
Kadang kamu merasa kecil. Kadang ada yang berkata sesuatu yang tidak enak kepadamu. Kadang kamu jatuh, dan lututmu berdarah, dan kamu menangis.
Tapi dengarlah baik-baik.
Tuhan memandang kamu. Dan Tuhan tersenyum. Tuhan senang sekali dengan kamu.
Kamu boleh mencium bunga hari ini. Tarik napas dalam-dalam. Hmmmm, wangi. Tuhan yang membuat wangi itu.
Dan waktu angin meniup rambutmu, kamu boleh ingat: Tuhan sayang aku.
Bicarakan Bersama
Coba tutup matamu. Bau apa yang paling kamu suka? Bunga, roti, atau tanah waktu hujan?
Siapa yang selalu senang melihat kamu datang?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus,
Terima kasih untuk taman. Terima kasih untuk bunga yang wangi. Terima kasih untuk angin.
Terima kasih Engkau melihat aku. Terima kasih Engkau sayang aku.
Aku juga sayang Engkau.
Amin.
Pertanyaan tentang KIDUNG AGUNG 4
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah KIDUNG AGUNG 4?
Apa yang dikatakan KIDUNG AGUNG 4?
Apa yang KIDUNG AGUNG 4 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari balita dari KIDUNG AGUNG 4?
Mengapa KIDUNG AGUNG 4 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Bangunlah, hai angin utara, dan datanglah, hai angin selatan! Bertiuplah ke atas tamanku, supaya rempah-rempahnya semerbak." Ia memanggil dua angin sekaligus, yang dingin dan yang hangat. Wangi taman baru tercium ketika ada yang bertiup melewatinya. Mungkin hidupmu sedang diterpa angin utara. Beranikah kamu berkata: bertiuplah, asal aromaku sampai kepada-Nya?
Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?
Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak